Newsreel

Loading...

Senin, 08 Februari 2016

LSM LEKAT : TIM 9 KOLEKTIF, TAPI CUMA 8 DI-TSK-KAN

Makale-TNO, Sebagaimana diketahui, Panitia Pengadaan Tanah (P2T) untuk Pembangunan Bandara Baru di Tana Toraja sudah ditetapkan tersangka. Hal ini membuat beberapa LSM lokal menyatakan sikap. Salah satu diantaranya, Ferryanto Belopadang seorang aktifis senior dan praktisi LSM yang juga pendiri LSM LEKAT mempertanyakan hal ini. Dijumpai di Markasnya, Ryan mengungkapkan bahwa memang Polda sudah men-tersangka-kan Tim 9, seharusnya ada 9 orang. Lanjut dikatakannya"Kalau memang Tim Penyidik sudah mendapatkan kesimpulan dan sesuai supervisi KPK yang keberapakalinya, bahkan sudah Ekspose Kasus di KPK pada 20 Juni 2014, kenapa hanya 8 orang (minus BPN-red). Kan mereka ada 9?". Terkait hal tersebut, didapatkan informasi dari sumber yang tidak ingin disebut namanya, bahwa Tim 9 ditetapkan sebagai tersangka memang 8 orang. Bahkan mereka (Tim9-red) sudah menjalani penahanan beberapa waktu lalu.

Ketika ditanyai pendapatnya tentang hal tersebut, Ryan yang juga akatif dibeberapa Ormas memberberkan hal-haal yang terkait dengan kasus buntu kunik. Yang paling menonjol diungkapkan "Kita meminta Tim Penyidik berlaku obyektif, sekeretariat Tim9 adalah di Kantor Badan Pertanahan Nasional Kaab Tana Toraja, jadi mustahil kalau Kepala BPN yang selaku sekretaris Tim9 tidak tahu-menahu",lanjut Ryan" ini perlu diusut tuntas demi terciptanya keadilan bagi mereka". tegas Ryan.(tim)
»»   Selengkapnya...

Rabu, 30 Desember 2015

Kasus Lahan Bandara Baru Buntu Kunik Tana Toraja Tak Berujung

Salah seorang Ali Waris mempertahankan Haknya
TNO-Mengkendek, LSM LEKAT :REFLEKSI AKHIR TAHUN, Hal paling menonjol adalah Kasus Lahan Bandara Baru Buntu Kunik Kec Mengkendek Kab Tana Toraja, salah satux kubur tua, liang batu, padahal thn 2010 panitia pengadaan tanah/tim9 sdh melakukan negosiasi pd masy, hasilx diantaranya:1 melakukan identifikasi status tanah dan kepemilikanx utk dilakukan proses pembayaran yg sesuai aturanx,2 mengidentifikasi dan membayarx tanaman dalam area yg dibebasx,3 mengganti wajar rumah yg terdapat dalam lokasi,4 revitalisasi dan pembangunan tongkonan baru yg tanahx diambil/masuk dalam lokasi,5 pemberdayaan lokal/anak2 para pemilik lahan akan dipekerjakan saat bandara beroperasi,6 kewenangan panitia pengadaan tanah adalah mengadakan inventarisasi dan rekomendasi utk proses pembayaran, begitu luar biasax perhatianx, tp praktekx? Kita nantikan sikap dan Tanggapan Karetaker Bupati dan Tim Pengadaan Tanah / Tim 9. (tim)
»»   Selengkapnya...

Rabu, 16 September 2015

KPUD TATOR GELAR DEBAT KANDIDAT HARI INI

Makale-TNO, KPUD Tana Toraja gelar debat kandidat hari ini (16/9) di Gedung BPS Wil 3 Makale. Kegiatan ini diikuti 3 pasang calon, masing-masing dr Zadrak Tombeq,Sp.A yang berpasangan dengan CJ Tandirerung, Ir Nicodemus Biringkanae berpasangan dengan Victor Datuan Batara, Sh dan terakhir pasangan Theofilus Allorerung,SE yang berpasangan dengan Yohanis Lintin Paembongan,S.Th.

           Kegiatan ini disiarkan secara langsung oleh Celebes Tv, dan TV Kabel Tana Toraja. Berlangsung dari pkl.16.00 wt sampai pkl. 18.00wt. Selesai dalam keadaan aman, diikuti ratusan para pendukung calon. (rian)
»»   Selengkapnya...

Rabu, 29 Juli 2015

Pilkada Tator Semakin Seru!, Diramaikan 3 Pasang Calon

Komisioner KPUD Tator
Makale-TNO, Setelah KPUD Tator membuka pendaftaran sejak Minggu, 26 Juli 2015, dua hari berlalu tanpa pendaftar. Dari hasil Liputan TNO di lokasi KPUD Tator, pagi itu (28/7) halaman KPUD Tator diramaikan massa pendukung dan Pengurus Partai Pengusung pasangan calon dr Zadrak Tombeg yang berpasangan CJ Tandirerung akhirnya mendaftar juga. Partai Pengusung Pasangan ini adalah gabungan partai Nasdem, Hanura dan Gerindra.

Pasangan dr Zadrak Tombeg dan CJ Tandirerung
Siangnya di hari yang sama (Selasa,28/7) Pasangan Theopilus Allorerung, SE yang berpasangan dengan Yohanis Lintin Paembongan,,  S.Th mendatangi KPUD Tator. Ratusan massa yang bergerak dari berbagai arah menghantar pasangan ini untuk mendaftar sebagai calon Bupati/Wakil Bupati Tana Toraja. Berkas pasangan ini diterima Ketua KPUD Tana Toraja didampingi para Komisioner KPUD Tator dan disaksikan Panwaskab Tator.

Pasangan Theopilus Allorerung dan Yohanis L Paembongan

 Tidak hanya itu, menjelang penutupan pendaftaran calon, sesuai jadwal KPUD adalah pukul 16.00 wita, pasangan Ir.Nicodemus Biringkanae dan Victor Datuan Batara, SH diantar massa militannya juga mendatangi KPUD Tator. Berkas partai pengusung pasangan ini belum lengkap, sehingga diberikan toleransi untuk melengkapi berkasnya sampai pukul 00.00 wita, dikatakan anggota Panwaskab Tator, Alfrida, "Kita memberi toleransi waktu sampai pkl 12 malam ini, karena sesuai aturan hari ini berkas usungan calon harus selesai hari ini. Berkas lainnya bisa dilengkapi kemudian".
Pasangan Nicodemus Biringkanae dan Victor D Batara

Pada akhirnya 3 pasangan Calon Bupati mendaftar di KPUD Tator, selanjutnya sesuai jadwal thahapan Pilkada, akan dilanjutkan pemeriksaan kesehatan yang rencananya berlangsung pada 30 Agustus-1 Agustus 2015. Pemeriksaan kesehatan akan ditangani Tim Dokter IDI, bertempat di RSUP dr. Wahidin Sudhirohusodo Makassar. (tiim)
»»   Selengkapnya...

Senin, 15 Juni 2015

Sebanyak 13 Orang mendaftar Di Golkar Tator


Baliho Pengurus DPD 2 Golkar Tator
Makale, TNO, Semenjak dibuka tanggal 12/6, 13 orang yang mengembalikan berkas di Partai Golkar Tator, hal ini diungkapkan salah seorang Tim 7. Siang tadi (15/6) telah selesai dilaksanakan Pleno yang dipimpin Ketua DPD 2 Partai Golka Tator, Welem Sambolangi, SE. Ke-13 nama yang mengembalikan berkas, diantaranya mantan Kadis Kesehatan dr Zadrak Tombeq, Mantan Kapolres Tator yang juga menjabat Ketua DPC Demokrat Tator yang kini duduk sebagai Anggota DPRD Tator Victor Datuan Batara,SH, ada juga Ir Jhoni Pailang dia seorang PNS Diklat PU Makassar, Ir Pretty Yuliana Tandirerung mantan Ketua DPRD Tator, ada juga Ir Titus Bandaso' Ranteallo seorang praktisi Konsultan. Beberapa orang lagi yang masih aktif sebagai Pejabat di Tana Toraja, antara lain, Yohanis Titting saat ini sebagai Kadis Diknas, Dice Kondorura Asisten 3, Meyer Dengen Ka DPKKAD, dr Rudyanto Andilolo masih selaku Ka BP RSUD Lakipadada, Kadis Kesehatan dr Semuel Pebuli, dan Sekda Tator Enos Karoma. Ada lagi Agustina Palamba', Direktur salah satu Perguruan Tinggi, dan Theopilus Allorerung, SE sang Bupati Tator saat ini.

Dari hasil wawancara dengan Welem Sambolangi, SE selaku Ketua DPD 2 Golkar Tator, diungkapkan selaku Ketua Partai dirinya mampu menjaring 13 orang yang mendaftarkan dirinya di Golkar. Partai kita terbuka, demikian ungkapnya. Saat usai Pelno, TNO menemui kedua Utusan DPD 1 Partai Golkar Sul-Sel, selaku Korwil Ferdy M Andilolo dan Ir Chaerul Tallurahim,M.Si mereka sangat merespon penjaringan yang sudah dilakukan Tim 7 dalam proses penjaringan ini. saat ditanya apakah langkah selanjutnya, Ferdy M Andilolo mengungkapkan mereka akan menghadiri proses serupa di Toraja Utara dan setelah itu ke makassar dan akan dilakukan pleno tingkat DPD 1 selanjutnya ke DPP, demikian imbuhnya.(r1an)

»»   Selengkapnya...

Rabu, 01 April 2015

BNNK TANA TORAJA TANGKAP TANGAN 4 WANITA PEMAKAI SABU-SABU

MAKALE, Petugas Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tana Toraja bersama petugas Satuan Narkoba Polres Tana Toraja melakukan tangkap tangan terhadap pelaku penyalahgunaan narkotika Minggu, 29 Maret 2015. Pada kesempatan itu petugas berhasil mengamankan 4 orang wanita di salah satu wisma dalam kota Makale masing-masing berinisial AF , AM, H dan J dimana kempat pelaku berasal dari luar daerah Tana Toraja dan tinggal di kamar kontrakan di salah satu wisma di Makale dimana mereka diciduk oleh petugas. Bersama para pelaku juga diamankan sejumlah alat bukti yaitu 7 buah saset plastik bekas bungkus sabu-sabu, 1 buah bong atau alat isap, 2 buah kaca pireks, 1 buah sendok pipet plastik putih, 3 buah korek gas, 3 buah sumbu pembakar sabu, 1 buah potongan pipet 1 buah dompet plastik dan 3 buah HP. Penangkapan ini merupakan penangkapan pertama yang dilakukan oleh pihak BNNK Tana Toraja sejak adanya Kantor BNNK di Tana Toraja tahun 2013 oleh karena personil Seksi Pemberantasan BNNK Tana Toraja baru 3 bulan terakhir terisi. Kasi Dayamas BNNK Tana Toraja M. Hafit pada kesempatan jumpa pers dengan awak media di Kantor BNNK Tana Toraja Senin (30/3) menjelaskan bahwa, terhadap para pelaku telah dilakukan tes urine dan hasilnya ternyata mereka memang positif mengkomsumsi narkotika. “Dari hasil pemeriksaan urine yang kita lakukan keempat pelaku ternyata positif”, ungkapnya. 
Sementara itu Plt. Kasi Pemberantasan BNNK Tana Toraja, Aceng D didampingi Kasi Dayamas M. Hafit dan Kasi Pencegahan pada kesempatan yang sama menguraikan kronologis penangkapan yang dilakukan petugas. Dikatakannya para pelaku yang telah menjadi target selama ini ditemukan oleh petugas BNNK dan petugas Polres Tana Toraja sedang berpesta narkoba dengan mengisap sabu-sabu secara bersama-sama di kamar salah seorang pelaku yaitu AF di wisma El. Petugas lalu melakukan penangkapan dan para pelaku digelandang ke Kantor BNNK Tana Toraja untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Dikatakan Aceng bahwa dari hasil penyelidikan sementara diketahui bahwa para pelaku yang ditangkap tersebut masih berstatus pengguna sehingga perlu pendalaman dan penyelidikan lanjutan untuk mengetahui bandar atau pengedar sabu-sabu yang memasok barang haram tersebut kepada para pelaku. “ Selanjutnya perlakuan terhadap keempat pelaku adalah penyelidikan untuk mendalami keterangan mereka sehingga pada akhirnya bisa diketahui siapa bandarnya, demikian pula dalam 3 hari tersebut akan ditetapkan status para pelaku yang akan menetukan proses selanjutnya”, tandasnya. (al).
»»   Selengkapnya...

Sabtu, 07 Maret 2015

Tiga Pejabat dan Dua Mantan Pejabat Tersangka Dugaan Korupsi Bandara Tana Toraja

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe
TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Polda Sulselbar menetapkan lima tersangka kasus dugaan korupsi Bandara Mengkendek, Tana Toraja, Jumat (6/3/2015).
Mereka adalah Kepada Kepala Dinas (Kadis) Kehutanan Tator sekaligus Kadis PU Haris Paridi, Kadis Perhubungan Tator Agus Susan, Kepala Bappeda Tator Dr Yunus Sirampi, mantan Kadis Pertanian Yunus Palayukang dan mantan Kadis PU Jhonson Patola.
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus), melalui Kasubdit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Sulsel, Dr Andi Burhaman, membenarkan penetapan tersangka tersebut. Kelima tersangka tersebut diduga telah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama.
Para tersangka dijerat pasal 2 ayat 1 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 Jo pasal 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi, Jo pasal 55 ayat 1 KUHP dengan ancaman pidana penjara pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan atau denda paling sedikit Rp200 juta dan paling banyak Rp1 miliar.
"Tersangka secara bersama-sama selaku tim sembilan melakukan pembayaran kepada orang yang tidak berhak. Orang yang tidak memiliki alas atas lahan yang dibebaskan itu. Dan berdasarkan hal tersebut setelah kami melakukan pemeriksaan selama tujuh jam, kami memutuskan untuk menetapkannya sebagai tersangka dan ditahan di Polda Sulselbar," ujar Andi Burhaman.
»»   Selengkapnya...

Kamis, 01 Januari 2015

Tahun Baru 2015, 1 Rumah Ludes Dilalap Si Jago Merah





Makale-TNO, Memasuki Tahun Baru, 1 Januari 2015, Masyarakat di Makale tana Toraja disentakkan dengan berita kebakaran. Kebakaran yg menghanguskan sebuah rumah di depan SMP Kristen Makale terjadi sekitar pkl 12.00 wita. Dari informasi di TKP, api menghanguskan bangunan yang terletak di Jalan Nusantara. Sementara Pemiliknya Berinisial "S". Kerugian ditaksir ratusan juta rupiah. (BG)
»»   Selengkapnya...

Minggu, 07 Desember 2014

Mahasiswa dan Masyarakat Toraja Unjuk Rasa Kecam Penangkapan Sekda Torut


Mahasiswa dan Masyarakat Toraja Unjuk Rasa Kecam Penangkapan Sekda Torut

IMG_20141205_164104Makassar– Jumat (05/12/2014), sekitar pukul 14.54 wita, di depan kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, berlangsung aksi unjuk rasa sekitar 50 orang gabungan mahasiswa asal Tana Toraja yang mengatasnamakan Solidaritas Masyarakat Toraja Utara.
Aksi yang dipimpin Phian dan Indang mengecam penangkapan Drs. Ek Lewaran Rantela’bi MH, Sekretaris Daerah Toraja Utara, oleh Kejari Toraja Utara.
Sambil berorasi bergantian, para pengunjuk rasa juga membentangkan spanduk putih tulisan warna hitam dan merah yg bertuliskan ” Solidaritas Masyarakat Toraja Utara mengecam penangkapan Bapak Drs. EK. Lewaran Rantela’bi MH, oleh pihak Kejari Toraja Utara (Torut) dan Kejati SulSelBar.
Sekitar pukul 15.26 Wita massa pengunras ditemui oleh perwakilan Kejati Noer Adi SH,MH dan Syahrul Juaksa Subuki SH,MH, Kasi Penyidikan Kejati Sulselbar.
“Kami tidak ada pilih kasih sapa pun yang diduga dianggap melakukan kasus korupsi kami akan periksa. Adapun bukti-bukti kami sementara masih lengkapi oleh penyidik yang menangani kasus tersebut,” jelas Syahrul.
Ia juga mengaku dari pihak Kejati Sulsel dalam melakukan penangkapan tidak lah dilakukan dengan sembarangan harus memiliki unsur barang bukti dan saksi yg bisa menguatkan kasus tersebut.
Adapun terkait kasus Korupsi lainnya seperti kasus Bansos kata Kasi penyidikan Kejati Sulselbar, pihak Kejati sementara masih dalam taraf penyidikan dan sudah mengekspos semua hasil penyidikan berhasil di peroleh dari kasus dugaan korupsi Bansos.
“Adapun penangkapan Drs. EK. Lewaran Rantela terkait kasus dugaan Korupsi APBD Tana Toraja. (Moel)
sumber :

Indotim News

»»   Selengkapnya...