Rabu, 09 Januari 2013

SEBAGIAN BESAR PROYEK DIKNAS TATOR AMBURADUL

SDN 117 RORRE Makale Utara - Tana Toraja
TNO-Makale, Seperti dilansir beberapa waktu lalu di Media ini, Tender Diknas yang sarat Kolusi membuahkan hasil. Beberapa proyek yang seharusnya sudah selesai sesuai kontrak yang ditandatangi Kontraktor pada Desember lalu, sampai saat ini masih belum rampung. Dari haasil pantuan beberapa LSM di daerah ini, terdapat pekerjaan pembangunan rahabilitasi SD sangat tidak maksimal.

Dari hasil pemantauan LSM di daerah ini, terdapat beberapa sekolah yang belum tuntas pekerjaannya, L Salinding, salah seorang aktifis LSM yang getol menyorot pekerjaan rhabilitasi di SD dari dana DAK sangat berang, dikatakannya " Kontraktor yang tidak menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak harus di-blacklist, dan segera diperiksa perkerjaannya. Pengawasan sangat lemah, dan terindikasi kolusi dari Bobot pekerjaan yang sebagian sudah dibayarkan 100%, sementara kondisi fisik pekerjaan belum memenuhi, ada apa?"

Senada dengan itu, Irwan, PPK proyek ini menyesalkan beberapa proyek yang sudah dibayarkan 100% sementara fisiknya belum memenuhi bobot tersebut, diungkapkannya " Memang beberapa proyek sudah terlanjur dibayarkan 100% sebelum akhir kontrak, waktu itu saya sakit. Yang melalui saya, saya tidak setujui!". Demikian ungkap Irwan saat ditemui TNO di rumahnya. (fer)

Artikel Terkait



1 komentar:

Anonim mengatakan...

LSM di Toraja hanya suka mencari kesalahn, begitu dapat masalah di lapangan langsung menakut-nakuti oknum-oknum di SKPD atapun Personal demi RUPIAH (UANG). Jadi boleh dikatakan bahwa LSM di Toraja adalah Lembaga Swadaya Money (LSM ala Toraja). Bisa di cek LSM di Toraja tidak seperti LSM pada umumnya, baik dari sisi Fisik maupun Administrasi. Dari sisi penampilan LSM di Toraja tak ibahnya adalah PREMAN KAMPUNG.

Posting Komentar