Rabu, 10 Agustus 2011

Isu Pemotongan Gaji 13 di Satpol-PP Tana Toraja

Menyusul santernya isu tentang adanya pemotongan gaji 13 di SKPD yang dipimpinnya, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tana Toraja, Ruben Poni, dengan tegas membantah isu tersebut.

Walapun demikian, Ruben tidak membantah adanya beberapa oknum PNS yang memberikan uang kepada petugas yang mengurus gaji 13 sebagai tanda terima kasih. Jumlah yang diberikan kepada petugas tersebut tergantung dari kerelaan dari yang bersangkutan.

“Pada dasarnya Gaji ke-13 itu bukannya dipotong, melainkan merupakan keikhlasan dari satpol PP termasuk saya sendiri kepada pegawai yang mengurus pencairan gaji ke-13 sebagai ucapan terima kasih.” jelas Ruben.

Mencuatnya masalah ini berawal pada rapat koordinasi antara para sekretaris dan bendahara SKPD yang dipimpin sekretaris kabupaten (sekkab), Enos Karoma di ruang pola kantor bupati Tana Toraja, Kamis (4/8) yang lalu.
“Saya dengar ada isu pemotongan gani 13 di beberapa SKPD. Apakah issu ini benar atau tidak kita akan tugaskan inspektorat untuk mengusut hal ini,” tegas Sekkab Enos Karoma.

Menurut Enos, gaji 13 adalah hak PNS yang tidak boleh dipotong, apalagi untuk kepentingan yang tidak jelas. Oleh karenanya, kata Enos, Sanksi akan diberikan jika ditemukan ada oknum yang melakukan pemotongan.

“Setelah inspektorat melakukan pemeriksaan akan kita pertimbangkan pemberian sanksi kepada siapa saja yang dengan sengaja melakukan pemotongan gaji 13,” tandasnya.

Artikel Terkait



Tidak ada komentar:

Posting Komentar