Jumat, 05 September 2014

Dosen STT Jakarta Tolak Rencana Patung Yesus di Tana Toraja

Penulis: Martahan Lumban Gaol20:17 WIB | Jumat, 05 September 2014

Dosen STT Jakarta Tolak Rencana Patung Yesus di Tana Toraja

Patung Christ the Redeemer di Rio de Janeiro, Brasil, yang tingginya ingin dikalahkan oleh patung Yesus di Tana Toraja. (Foto:independent.co.uk)
JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Dosen Sekolah Tinggi Teologia (STT) Jakarta, Pendeta Kadarmanto Hardjowasito menolak rencana pembangunan patung Yesus Kristus setinggi 40 meter di Bukit Burake, Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan karena dapat berdampak negatif.
Penolakan tersebut disampaikan melalui sebuah surat terbuka yang dia kirim untuk Bupati Tana Toraja, Theopilus Allorerung, setelah mengetahui berita rencana pembangunan tersebut di situs kompas.com Sabtu (30/8).
“Perihal rencana Bupati Tana Toraja membangun Patung Yesus Kristus setinggi 40 meter di Bukit Burake, Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan, saya sampaikan keprihatinan. Saya juga memohon dengan hormat agar rencana tersebut dibatalkan karena bisa berdampak negatif,” ucap Kadarmanto di surat terbuka yang diterima satuharapan.com, Kamis (5/9).
Kadarmanto menuturkan kesaksian Kristiani yang sejati harusnya tidak dibangun lewat simbol fisik yang megah dan mahal, tapi lewat sikap hidup orang Kristen yang benar dan menjadi berkat dan rahmat bagi sesama.
“Pembangunan tersebut bisa menjadi bahan cemoohan ketika perilaku kita bertentangan dengan ajaran Yesus,” ungkap sosok yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum Sinode Gereja Kristen Jawa (GKJ) itu.
Ia berpandangan pembangunan patung Yesus Kristus tersebut memiliki motivasi ekonomi, walaupun dibungkus sebagai wisata religi.
“Bukanlah alasan yang baik dan memuliakan Yesus,” kata dia.
Kadarmanto meyakini bahwa tugas utama seorang Kristen yang diberi kehormatan oleh rakyat dan negara untuk memimpin satu wilayah di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah membawa kesejahteraan pada rakyatnya, terutama bagi mereka yang paling miskin dan tertinggal tanpa membedakan ras, suku, agama, dan sebagainya.
“Anak-anak kurang gizi dan tidak mendapat pendidikan yang baik, keluarga miskin tanpa pekerjaan layak, dan petani kecil tanpa tanah, seharusnya menjadi prioritas pemerintah daerah saat ini, termasuk Kabupaten Tana Toraja. Saya percaya sumber daya dan dana yang ada sebaiknya digunakan untuk kesejahteraan rakyat yang membutuhkan,” jelas Kadarmanto.
Menurutnya, meskipun umat Kristen adalah agama mayoritas penduduk Tana Toraja, namun sewajarnya dana publik dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tidak digunakan hanya untuk satu kelompok agama saja.
“Bila dana ini dikumpulkan secara sukarela dari pribadi-pribadi dan tidak menggunakan dan publik, kami mohon Bapak Bupati tidak terlibat dalam penggalangan dana ini, karena akan menimbulkan benturan kepentingan jabatan,” tutup Dosen STT Jakarta itu.
Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja
posting : satu harapan
»»   Selengkapnya...

Senin, 15 April 2013

Cinta Abadi 5000 Tahun

TNO-Italy, Sepasang kerangka laki-laki dan perempuan zaman batu baru yang saling berpelukan erat tergali di Italia. Sepasang kerangka yang saling berpelukan hangat ini, menggoncang semua orang yang melihatnya. Arkeolog memperkirakan, bahwa sepasang kerangka ini telah terkubur kurang lebih 5.000-6.000 tahun lamanya di bawah tanah! pelukan selama 5.000 tahun ini bukan saja menggoncang arkeolog, bahkan masyarakat dunia.
Untuk mempertahankan gaya pelukan ini, ilmuwan belum memutuskan memisahkan potongan kerangka tersebut. “Kami akan tetap mempertahankan sikap mereka selama ini yaitu saling berpelukan.” Demikian ujar arkeolog Irena Mannorti yang menemukan sepasang kerangka ini sepekan lalu. Setelah kerangka itu dipindahkan, ilmuwan akan meneliti lebih lanjut terhadap sepasang kekasih yang saling berpelukan abadi ini. Selanjutnya, kerangka tersebut akan di simpan di museum nasional Italia.
Menurut ilmuwan, bahwa pengetahuan mereka terhadap pasangan kekasih zaman batu ini sangat sedikit. Kerangka tersebut ditemukan di sebuah daerah pinggiran Kota Valdaro, Mantova, karena itu dinamakan “kekasih Valdaro”. Arkeolog nampaknya sangat yakin bahwa mereka meninggal saat remaja, sebab gigi mereka masih utuh. Selain itu, karena seiring dengan ditemukannya sebuah panah dan beberapa perkakas di kerangka tersebut, dapat diketahui kalau mereka meninggal pada zaman batu. Dan di balik legenda yang dianggap paling agung dalam sejarah arkeologi Italia ini masih banyak teka-teki yang perlu diuraikan. Ada indikasi menunjukkan, bahwa kedua insan ini bukannya meninggal dalam kondisi saling berpelukan, melainkan dikubur demikian di tanah makam prasejarah
sumber : http://shendisucklertz.blogspot.com/2009/11/cinta-abadi-5000-tahun.html
»»   Selengkapnya...

Sabtu, 13 April 2013

Perlu Hadiah 1 Milyar bagi Yang Menemukan Pelanngaran Unas

Upaya pemerintah nampaknya tak henti-hentinya dalam meningkatkan kualitas pendidikan.Ebtanas/Unas yang sekarang diganti istilah UN (ujian nasional) sebagai salah satu alat ukur keberhasilan pendidikan nasional nampaknya perlu mendapatkan penjagaan sangat ketat mulai dari pembuatan soal,pengetikan,penggandaan sampai dengan distribusi.
Belajar dari tahun ajaran terdahulu kalau mau jujur sebenarnya dari SMS yang beredar malam hari sebelum pelaksanaan UN sangatlah mudah menentukan bocor tidaknya naskah UN, tapi nampaknya banyak pihak tidak berani resiko, karena jika benar-benar dibuktikan ada jawaban yang kebenarannya mendekati 100% dan tanggal dan jam SMS terjadi sebelum pelaksanaan Unas maka secara logika itu berarti soal UN bocor dan resikonya harus mengulang dengan biaya tinggi.Rekaman data sirkulasi pengiriman SMS tentunya masih bisa di buka ulang melalui provider masing-masing operator telepun seluler.
Terus sampai kapan ketidak jujuran pendidikan ini di jalankan. Karena sekolah menerima siswa atau mahasiswa hanya berdasar nilai UN maka nilai UN harusnya akurat mencerminkan kompetensi seorang siswa,namun faktanya tidak jarang di temukan sejumlah siswa adalah dari siswa yang tidak layak, di temukan beberapa siswa yg pengetahuan dasar berhitungnya sangat lemah tapi nilai UN matematikanya mendekati nilai sempurna 10 bahkan ada yang sempurna 10. Ditunjang dengan sistem penilaian di sekolah yang mengacu pada pemberian remidi secara terus menerus sampai siswa mencapai nilai KKM (Kriteriaketuntasan minimal) yang ditetapkan sekolah, maka biasanya guru praktis tidak memberi remidi berlebihan karena sangat membebani tugas guru dan secara praktis siapapun siswanya,seminim apapun niat dan kemampuanya menjadi tidak pernah diperhitungkan selemah apapun kondisi siswa nilai minimalnya tetap KKM. Bahkan beberapa sekolah supaya kelihatan punya kualitas yang baik mematok nilai KKM 85, itulah sebuah kondisi sinergi yang melemahkan pendidikan.Kalimat yang paling ekstrim adalah Pendidik-pendidik yang tidak jujur tidak akan pernah melahirkan generasi yang jujur.
Upaya pemerintah mengangkat kualitas UN dengan membuat 20 variasimodel soal berbeda harusnya di sambut oleh kejujuran sekolah,tapi sayang banyak sekolah dalam keseharian tidak menjalankan pembelajaran dengan baik,maka ketika UN di kumandangkan maka kepanikan luar biasa akan terjadi pada siswa, guru dan kepala sekolah. Hal ini sangatlah berbeda dengan sekolah favorit yang terbiasa disiplin. Pembelajaran yang optimal dalam keseharian mengakibatkan banyak terjadi tranfer ilmu dari guru ke siswa. Keadaan pendisiplinan belajar inilah yang mengakibatkan ketika UN di kumandangkan sekolah-sekolah tersebut tidak pernah panik. Sungguh sangat berbeda dengan sekolah yang amburadul yang biasa ditunjukan dengan tak terkontrolnya siswa bolos tak terkontrol ke ajegan guru mengajar di kelas,tak terkontrol kompetensiguru. Sekolah yang amburadul biasanya gurunya mati-matian berusaha membantu siswa dengan segala cara curang. Guru pemalas memandang tindakan membantu curang siswa dalam UN adalah tindakan mulia. Menjadi sangat mengerikan jika jumlah sekolah yang amburadul jauh lebih banyak dibanding sekolah yang ideal.
Kalau sistem UN yang baru ini berjalan sesuai program dan kecurangan pelaksanaan UN bisa di limitkan dan grade nilai ditiadakan secaraumummaka dapat di prediksi jika nanti harus ada ujian ulang masal, karena sebagian besar hasil UN di bawah standar,dan ini bukan salah pak Menteri Pendidikan karena ini adalah akumulasi dari kualitas pendidikan beberapa tahun sebelumnya yang selalu bangga dengan lulus 100% walau harus menanggalkan kejujuran. Jika betul ada her masal sebuah langkah cerdas adalah tetap membedakan anak yang lulus langsung dan anak yang lulus dari ujian ulang, sebuah konsep yang sangat lemah dan tidak bijak jika nilai hasil her (ujian ulang) melebihi nilai anak yang lulus tanpa ujian ulang. Alternatif lain adalah menyerahkan sepenuhnya kelulusan siswa pada menegemen sekolah masing-masing,sedangkan nilai murni UN hanya dokumen pelengkap, sehingga jika seorang anak nilainya UN redah maka masih bisa lulus sekolah dengan langkah ini ujian ulang masal bisa di hindari.Hal ini masih sangat mungkin karena masyarakat dunia usaha akan menyeleksi kualitas seseorang minimalnya dari 3 unsur yakni: 1.Nilai dari sekolah ijasah/raport 2.Nilai Unas/UN 3.Kecakapan/kompetensi individu yang bisa diketahui melalui tes langsung.
Beberapa catatan langkah-langkah yang berindikasi curang yang biasa dilakukan beberapa sekolah menjelang ebtanas/unas tahun-tahun terdahulu seperti dibawah ini:
a.Menghimpun no HP siswa untuk tujuan komunikasi dengan siswa,bisa perwakilan di tiap ruang atau seluruhnya.sekolah yang demikian ini biasanya siswa di biarkan membawa HP masuk ruang UN.
b.Mengkondisi tempat duduk lebih mampat dan sudah diatur anak yang lebih pandai di kelilingi anak yang kurang untuk tujuan siswa bisa saling contoh secara alami.
c.Untuk menulis jawaban yang didapat malam hari ketika dengan 5 model soal siswa hanya butuh 3 cm x 5 cm kertas.dengan 20 model soal berarti siswa hanya butuh kertas seluas 12x 5 cm.Jikabenar-benarkodesoal di menggunakanbarkut maka distribusi bocoran jawab akan sulit jika dg sms, diprediksi lebih banyak menggunakan Foto copy atau scaner dan didalam ruang UN akan semarak banyak kertas-kertas repekan (kertas jawab untuk curang).
d.Kepala sekolah dalam pertemuan sub rayon secara langsung atau tidak biasanya mengarahkan atau mengharapkan guru mengawas seperti anaknya sendiri, ini biasanya bergeser menjadi anjuran yang agak memaksa, karena faktanya ada guru yang berseberangan dan nyatanya tahun ajaran berikutnya tidak di beri jam mengajar.
e.Kecurangan dengan cara sengaja menetapkan pola pembagian soal sehingga anak tertentu akan mendapat soal tertentu sesuai pola yang direncanakan.
f.Petugas TIM Independen pengawasan UN sangat heterogen ,kurang profesional dan kurang bisa diharapkan fungsinya,terkondilsi terlalu dekat dengan managemen sekolah yang berimbas ewuh-pakewuh berlebihansehingga dalam tugasnya memantau pelaksanaan UN kurang optimal dan kurang objektif.
Upaya curang dari banyak pihak di tingkat manapun untuk lulus 100% sebenarnya hanya karena tertanamnya paradigma lama, karena pucuk pimpinan hanya melihat keberhasilan pengelolaan pendidikan dengan indikator kelulusan 100% dan sebaliknya jarang melihat keberhasilan dari proses pendidikan dan ini adalah bentuk paradigma yang salah mutlak, oleh karena itu dilapangan, kepala sekolah mati-matian harus mempertahankan siswanya lulus 100% dengan cara apapun karena pertanggung jawabanya pada managemen Dinas Pendidikan kota dan karena Dinas Penndidikan harus mempertanggung jawabkan keberhasilanya pada bupati atau wali kota, dan seterusnya sampai pada tingkat Propinsi, menteri, pemerintah,dan juga masyarakat punya kebiasaan harapan lulus 100%.Apa artinya lulus 100% jika faktanya kompetensi siswa masih lemah dan kerusakan moral di masyarakat semakin nyata baik dari kuantitas maupun kualitasnya.Paradigma baru mengharapkan pendidikan yang rasional profesional dapat meluluskan siswa yang memiliki kompetensi optimal nyata dengan mengedepankan kejujuran proses. Sudah saatnya semua permasalahan pendidikan dan khususnya pro kontra tentang kebocoran soal UN harus di selesaikan dengan hati yang jujur tanpa mengedepankan kepentingan pribadi atau melindungi jabatan.
Konsep baru UN di kawal dengan peraturan-peraturan yang mengikat semua pihak untuk takut curang karena adanya ancaman sampai di pidanakan, InsyaAllah pelaksanaan UN tahun ajaran sekarang 2012-2013 ini tidak sia-sia membuang dana tanpa bisa memilah kualitas generasi prestasi .Kita semua harus siap malu jika dengan konsep pelaksanaan UN yang rapi dan terkontrol di tahun ajaran 2012-2013 ini ternyata hasilnya banyak siswa yang nilainya di bawah standar itulah kondisi nyata yang harus kita terima salah satu penyebabnya adalah saking lamanya kita semua terbuai dengan kepalsuan.ini awal untuk introspeksi diri untuk kedepanya berbenah diri untuk kebaikan pendidikan yang menjadi tulang punggung pembangunan negara dan bangsa.
Hadiah 1 Milliar untuk yang menemukan pelanggaran UN hanyalah sebuah wacana dan angan-angan karena melihat betapa pentingnya pelaksanaan UN dengan jujur karena dengan kejujuran dapat memilah mengklasifikasi anak-anak yang berbakat untuk mengembangkan negeri ini. bukanlah sesuatu harus diserahkan pada ahlinya ?,maka melindungi anak cerdas dan mengarahkansesuaibakatnya adalah sangat mulia dibanding guru pemalas yang dalam keseharian malas mengajar danbiasanyalebihsenangmenjadipahlawankesiangan mermembantu kecurangan, tindakan itu sebenarnya adalah kebaikan yang sia-sia bahkan berdosa karena merampas hak anak yang lebih pandai .Tidak jarang siswa yang lebih pandai dianjurkan memberitahu jawab pada siswa yang kurang dan faktanya hasil UN jauh lebih tinggi nilai anak yang nyontoh dari pada yang menycontohi. Disini peran siswa pandai adalahikut mengawasi, melaporkan siapa saja yang curang/memberi jawab ,hal ini harus benar-benar di jaga supaya semuanya adil sesuai upaya &kemampuannya. Semoga pendidikan menjadi lebih baik. Amin. (08.00/ 10april2013)
Surabaya,10 april 2013
Penulis Drs.Nuryanto
 nuryantodrs at gmail.com
08819000123/03170884406
»»   Selengkapnya...

Sabtu, 16 Maret 2013

Kerajaan Besar Sulawesi Selatan Sebelum Gowa-Tallo

Sebuah sejarah kerajaan di Sulawesi Selatan yang pernah mencapai puncak kejayaannya sebelum besarnya kerajaan Gowa – Tallo adalah kerajaan Siang.  Siang diperkirakan mengalami “masa keemasan” sekitar abad XV – XVI — sedangkan masyarakat Bugis Makassar nanti mengenal tradisi tulis “lontarak” di abad XVII.  Kerajaan Siang hanya sedikit dikenal dan hanya sedikit yang baru bisa diungkap lewat penelitian arkeologi di bekas pusat wilayah pemerintahan dan pelabuhan Siang Situs Sengkae, Bori Appaka, Kecamatan Bungoro Kabupaten Pangkep ( 70 km dari Kota Makassar)
Dari minimnya hasil penelitian, diperkirakan bahwa kerajaan Siang ini telah dikunjungi oleh Kapal – kapal Portugis antara tahun 1542 dan 1548 jauh sebelum kerajaan Gowa memproklamirkan kekuatan maritimnya.  Seorang peneliti sejarah dari Portugis yakni Pelras mengemukakan bahwa selama masa pengaruh Luwu di semenanjung timur Sulawesi Selatan, kemungkinan dari Abad X hingga Abad XVI, terdapat kerajaan besar lain di semenanjung barat, dikenal dengan nama Siang, yang pertama kali muncul pada sumber manuskrip Eropa dalam peta Portugis bertarikh 1540. Nama “Siang” berasal dari kata “ kasiwiang” , yang berarti persembahan kepada raja (homage rendu a’ un souverain).
Pada tahun 1540 atau jauh sebelumnya, pelabuhan Siang sudah banyak dikunjungi pedagang dari berbagai penjuru kepulauan nusantara, bahkan dari Eropa. Pengamat Portugis, Manuel Pinto, memperkirakan pada tahun 1545, kerajaan Siang memiliki jumlah penduduk sekitar 40.000 jiwa.
Menurut catatan Portugis dari dokumen abad 16, Gowa dan Tallo pernah jadi pengikut dari kerajaan Siang. Tradisi lisan setempat mempertahankan pandangan ini. Penemuan arkeolog berharga di bekas wilayah Siang kelihatannya lebih memperkuat asumsi bahwa kerajaan ini adalah bisa jadi merupakan kekuatan besar di pantai barat Sulawesi Selatan sebelum bangkitnya Gowa dan Tallo (Pelras, 1973 : 54).
Raja Siang yang pertama disebut Tu-manurunge Ri Bontang (A. Razak Dg Mile, PR : 1975). Sementara M. Taliu menyebut periode pertama Kerajaan Siang, digagas seorang tokoh perempuan, Manurunga ri Siang , bernama Nasauleng atau Nagauleng bergelar Puteri Kemala Mutu Manikkang. Garis keturunan Tomanurunga Ri Siang inilah yang berganti-ganti menjadi raja di Siang (asossorangi ma’gauka) sampai tiba masanya Karaengta Allu memerintah di Siang paska Kerajaan Siang dibawah dominasi Kerajaan Gowa. (Taliu, 1997 dalam Makkulau, 2005).
Pelras dari penelitian awalnya terhadap sumber Eropa dan sumber lokal, menyatakan Siang, sebagai pusat perdagangan penting dan mungkin juga secara politik antara Abad XIV – XVI. Pengaruhnya menyebar hingga seluruh pantai barat dan daerah yang dulunya dikenal Kerajaan Limae Ajattapareng hingga ke selatan perbatasan Makassar, yakni Gowa-Tallo.
Pada pertengahan Abad XVI, Kerajaan Siang menurun pengaruhnya oleh naiknya kekuatan politik baru di pantai barat dengan pelabuhannya yang lebih strategis yaitu Pelabuhan Sombaopu . Kerajaan itu tak lain Kerajaan Gowa, yang mulai gencar melancarkan ekspansi pada masa pemerintahan Raja Gowa IX,Karaeng Tumapakrisika Kallonna. Persekutuan Kerajaan Gowa dan Tallo akhirnya membawa petaka bagi Siang, sampai akhirnya mati dan terlupakan, di penghujung Abad XVI. (Pelras 1977 : 252-5).
Pusat kerajaan Siang tumbuh berkat adanya sumber-sumber alam : kelautan, hasil hutan dan mungkin mineral serta padi ladang yang dieksploitasi oleh suatu populasi penduduk Makassar yang telah lama mengenal jaringan perdagangan laut yang luas dengan memanfaatkan muara sungai sebagai akses komunikasi utama (Makkulau, 2005, 2007).
Sejalan dengan semakin jauhnya garis pantai akibat pengendapan sungai Siang sebagai akses utama memasuki kota itu, dan kepindahan koloni pedagang Melayu ke Gowa di pesisir barat, bahkan sampai Suppa dan Sidenrengdi daratan tengah Sulawesi Selatan membuat kerajaan Siang kehilangan fungsi utamanya sebagai sebuah pelabuhan penting, pengaruh pusat politiknya meredup.  Nasib kerajaan Siang kemudian tidak berbeda dengan kerajaan Bantaeng, kendati eksis tetapi berada dibawah bayang-bayang kontrol kekuasaan Gowa-Tallo. (Fadhillah et, al, 2000 dalam Makkulau, 2005).
Hasil penelitian Balai Arkeologi Makassar dan Universitas Hasanuddin (UNHAS) menyebutkan bahwa ibukota Kerajaan Siang dulunya terletak pada sebuah lokasi yang dikelilingi oleh benteng kota (batanna kotayya). Bentengnya mengelilingi lahan yang sekarang menjadi kompleks kuburan yang dikeramatkan. Alur benteng Siang (batanna kotayya) diperkirakan berbentuk huruf U, kedua ujungnya bermuara di Sungai Siang yang telah mati. (Fadhillah, et.al, 2000 : 27).
Indikasi arkeologis pada lokasi situs berupa gejala perubahan rupa bumi dan proses pengendapan telah menjauhkan pusat Kerajaan Siang dari pesisir. Kemunduran Siang diperkirakan terjadi pada akhir abad 16 saat masuknya ekspansi politik kerajaan Gowa dan mempengaruhi otorisasi sistem pemerintahannya. 
(berbagai sumber )
»»   Selengkapnya...

Jumat, 15 Maret 2013

Mengenal Legenda Bugis, Nene' Mallomo

Nene’ Mallomo merupakan salah satu tokoh cendekiawan terkemuka di Sidenreng Rappang (Sidrap) Sulawesi Selatan dan telah menjadi simbol yang melegenda di daerah Bugis tersebut. Nene’ mallomo hidup di masa Kerajaan Sidenreng sekitar abad ke-16 M, pada masa pemerintahan La Patiroi, Addatuang Sidenreng. Beberapa referensi sejarah juga menyebutkan bahwa Nene’ Mallomo lahir sebelum masa pemerintahan Raja La Patiroi, yaitu pada masa Raja La Pateddungi. Nene’ Mallomo wafat pada tahun 1654 M di Allakuang, Sidrap dengan mewariskan salah satu slogannya yang terkenal dan menjadi pedoman hidup orang Bugis yakni “Resopa Temmangingngi Namalomo Naletei Pammase Dewata”.
Pada zaman dahulu, setiap kerajaan memiliki cendekiawan yang merupakan pembimbing masyarakat dalam mencapai kesejahteraan dan kemakmuran bersama. Ada 5 orang cendekiawan yang terkenal dalam perjalanan sejarah kerajaan Bugis, yaitu Kajao Laliddo (cendekiawan kerajaan Bone), Nene’ Mallomo (cendekiawan kerajaan Sidenreng), Arung Bila (cendekiawan kerajaan Soppeng), La Meggu’ (cendekiawan kerajaan Luwu) dan Puang ri Maggalatung (cendekiawan kerajaan Wajo).
Para cendekiawan tersebut sering melaksanakan pertemuan untuk mengadakan diskusi, sambil tukar menukar pengalaman yang nantinya menjadi pedoman wawasan setiap orang Bugis. Salah satu kegiatan pertemuan mereka yang terkenal digelar di Cenrana dimana pertemuan tersebut dihadiri oleh Kajao Laliddo dari Bone, Nene’ Mallomo dari Sidenreng, Puang ri Maggalatung dari Wajo, Topacaleppang dari Soppeng, Macca e dari Luwu dan Boto Lempangan dari Gowa. Dari pertemuan tersebut, Nene’ Mallomo kemudian melahirkan buah pikirannya yang disepakati oleh para cendekiawan yang hadir. Buah pikirannya berupa sebuah prinsip yang harus dijalankan oleh aparat kerajaan dalam mewujudkan masyarakat yang taat hukum. Prinsip tersebut dikenal dengan ungkapan “Naiya Ade’ Temmakkeana’ Temmakkeappo” (hukum tidak mengenal anak cucu).
“Pangadereng dapat diartikan sebagai keseluruhan norma-norma, meliputi bagaimana seseorang harus bertingkah laku terhadap sesamanya manusia dan terhadap pranata sosialnya secara timbal balik dan yang menyebabkan adanya gerak (dinamis) masyarakat. Pangadereng dibangun oleh banyak unsur yang saling menguatkan. Pangadereng meliputi hal ihwal ade’ (adat), bicara, rapang (contoh), wari (tata cara) dan sara’. Semua diperteguh dalam satu rangkuman yang melatarbelakanginya, yaitu satu ikatan yang mendalam ialah siri”. (Mattulada, 1968)
Nene’ Mallomo hanyalah sebuah gelar bagi seseorang, dimana dalam bahasa Bugis Sidrap, kata Mallomo berarti mudah, yang maksudnya bahwa Nene’ Mallomo mudah memecahkan suatu permasalahan yang timbul. Nene’ Mallomomerupakan seorang laki-laki, walaupun kata Nene’ menunjuk pada istilah wanita yang telah lanjut usia (tua). Dalam budaya Bugis dahulu, kata Nene’ digunakan untuk pria/wanita yang telah lanjut usia. Nama asli Nene’ Mallomo adalah La Pagala, namun ada juga yang mengatakan bahwa nama asli Nene’ Mallomoadalah La Makkarau.
Nene’ Mallomo dikenal sebagai seorang intelektual yang mempunyai kapasitas dalam hukum dan pemerintahan serta berwatak jujur dan adil kepada seluruh masyarakatnya. Dalam konteks masalah hukum, Nene’ Mallomo mempunyai prinsip yaitu “Ade Temmakkeana Temmakkeappo”, yang berarti bahwa hukum tidak mengenal anak dan cucu. Hal ini menunjukkan sisi keadilan dan ketegasan dari seorang Nene’ Mallomo, yang juga merupakan salah seorang penyebar agama Islam di daerah Sidrap.
Salah satu petuah dari Nene’ Mallomo mengatakan bahwa orang Sidrap harus mempunyai sifat Macca (pintar), Malempu (jujur), Magetteng (konsisten), Warani (berani), Mapato (rajin), Temmapasilengeng (adil) serta Deceng Kapang (menghormati orang lain).
Nene’ Mallomo juga merupakan penggagas falsafah hidup masyarakat Bugis Sidrap, yang terkenal yaitu Massappa (mencari rezeki yang halal), Mabbola (membangun rumah dari rezeki yang halal), Mappabotting (mempererat silaturrahmi dengan ikatan pernikahan), Mappatarakka Hajji (menunaikan ibadah haji) dan Mattaro Sengareng (merendahkan diri dan keikhlasan).
Salah satu pappaseng (pesan) Nene’ Mallomo bagi aparat kerajaan adalah “Tellu tau kupaseng : Arung Mangkau’e, pabbicara e, suro e. Aja’ pura mucapa’i lempu e o arung mangkau’. Malempuko mumadeceng bicara, mumagetteng, apa’ riasengnge malempu, madeceng bicara e lamperi sunge’. Apa’ teammate lempu e, temmaruttung lappa e, teppettu malompennge, teppolo masselomo e”,  (Aku berpesan kepada tiga golongan: Maharaja, Juru Bicara dan Utusan. Jangan sekali-kali engkau meremehkan kejujuran itu, hai maharaja. Berlaku jujurlah serta peliharalah tutur katamu, engkau harus tegas. Sebab yang disebut kejujuran, tutur kata yang baik itu memanjangkan usia. Oleh karena takkan mati kejujuran itu, takkan runtuh yang datar, takkan putus yang kendur, takkan patah yang lentur).
Oleh karena kearifan serta kebijaksanaannya, Nene’ Mallomo sampai saat ini telah menjadi ikon dari Kabupaten Sidenreng Rappang, yaitu Bumi Nene’ Mallomo.  (sumber : I Lagaligo Passompe’E / pelajarpro.com)
»»   Selengkapnya...

Percikan Perenungan : 100 Tahun Injil Masuk Toraja dan Kemiskinan Jemaat

TNO-Tana Toraja, Pagi itu seorang kakek dan cucunya tergopoh-gopoh meninggalkan rumahnya yang reot, disamping rumahnya bahkan berhimpitan ada dua petak kosong bekas kandang babi yang sudah tidak dimilikinya lagi. Si Kakek dan cucunya rupanya menuju Gereja Jemaat "TENDENG" yang tidak jauh dari rumahnya, sesampainya di sana, sang kakek renta mengumbar senyum, dan hanya ditanggapi dingin beberapa orang warga Jemaat yang masih sibuk mengurusi jas dan dasinya, ehh. Ini Gereja kan? tanya sang cucu yang hanya bisa menggunakan sendal tua pemberian tetangga dekat rumahnya. Dijawab sang kakek, Ia, kenapa? cu'. Mereka semua sibuk urus pakaian dan sepatunya, kakek tidak ditegurnya. Dengan tersipu sang kakek menjawab seadanya, "Cepatlah masuk Cu, nanti kita terlambat". 

Setibanya dalam ruangan ibadah yang namanya Gereja, masih tampak lengang, hanya bagian belakang yang tampak sudah terisi. Inilah tradisi ! Tibalah saat ibadah, dan tak terasa kakek pun menangis? ada apa gerangan? Sang Pendeta bercerita tentang suka cita di surga, dan memberikan harapan-harapan yang indah....?!? Saat ibadah telah selesai, sang kakek mengajak cucunya untuk pulang, dan akhirnya mereka berdua menuju rumahnya dan tiba kembali di rumahnya yang sangat jauh berbeda kondisinya dengan harapan-harapan semua orang...Hidup Layak. 

Setelah menyapa sang istri, nenek bertanya ke cucunya, cu...apa yang diceritakan di gereja...spontan sang cucu menjawab  ..." Nek, belikan saya sepatu, dan baju baru!, sang nenek kaget, dia tertunduk lunglai disisi sang kakek yang mulai murung. "Cu, kalau kakek dapat uang,yach. Kepasrahan nampak di wajah cucunya, yang tak pernah merasakan belaian ibu yang meninggal karena sakit. Kondisi seperti ini, kita masih sering jumpai, sangat kontras dalam jemaat, banyak perilaku yang sebenarnya bertentangan dengan hukum "KASIH" andalan sang Juruslamat. Siapakah yang miskin dan dimanakah Lembaga Gereja, atau hanya pada saat akan direnovasi baru ingat jumlah jemaatnya dan menutup mata terhadap kondisi jemaat, banyak jebakan-jebakan yang terkadang menjadi sandungan, Hiduplah meneladani Kristus, bukan seperti orang Farisi dan Orang Fasik. Perenungan Jangan Jadikan Gereja sebagai Pasar...Masih Ingatkah Kasus KOMPOR..?!!!!!! (fer)
»»   Selengkapnya...

Kamis, 14 Maret 2013

Dangke, Keju Khas Satu-satunya Di Indonesia

Humanity | Indra J Mae

TNO-Enrekang, Keju merupakan salah satu makanan bernutrisi tinggi yang paling terkenal didunia dan menjadi bahan pangan utama di Eropa. Keju merupakan hasil produksi dari pengentalan susu murni dan diduga pertama kali ditemukan di timur tengah. Di Indonesia, Keju menjadi salah satu makanan pelengkap bergengsi untuk masyarakat menengah keatas.
Tahukah anda bahwa di Indonesia, satu-satunya daerah penghasil makanan seperti keju ini ada di Enrekang Sulawesi Selatan. Keju lokal ini merupakan makanan tradisional yang populer di masyarakat Sulsel dengan nama Dangke.  Makanan khas masyarakat Enrekang ini dibuat dengan menggunakan susu kerbau atau sapi sebagai bahan bakunya dan diolah melalui proses penggumpalan susu dengan bantuan enzim protease dari daun dan buah pepaya.
Prosesnya sederhana yaitu air susu sapi/kerbau disaring untuk memisahkan kotoran dengan susu sebelum dilakukan fermentasi. Air susu kemudian dimasak dengan suhu minimal 70 derajat Celsius, kemudian dicampur getah pepaya. Getah ini untuk memisahkan lemak, protein, dan air. Selain itu, getah pepaya berfungsi untuk memadatkan bahan susu. Setelah lemak, protein, dan air dipisahkan, barulah dilakukan proses mencetak. Alat yang digunakan untuk mencetak dangke juga menggunakan alat tradisional, yakni tempurung kelapa. Usai proses tersebut, Dangke yang berwarna keputihan dengan bentuk kerucut itu pun dibungkus daun pisang agar tahan lama.
Sampai saat ini, Dangke masih diproduksi oleh industri-industri kecil masyarakat setempat dengan cara tradisional. Kendati Dangke menjadi produk komoditi unggulan Kabupaten Enrekang dan cukup digemari namun pola produksi dan strategi pemasarannya belum memadai sama sekali. Dinas Pariwisata Enrekang mengakui bahwa produk Dangke ini sudah menyeberang ke negara Malaysia dan Jepang namun pengembangan produksinya masih berjalan dilevel industri kecil. Belum ada investasi besar yang meliriknya karena minim promosi dan belum menjadi skala perioritas.
Masalah utama penyebab tidak populernya makanan tradisional dangke adalah karena kurangnya sentuhan teknologi produksi dan pengemasan tata saji. Produk dangke akan memiliki nilai jual dan selera yang tinggi jika disajikan dengan cara yang lebih kontemporer melalui sentuhan teknologi dan tangan-tangan pemasak-pemasak handal.Selain itu, ketersediaan bahan baku yang berasal dari ternak sapi dan kerbau harus menjamin stok kebutuhan produksi dengan jaminan kualitas yang tinggi.
Kebijakan dan program jangka pendek yang diperlukan dalam mengembangkan makanan tradisional adalah menciptakan kondisi agar para konsumen lokal pulih kembali untuk mengkonsumsi makanan tradisional. Hal ini dapat ditempuh dengan penyuluhan pangan dan gizi, sosialisasi di warung makan lokal, Hotel dan restoran, Supermarket melalui tata saji, tata makan dan strategi promosi yang profesional. Penanganan ini tentunya bukan hanya pemerintah daerah Enrekang saja yang harus berjibaku namun perlu perhatian khusus dari pemerintah propinsi untuk mendukung pelestarian nilai-nilai pencitraan pariwisata dan industri masyarakat.
Sumber : Hasil penelitian Muh. Ridwan – www.damandiri.or.id
Enrekang info
»»   Selengkapnya...

Sutra Lokal sulawesi Selatan Punah?

TNO-Sul-Sel, Budi daya sutera alam telah dikenal sejak tahun 1950-an di Sulawesi Selatan dan sampai sekarang masih digeluti oleh sebagian masyarakat pedesaan. Menurut Balai Persuteraan Alam,terdapat 3.214 kepala keluarga yang menggeluti usaha tani murbei dan kokon, dengan luas areal tanaman murbei 1.713 hektar yang tersebar di 11 kabupaten.
Sampai saat ini produksi benang sutera lokal Sulawesi Selatan masih merupakan yang terbesar di Indonesia dengan produksi 54,53 ton dari 64,02 ton produksi nasional atau 86% (Departemen Kehutanan, 2008) namun ironis dengan kondisi yang terjadi di lapangan ketika produksi bahan lokal mulai mengalami penurunan akibat gencarnya impor bahan dari negara lain.
Selembar kain sutera menggunakan dua jenis benang yaitu benang lungsi dan benang pakan. Umumnya, pengrajin sutera Sengkang mengimpor benang lungsi dari Hongkong. Benang sutera lokal sekarang sudah jarang dijumpai, harganya sangat mahal dengan keuntungan tidak sebanding.
Untuk benang pakan, para pengrajin sutera sudah menggunakan benang lokal yang berasal dari Soppeng atau Enrekang. Di peternakan kokon, bayi ulat sutera dipelihara di atas bale-bale beralas daun murbei yang merupakan makanan ulat. Setelah kenyang, ulat akan diam dan siap mengeluarkan liur hingga ulat menjadi kepompong. Bentuknya seperti telur puyuh, berwarna putih dan lembut yang disebut kokon. Kokon inilah yang dipintal menjadi benang sutera dan selanjutnya akan menjadi kain sutera.
dalam perjalanannya sejak 1950-an, perkembangan industri persuteraan alam beberapa tahun belakangan ini mengalami kemorosotan akibat kelangkaan bahan baku sutera lokal (sutera asli). Akibatnya, para pengrajin harus beralih menggunakan benang sutera India. Selain harganya yang cukup murah juga proses pengelolaan sampai menghasilkan kain juga relatif singkat. Sekilas tidak ada perbedaan, namun produk sutera lokal lebih lembut kainnya.
Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Wajo, Andi Ampa Passamula mengakui kondisi tersebut. Menurut dia mahalnya benang sutera lokal, karena daerah asal bahan baku seperti Enrekang dan Soppeng sudah tidak mampu menyuplai lagi. Sehingga, terjadi kelangkaan. Bahan baku sutera lokal ini menggunakan ulat peru. Ada juga ulat China.
Pengolahan bahan baku mulai dari bibit atau telur ulat sehingga bisa menghasilkan sutera yang sudah dipintal hanya bisa dijumpai di Kecamatan Sabbangparu, misalnya lingkungan Salojampu Kelurahan Sompe, Desa Mellusesalo Kelurahan Salotengnga Wajo Sulawesi Selatan.
Namun kondisi saat ini yaitu para pegusaha ulat tersebut sudah banyak yang gulung tikar. Lahan murbei yang luasnya puluhan hektar sudah dibabat habis dan mereka ramai-ramai beralih jadi petani kakao.
“Dulu hampir semua masyarakat di sini memelihara ulat, tapi banyak yang tidak berhasil, sebab bibit ulat peru yang dibeli dari Balai Persuteraan Alam (BPA) kualitasnya tidak bagus bahkan banyak yang rusak, sehingga masyarakat lebih memilih mencari pekerjaan lain, karena ongkosnya tidak sebanding dengan hasilnya. Kami berharap Pemkab menyuplai ulat China yang jauh lebih bagus kualitasnya, kendati harganya mahal” Ujar salah seorang petani di Wajo.
Saat ini, Dinas Kehutanan dan Perkebunan mulai mensubsidi telur ulat (bibit) kepada petani secara cuma-cuma, juga mensosialisasikan pembersihan ruang pemeliharaan telur. Malah sebelumnya Dishutbun hanya mampu menyuplai 6o box bibit, namun saat ini sudah mampu menyediakan 70 box bibit. Dalam 1 box, biasa menghasilkan sampai 5 kilogram benang.


»»   Selengkapnya...

Kopi Enrekang Lebih Mahal Dari Kopi Luwak?

TNO-Enrekang, Kopi kalosi Dp (Arabika tipika) merupakan salah satu jenis kopi terbaik yang dihasilkan dari Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Tak heran jika kopi ini sangat digemari masyarakat dunia, khususnya Benua Eropa dan Amerika. Harganyapun selangit, untuk satu kilogram kopi kalosi mencapai 180 dollar atau setara dengan Rp180 ribu per kilogram jika kurs dollar yang berlaku Rp10 ribu per dolar. Sedangkan harga kopi biasa hanya Rp9.300 per kilogram.
Kondisi Kabupaten Enrekang dengan ketinggian hingga 2.000 meter di atas permukaan laut (dpl) ini memang sangat memungkinkan tumbuhnya tanaman perkebunan dan sayuran yang subur. Salah satu tanaman perkebunan di daerah ini yang terkenal hingga Benua Eropa dan Amerika yaitu Kopi. Jenis tanaman ini, hanya bisa tumbuh di dataran tinggi, seperti halnya di Kabupaten Enrekang.
Pengembangan kalosi DP dilakukan sebagai ikon dan brand mark Kabupaten Enrekang. Sayangnya, menurut Bupati Enrekang, H La Tinro Latunrung, tanaman kopi ini hampir punah. Pohon kopi istimewa ini kini tersisa beberapa pohon saja. “Rata-rata setiap rumah tangga tersisa satu hingga dua pohon saja,” ungkap La Tinro. Semakin berkurangnya pohon kopi ini membuat bupati merasa prihatin. “Jika ini (kopi kalosi Dp,-red) tak diatasi, saya yakin kopi kalosi akan punah dan hanya menjadi kenangan masa lalu,” katanya di Pendopo rumah jabatan Bupati, beberapa waktu lalu.
Berawal dari keprihatinan itulah, diapun berupaya mengembalikan kejayaan kopi kalosi dp ini melalui kerja sama dengan lembaga pendidikan terkemuka di Sulsel, Universitas Hasanuddin (Unhas). Kerjasama ini dilakukan untuk pemurnian kopi arabika tipika atau lebih dikenal, kopi Kalosi Dp. Upaya ini terus dilakukan di tengah keprihatinan akan semakin punahnya pohon kopi jenis ini. Bahkan, tak tanggung-tanggung, Bupati Enrekang, H Latinro La Tunrung langsung menginstruksikan jajarannya menyiapkan lahan 30 hektare untuk pembibitan Kopi Kalosi.
Pemerintah Kabupaten Enrekang benar-benar serius ingin mengembalikan citra Kopi Kalosi, sebagai kopi terbaik yang ada di dunia. La Tinro mengungkapkan, semakin punahnya kopi kalosi dp akibat produksinya yang sangat rendah. Produksi kopi kalosi hanya mampu memproduksi 300-500 kg per hektre. Sementara kopi biasa mampu memproduksi 2 ton per hektare. Perbedaan jumlah proksi inilah yang membuat masyarakat lebih memilih membudidayakan kopi biasa.
Namun dia tidak berputus asa dan pesimis. Sebagai bupati dengan latar belakang pengusaha, justru membuatnya tertantang mengatasi masalah ini. Ayah empat anak ini yakin, nilai ekonomi yang tinggi dari jenis tanaman ini justru akan mengangkat perekonomian masyarakat sekaligus mengangkat citra Enrekang khususnya dan Indonesia di mata dunia.
Hal senada dikatakan Kepala bidang Perkebunan, Dinas Pertanian dan Perkebunan kabupaten Enrekang, UmarSappe.
“Harga di pasaran dunia, untuk kopi kalosi DP sebesar 180 dolar per kilogram, sementara kopi arabika biasa hanya Rp9.300,” ungkapnya. Untuk itu, lanjutnya, Dinas pertanian dan perkebunan Enrekang terus berupaya melakukan pembenahan dan pengembangan kopi kalosi Dp. “Beberapa daerah kita akan jadikan sebagai tempat pengembangan kopi arabika tipika (kalosi Dp-red), seperti di Nating, Bone-bone, Masalle, Buntumondong dan Bungin,” katanya. Dia menambahkan, sesuai instruksi bupati, pihaknya telah menyiapkan lahan seluas 30 hektare di Desa Sawitto Kecamatan Bungin untuk pemurnian dan membuat sumber benih. “Hasilnya nanti akan menjadi sumber benih kopi arabika tipika (kalosi) yang sudah hampir punah. ( Arizal Alamsyah, Sumber Foto : enrekang.com)
»»   Selengkapnya...

Makanan Penghancur Kolesterol Jahat

TNO-Jakarta, MENGONSUMSI jenis makanan tertentu bisa mencegah penumpukan kolesterol. Beberapa makanan sehat berikut ini bisa menjadi pilihan untuk memerangi kolesterol jahat.

Salmon

Penelitian mengungkap, jenis lemak tertentu pada dasarnya melawan kolesterol tinggi. Asam lemak omega-3 misalnya, yang banyak terkandung dalam ikan salmon, membantu menurunkan kadar kolesterol jahat LDL, menurunkan kadar trigliserida, serta meningkatkan kadar kolesterol baik HDL.

Salmon merupakan sumber protein yang baik karena kaya asam lemak omega-3 EPA dan DHA. Kedua jenis lemak ini baik untuk jantung. Asosiasi Jantung Amerika, bahkan menganjurkan konsumsi paling tidak dua takar ikan setiap minggu, khususnya ikan yang kaya omega-3.

Avokad.

Avokad  kaya lemak tunggal tidak jenuh, jenis lemak yang membantu menaikkan kadar kolesterol baik HDL dan menurunkan kadar kolesterol jahat LDL. Selain itu, buah ini mengandung paling banyak beta-sitosterol (lemak tumbuhan yang bermanfaat) dibandingkan jenis buah lainnya. Beta-sitosterol mengurangi jumlah kolesterol yang diserap dari makanan. Jadi, kombinasi beta-sitosterol dan lemak tunggal tidak jenuh membuat buah satu ini menjadi pilihan yang baik dalam memerangi kolesterol.

Avokad juga cenderung kaya kalori. Jadi, ada baiknya menggunakan buah ini sebagai penganti makanan berlemak lain yang sering Anda konsumsi. Asosiasi Jantung Amerika menganjurkan agar Anda memenuhi 15 persen kalori harian dari lemak tunggal tidak jenuh, seperti yang terkandung dalam avokad.

Bawang putih

Bawang putih telah digunakan sebagai bahan pengobatan selama ribuan tahun. Warga Mesir kuno mengonsumsi bawang putih untuk stamina. Dalam pengobatan modern, bawang ini ditemukan bisa menurunkan kolesterol, mencegah pengentalan darah, mengurangi tekanan darah, dan mencegah infeksi. Penelitian, seperti dikutip situs perevention.com, menemukan bahwa bawang putih membantu mencegah pembentukan plak di arteri.

Bawang putih mencegah partike kolesterol menempel ke dinding arteri.

Untuk mendapatkan manfaat, cobalah mengonsumsi dua hingga empat siung bawang putih segar sehari.

Bayam

Bayam kaya lutein, pigmen yang terkandung dalam sayuran berdaun hijau gelap dan kuning telur. Lutein telah terbukti efektif melindungi dari age-related macular degeneration (AMD), penyebab utama kebutaan. Penelitian baru-baru ini menemukan, setengah cangkir makanan kaya lutein sehari bisa mencegah serangan jantung dengan membantu dinding arteri melepaskan kolesterol , penyebab penyumbatan.

Teh

Teh, baik panas maupun dingin, mengandung komponen antioksidan. Studi-studi menemukan bahwa teh membantu menjaga kelenturan pembuluh darah dan mecegah pengentalan darah. Kandungan antioksidan flavonoid dalam teh terbukti mencegah oksidasi kolesterol jahat LDL, yang memicu pembentukan plak di dinding arteri. Antioksidan kuat ini juga dinyatakan menurunkan kolesterol dan tekanan darah.

Secangkir teh panas pada dasarnya mengandung lebih banyak antioksidan dibandingkan satu takar buah atau sayur. Teh hijau dan teh hitam mengandung kadar antioksidan yang sama. Cobalah menikmati paling tidak secangkir teh sehari.

Dark chocolate

Dibandingkan dengan cokelat susu, jenis dark chocolate mengandung antioksidan tiga kali lebih banyak. Kandungan antioksidan flavonoid di dalamnya bekerja mencegah pengentalan darah, sehingga mencegah penyumbatan arteri. (fol)

 
posting :infoindo.com
»»   Selengkapnya...

Minggu, 03 Maret 2013

Inilah Foto Foto Kutu Yang Membuat Gatal Alat Kelamin


Gambar Inilah Foto Foto Kutu Yang Membuat Gatal Alat Kelamin rambut kemaluan pubic lice Pubic Pthirus pediculus humanus capitis parasit kutu jembut alat kelamin  crabs
Gambar Inilah Foto Foto Kutu Yang Membuat Gatal Alat Kelamin rambut kemaluan pubic lice Pubic Pthirus pediculus humanus capitis parasit kutu jembut alat kelamin  022
Gambar Inilah Foto Foto Kutu Yang Membuat Gatal Alat Kelamin rambut kemaluan pubic lice Pubic Pthirus pediculus humanus capitis parasit kutu jembut alat kelamin  pubiclice cdcar
TNO-int, Pthirus atau Phthirus pubis (disebut juga Pubic lice atau kutu Pubic) adalah serangga parasit penghisap darah yang hidup di kulit sekitar kelamin manusia. Manusia adalah satu-satunya tuan rumah parasit ini. Manusia dapat juga penuh dengan kutu tubuh (Pediculus humanus corporis) dan kutu kepala (Pediculus humanus capitis).
Kutu kelamin biasanya menular melalui hubungan seksual. Penularan dari orang tua kepada anak lebih mungkin terjadi melalui rute pemakaian handuk, pakaian, tempat tidur atau closets yang sama secara bergantian. Orang dewasa lebih sering terkena daripada anak-anak.
Gejala
Gejala utamanya adalah gatal, biasanya di daerah jembut. Itu hasil dari sentuhan liur kutu dengan kulit kita, dan (rasa gatal) menjadi semakin kuat pada dua minggu atau lebih. Kutu Pubic menyebar melalui keringat saat kontak tubuh atau seksual. Oleh karena itu, siapa pasangan seks si pasien dalam waktu 30 hari sebelumnya harus dievaluasi dan diobati, dan kontak seksual harus dihindari sampai perawatan berakhir dangan kesembuhan.
Gigitan kutu dapat menimbulkan luka pada kulit yang menjadi jalan masuk bagi organisme lainnya sehingga terdapat hubungan yang kuat antara keberadaan kutu pubic dengan IMS. Dalam hal ini adalah keharusan bagi pasien untuk mau diperiksa apakah terjangkit jenis IMS lainnya.
Walaupun salah satu bagian tubuh menjadi koloni kutu ini, mereka tetap lebih menyukai daerah rambut kemaluan dan anal. Pada pasien laki-laki, kutu dan telur juga dapat ditemukan pada rambut di daerah perut, kumis dan janggut. Sementara pada anak-anak mereka biasanya ditemukan di bulu mata.
Pthirus atau Phthirus pubis (disebut juga Pubic lice atau kutu Pubic) adalah serangga parasit penghisap darah yang hidup di kulit sekitar kelamin manusia. Manusia adalah satu-satunya tuan rumah parasit ini. Manusia dapat juga penuh dengan kutu tubuh (Pediculus humanus corporis) dan kutu kepala (Pediculus humanus capitis).
Kutu Pubic biasanya menular melalui hubungan seksual. Penularan dari orang tua kepada anak lebih mungkin terjadi melalui rute pemakaian handuk, pakaian, tempat tidur atau closets yang sama secara bergantian. Orang dewasa lebih sering terkena daripada anak-anak.
Kutu Pubic biasanya didiagnosis seksama dengan memeriksa di rambut kemaluan (jembut) apakah terdapat kutu Pubic dalam bentuk telur, anak (nymph), dan kutu dewasa. Kutu dan telur dapat dihilangkan baik dengan memotong seluruh rambut (dengan pengecualian pada daerah mata). Sebuah kaca pembesar atau stereo-mikroskop dapat digunakan untuk identifikasi yang tepat. Jika kutu telah terdeteksi dalam satu anggota keluarga, maka seluruh anggota keluarga harus diperiksa dan perawatan dilakukan untuk orang-orang yang mengidap kutu tersebut.
»»   Selengkapnya...

TORAJA, WISATA MISTIS TERNAMA DI DUNIA


TNO-Tana Toraja, Destinasi mistis yang satu ini pasti sudah banyak yang tahu. Lokasinya berada di Indonesia, tepatnya di Tana Toraja, sebuah kabupaten di Sulawesi Selatan, 300 km dari Kota Makassar. Pemandangan alamnya memang indah, tapi di balik itu ada aura mistis yang sangat kental menyelimuti kawasan ini.
Di sini terdapat pemakaman yang terbilang agak aneh. Jika biasanya jasad dikubur di dalam tanah, tapi hal tersebut tidak berlaku di Tana Toraja. Di sini, jenazah di simpan di dalam peti yang kemudian diletakkan pada sebuah gunung batu granit.
Jika memiliki kesempatan untuk berkunjung ke Tana Toraja, datanglah saat prosesi upacara kematian sedang berlangsung.
Ada yang aneh saat kegiatan tersebut berlangsung, mayat yang akan dibawa ke tempat pemakaman tidak diusung, tapi berjalan sendiri. Ya, itulah kenapa Tana Toraja juga mendapatkan sebutan sebagai ‘Negeri Orang Mati yang Hidup’.
»»   Selengkapnya...

Sering 'Ditampar' Senapan, Payudara Tentara Jerman Membesar


Jakarta, Ukuran payudara semakin besar tentu akan membahagiakan bagi kaum hawa, karena organ tersebut dianggap paling seksi di tubuhnya. Tapi apa jadinya jika payudara yang membesar adalah milik pria dan seorang tentara yang harusnya terlihat jantan?

Sebuah laporan militer baru telah diterbitkan dalam jurnal German Medical Science dan ditemukan bahwa puluhan tentara pria di unit Wachbataillon mengalami pembesaran payudara.

Direktur bedah plastik di rumah sakit militer di Berlin, Profesor Bjorn Krapohl, mengatakan kondisi tersebut kemungkinan terjadi karena latihan yang mereka lakukan.

Seperti diketahui dalam sebuah rekaman latihan, tentara Jerman memang tampak sangat sering menghentakkan senapan dengan cukup keras di sisi kiri payudaranya.

"'Menamparkan' senapan berulang kali ke dada sisi kiri selama latihan dapat merangsang kelenjar untuk memproduksi hormon, yang menciptakan efek (pembesaran) pada salah satu sisi payudara," jelas Profesor Bjorn Krapohl, seperti dilansir Huffingtonpost, Jumat (25/1/2013).

Setidaknya 35 tentara telah mengalami pembesaran payudara, yang disebut dengan one-sided gynecomastia. Kondisi ini mendorong para pejabat militer Jerman untuk mempertimbangkan mengubah cara latihan batalion.

Gynecomastia adalah pertumbuhan abnormal pada payudara pria. Hal ini berhubungan dengan pertumbuhan jaringan payudara. Kondisi ini mungkin terjadi pada salah satu atau kedua payudara.

Fenomena ini umum terjadi pada masa puber. Setengah dari laki-laki mengalami pembesaran pada salah satu atau kedua payudara di masa ini. Pembesaran payudara ini cenderung bersifat sementara.

Prinsip pengobatan tergantung dari penyebab gangguan ini. Jika pembesaran karena pubertas mungkin tidak perlu perawatan khusus. Namun jika penyebab pembesaran karena penyakit atau kondisi tertentu, maka perlu perawatan medis.





(mer/vit)
»»   Selengkapnya...

Jumat, 18 Januari 2013

Pilgub Sulsel, Ajang Asah Idealisme

Prabowo : Jangan Salah Pilih Pemimpin
TNO-Makale, Tinggal 3 hari lagi, perhelatan Pilgub Sul-sel akan digelar, berbagai upaya Calon dan Tim merebut simpati Calon Pemilih. Mulai dari dari atribut sosialisasi sampai pemberian paket dan pengarahan massa serta pelibatan pejabat.

Diperparah lagi, Bupati Tana Toraja menjadikan Rujab sebagai " Markas Sayang ",bagi-bagi kalender Sayang dari Rujab, bahkan kendaraan pejabat berselimut Atribut Sayang serta terang-terangan mengawal Calon Gubernur saat kampanye sementara Dia tidak CUTI. Ini bentuk ketakutan yang berlebihan, bahkan memberikan resiko yang tidak semestinya ditempuh.

Puluhan Ribu Massa Pendukung GARUDANA
Dari pantauan TNO, setelah kampanye putaran terakhir di Tana Toraja dan Toraja Utara, Tim IAS-Aziz bernomor urut 1, lebih mengutamakan penggalangan tokoh dan pemantapan di TPS, Tim Sayang bernomor urut 2 lebih merapatkan barisan, buktinya saat Tim nomor 1 kampanye yang sibuk justru tim nomor 2 konsolidasi di DPD 2 Golkar Tator, sementara Tim GARUDANA bernomor urut 3 kewalahan melayani permintaan baju "KOTAK-KOTAK". Apalagi saat Prabowo memasuki lapangan Bhakti Rantepao, Prabowo dihujani uluran tangan oleh ribuan pendukung GARUDANA. Luar biasa. Pekikan sorak " Garudana dan Prabowo diteriakkan massa yang memadati lapangan. Terlihat beberapa orang yang berseragan pasangan calon tertentu tetap memantau kampanye GARUDANA.

Pilgub Sul-Sel tahun ini menjadi ajang asah Idealisme masing-masing Tim dan para calon pemilih, ada yang memilih karena bubungan emosional, struktural dan idealisme, anda bagian yang mana? (fer)
»»   Selengkapnya...

Senin, 03 September 2012

Jero Wacik: TDL Listrik Dipatok Naik 15 Persen

Denpasar Pemerintah akan menaikan tarif dasar listrik (TDL) pada tahun 2013. Kenaikannya diperkirakan berkisar pada angka 15 persen.

"Apabila TDL dinaikkan, relatif tidak berat asal dilakukan bertahap," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Jero Wacik, usai menghadiri Rapat Pimpinan Propinsi (Rapimprop) Kadin Bali, di Gedung BI Denpasar, Jl Tjokorda Agung Tresna, Senin (3/9/2012). 

Wacik mengatakan rencananya tarif listrik naik sekitar 15 persen akan dilakukan secara bertahap. Misalnya, dalam kurun waktu empat bulan naiknya sekitar empat persen. 

Mengenai rencana kenaikan TDL itu sudah diajukan ke APBN, namun sesuai aturan harus mendapatkan persetujuan dari DPR. Ditambahkan, listrik saat ini harganya sebesar 4 dolar AS. Sementara PLN menjual listrik jauh dari harga yang dibeli. Akibatknya, beban PLN terus membengkak.

Jika beban PLN terlalu besar, maka beban pemerintah pun makin besar. "Kita akan menaikan TDL secara bertahap," ujarnya.

Wacik mengatakan untuk menurunkan subsidi melalui cara pemanfaatan energi terbarukan membutuhkan waktu paling cepat selama dua atau tiga tahun. 

"Oleh karena itulah pilihan dijatuhkan pada menaikkan harga TDL. Sedangkan jika memilih menaikkan bahan bakar minyak (BBM) dikhawatirkan masih ramai sehingga kembali banyak penolakan," ujarnya.

(gds/mok) 

posting : detikNews
»»   Selengkapnya...

Jumat, 24 Agustus 2012

Manfaat dan Kerugian Minum Kopi

TNO-JAKARTA, Kopi adalah salah satu minuman yang termasuk minuman khas orang indonesia, bagaimana tidak khas pria bahkan wanita di indonesia suka dengan yang namanya mengkonsumsi minuman Kopi ini , termasuk Kopi susu atau pun Kopi Item ( kopi Murni ) , tahukah sahbat bahwa kopi itu mempunyai Manfaat dan Kerugian untuk kita semua, ( ya pastilah tahu ) , kalau dalam kadar yang seimbang Kopi dapat memberikan efek yang Positif bagi Tubuh kita akan tetapi juga dalam kadar yang berlebihan dapat meningkatkan resiko yang tinggi Di dalam Tubuh kita dan Kesehatan kita sendiri :) .
»»   Selengkapnya...

Rabu, 11 Juli 2012

Arti Tahi Lalat di Wajah


Letak Tahi Lalat


  1. 1 – 3 adalah masa anak-anak. Anda masih nakal dan bebas. Anda pun masih memiliki kreativitas asli dan bekerja sesuai kebebasan yang diberikan. Jika Anda mempunyai tahi lalat di sini, Anda berbakat di bisnis. Dengan demikian Anda harus menjadi bos bagi Anda sendiri daripada bekerja untuk orang lain.
  2. lihat di atas.
  3. lihat di atas.
  4. Orang yang impulsif, sering bertindak dengan flamboyan yang memberikan Anda kharisma dan kepribadian yang murni, namun Anda mendapat kesulitan bila terdapat terlalu banyak pendapat. Anda cenderung bukan tipe argumentatif, namun tidak pemalas. Cenderung menunjukkan temperamen yang meledak dan Anda sendiri yang harus meredakannya. Dengan demikian Anda akan menemukan diri sendiri dan menjadi lebih tenang.

  5. Tahi lalat di atas alis mengindikasikan keberuntungan dalam hidup Anda, namun Anda perlu bekerja keras melebihi orang-orang lainnya. Semua penghasilan Anda harus dijaga hati-hati karena banyak orang iri terhadap Anda dan mencoba merayu agar Anda berpisah dengan kekayaan Anda. Hati-hati terhadap orang-orang yang ingin berharap Anda cepat mendapatkan uang. Jangan terlalu percaya pada orang lain. Ikuti instink Anda dan berdoa. Jangan bolehkan orang-orang untuk mengontrol uang Anda.
  6. Menunjukkan kecerdasan, kreativitas, dan keterampilan sebagai seniman. Bakat seni Anda dapat membawa kekayaan, reputasi, dan sukses. Juga menunjukkan keberuntungan, tetapi ini hanya dapat dilaksanakan sepenuhnya jika Anda mengikuti kata hati Anda daripada patuh kepada cara konvensional. Sukses akan datang jika Anda berani.
  7. Tahi lalat di bawah alis menunjukkan argumen dalam keluarga menyebabkan Anda sedih dan tidak bahagia. Ini akan berpengaruh kepada pekerjaan Anda. Dianjurkan untuk menyelesaikan segala perbedaan Anda jika Anda ingin tenang dan maju.
  8. Posisi keuangan Anda akan terus berada di bawah tekanan karena terlalu banyak menghamburkan uang. Anda juga gemar berjudi. Satu-satunya jalan adalah Anda harus tahu kapan untuk berhenti. Juga kecenderungan untuk bermain-main dengan lawan jenis dan sesama jenis. Anda harus sedikit lebih cerdas dengan daya tarik Anda atau mungkin akan mendapatkan masalah dengan keuangan.
  9. Mengindikasikan masalah seksual dan lainnya. Sebaiknya tahi lalat ini dihilangkan karena merupakan tanda kesengsaraan.
  10. Menunjukkan keberuntungan keturunan sangat baik. Anda dikelilingi oleh keluarga di sepanjang waktu dan akan memiliki banyak anak/cucu. Anda memiliki dukungan dari orang-orang dekat dan akan benar-benar dipenuhi oleh harta benda dan emosi.
  11. Cenderung menderita penyakit. Sebaiknya tahi lalat ini dibuang, terutama jika sangat besar dan berwarna gelap. Jika tidak dibuang, Anda akan banyak sekali mengeluarkan uang karena penyakit Anda itu.
  12. Menunjukkan sukses dan kehidupan yang sangat seimbang. Anda mungkin tidak hanya menjadi kaya tetapi juga terkenal. Meskipun Anda memiliki kesempatan untuk hidup lebih tinggi, Anda lebih puas menghabiskan waktu di rumah bersama keluarga. Wanita yang memiliki tahi lalat di sini cenderung beruntung, cantik, dan glamor.
  13. Anda akan memiliki kekhawatiran besar dalam hidup Anda. terhadap anak-anak Anda. Hubungan Anda dengan mereka tidak baik. Tidak dapat yang Anda lakukan kecuali belajar toleransi.
  14. Rentan terhadap makanan sehingga dapat menjadi masalah besar dalam hidup Anda. Anda mungkin alergi terhadap makanan tertentu atau mungkin hanya makan terlalu banyak.
  15. Orang yang selalu berpindah tempat dan terus mendesain ulang rumah. Anda menyukai hal-hal baru dan tempat-tempat baru. Anda tidak senang jika tetap di satu tempat untuk jangka panjang. Anda menikmati perjalanan dan petualangan. Lagi, penglihatan Anda tajam.
  16. Anda harus berhati-hati ketika makan dan juga ketika menjalani kehidupan seksual Anda. Ini adalah dua terbesar masalah Anda. Anda cenderung ada masalah berat sehingga Anda sedih. Anda juga menikmati percintaan, kadang-kadang dengan lebih dari satu orang. Tetapi karena Anda mempunyai moralitas, Anda selalu merasa bersalah. Ini akan menyebabkan Anda stres.
  17. Sangat menonjol di bidang sosial. Anda sangat aktif di kancah sosial karena sangat baik dan pandai bercakap-cakap. Namun ada kecenderungan untuk menjadi sombong, sehingga akan kehilangan nama baik. Ini akan mempengaruhi Anda karena Anda sangat menarik dan penuh percaya diri.
  18. Anda adalah orang yang selalu berpindah tempat. Banyak bepergian ke luar negeri. Namun Anda harus hati-hati setiap kali Anda menyeberangi air. Jadi lebih baik untuk tinggal di rumah.
  19. Anda mempunyai uang banyak dan teman baik. Kelemahan Anda adalah cenderung menumbuhkan daya tarik dari lawan jenis. Dalam hidup Anda, ini dapat membuat Anda masuk ke dalam air panas.
  20. Bisa sangat beruntung atau sangat sial. Jika Anda mempunyai tahi lalat di sini, Anda mulia atau buruk. Anda memiliki bakat besar untuk kreativitas dan juga sangat cerdas, tetapi bakat Anda dapat digunakan untuk yang baik atau buruk. Anda bukan orang yang suka menyia-nyiakan diri Anda dan penurut. Juga tidak mudah memaafkan dan melupakannya. Ini tanda seseorang yang akan turun dalam sejarah sebagai orang besar atau penguasa.
  21. Mengindikasikan kelimpahan makanan dan minuman sepanjang hidup. Juga membawa nama baik dan pengakuan.
  22. Anda selalu hidup senang dan lancar. Anda dapat menjadi mahabintang olahraga. Tahi lalat ini juga mengindikasikan orang yang berwenang atau berkuasa, misalnya CEO.
  23. Anda memiliki IQ tinggi, otak pintar, dan jalan hidup bagus. Anda mempunyai naluri kelangsungan hidup yang berkembang dan akan hidup yang berarti untuk jangka panjang. Anda akan aktif hingga tua dan akan memiliki banyak teman dan keluarga hingga akhir.
  24. Akan mencapai ketenaran dan kekayaan pada usia muda. Untuk itu gunakan periode ini untuk masa tua. Orang dengan tahi lalat di sini berkecenderungan memiliki kehidupan yang lebih keras.
  25. Anda akan menikmati kemakmuran dan keberuntungan, tetapi harus hati-hati dari eksesnya. Tetaplah tradisional dalam sikap Anda, maka Anda akan memiliki kehidupan bermanfaat dan panjang.
(diterjemahkan dari berbagai blog)
»»   Selengkapnya...

Minggu, 01 Juli 2012

Dahlan: elite daerah harus mampu petakan masalah

Menteri BUMN Dahlan Iskan (ANTARA)
Jika Indonesia ingin menjadi negara maju harus mampu menaklukan jebakan tersebut. Jembakan cukup beragam, mulai dari kemacetan yang selalu dikeluhkan masyarakat sampai birokrasi pemerintah,"
TNO-Padang - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengingatkan elite di daerah harus bisa memahami dan dapat memetakan masalah, karena Negara Indonesia sedang memasuki fase "middle class income trap" atau jebakan masyarakat ekonomi menengah.


Menteri BUMN menyampaikan hal tersebut pada seminar Kewirausahaan di Auditorium Gubernuran Sumbar, Minggu, merupakan rangkaian agenda kunjungan ke Sumbar.

Menurut dia, masyarakat kelas menengah menginginkan sesuatu yang bersifat instant dan cepat, seperti alat transportasi ingin yang cepat, bahkan tidak mau naik bus, tapi naik pesawat terbang untuk transportsi. Namun, fase ini memang harus dijalani bagi negara yang ingin menjadi negara maju, karena sama halnya dengan tumbuh kembang sesorang dari bayi, balita, remaja, dewasa dan tua.

Masuknya Indonesia ke fase ini, tambah menteri, tentu punya nilai flus dan minusnya, karena di sisi positifnya mengidentifikasi semkain berkembangnya ekonomi dan di sisi negatif ingin selalu enak dan cepat.

Misalnya mereka memiliki daya aliran listrik hanya  1.300 watt, tapi menginginkan memasang pendingin udara (ac), padahal itu tidak boleh.

"Jika Indonesia ingin menjadi negara maju harus mampu menaklukan jebakan tersebut. Jembakan cukup beragam, mulai dari kemacetan yang selalu dikeluhkan masyarakat sampai birokrasi pemerintah," katanya.

Menurut dia, masyarakat Indonesia mengeluhkan kemacetan karena membandingkan dengan keberhasilan Singapura dalam menata transportasi.

Singapura telah menerapkan aturan bahwa jika warganya ingin mengendarai mobil harus mendapatkan izin dari pemerintah. Mendapatkan izin memiliki mobil, biaya izinnya jauh lebih mahal dari harga beli kendaraan.

Namun, konteks Indonesia maukah masyarakat diterapkan regulasi demikian?. Sedangkan rencana kenaikan bahan bakar minyak (BBM) saja sudah banyak masyarakat yang protes.

Menurut Dahlan, jebakan terbesar adalah birokrasi, karena untuk menjadi negara modern tidak dengan birokrasi sekarang ini.

"Kita tidak bisa tidak mesti melewati fase ini, sama seperti remaja yang tak bisa melewati masa pubernya. Untuk menghindari jembakan tersebut harus dengan leadership yang kuat," ujarnya.

Sebab, masih banyak masyarakat banyak masyarakat yang pesimistis dengan kemampuan bangsa sendiri, bahkan telah menjalar sampai ke kampung-kampung.

Padahal, katanya, Garuda Indonesia sudah mampu mengalahkan Malaysia dan Singapura Airlines, tapi masih banyak yang meragukan. Begitu juga saat akhir tahun, nama Semen Gresik akan diganti semen Indonesia yang memiliki kualitas nomor 1 di Asia Tenggara.

Kemudian, tambahnya, ekonomi Indonesia mampu mengalahkan ekonomi Belanda, dan diperkirakan dua tahun lalu ekonomi negeri ini, juga mampu mengalahkan ekonomi Spanyol.

Kendati demikian, untuk menjadi negara maju Indonesia harus mampu melakukan perubahan, maka dijajaran BUMN, seperti Pelindo sudah diminta untuk berbenah, selama ini antrean kapal terlalu lama, sehingga menimbulkan biaya cukup besar.

Selain itu, Perum Bulog dalam mengangkat barang harus menggunakan kontainer dan tak boleh lagi menggunakan karung-karung kecil karena bongkar-muatnya terlalu lama.

"Selama ini kalau kapal membawa logistik Bulog masuk, kapal lain tak bisa merapat sampai aktivitas pembongkar barang Bulog selesai. Maka koridor dari Timur ke Barat semuanya harus berbenah," katanya.
(ANT)

Editor: Ruslan Burhani
posting : (ANTARA News)
Minggu, 1 Juli 2012 22:18 WIB | 
»»   Selengkapnya...

Kamis, 28 Juni 2012

Jampersal Butuh Komitmen Pemda

TNO-JAKARTA- Pelaksanaan program Jaminan Persalinan (Jampersal) membutuhkan komitmen pemerintah daerah. Baik dalam hal mengupayakan kelancaran pembayaran klaim agar tepat waktu, penyediaan fasilitas dan tenaga persalinan, maupun sosialisasi ke masyarakat. Saat ini, pengguna Jampersal mencapai 1,5 juta orang.
Jampersal merupakan pembiayaan persalinan yang meliputi pemeriksaan kehamilan, pertolongan persalinan, pelayanan nifas, termasuk pelayanan KB pascapersalinan dan pelayanan bayi baru lahir yang dilakukan oleh tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan.
Lewat program itu diharapkan hambatan biaya bagi ibu untuk mengakses fasilitas dan tenaga kesehatan terpecahkan sehingga angka kematian ibu dan anak menurun.
Kepala Pusat Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan Kementerian Kesehatan Usman Sumantri, Jumat (22/6/2012), mengakui, Jampersal merupakan program yang relatif baru sehingga masih terus dilakukan perbaikan. Dia berharap, pemerintah daerah ikut memperkuat program itu.
Dalam menyosialisasikan Jampersal agar diakses maksimal oleh ibu, misalnya, pemerintah daerah dapat menggerakkan kader posyandu dan petugas puskesmas.
Demikian juga halnya tarif klaim yang dirasa terlalu kecil oleh bidan di daerah tertentu. Pemerintah daerah dapat memberikan insentif tambahan kepada bidan. Dia mengatakan, sejauh ini belum ada rencana membuat tarif beragam.
Dia mencontohkan, tarif persalinan normal yang sudah dinaikkan dari sekitar Rp 300.000 menjadi Rp 500.000 untuk persalinan normal dianggap sudah memadai. Selain itu, Usman berharap peran kepala daerah dalam membantu mempercepat keluarnya dana tersebut.
Tata kelola keuangan negara yang mengharuskan dana masuk ke kas daerah terlebih dahulu baru dikeluarkan untuk digunakan. Jadi, tidak bisa masuk ke puskesmas dulu untuk digunakan, baru dilaporkan. "Persoalannya, begitu masuk ke kas daerah, ada keluhan dana lama keluarnya," ujarnya.
Editor :
Marcus Suprihadi

posting : KOMPAS.com

 
»»   Selengkapnya...

Senin, 25 Juni 2012

Wah, Ada Alat Suntik Tanpa Jarum

TNO, Massachusetts: Wah, ada metode injeksi tanpa jarum. Para penderita penyakit diabetes maupun penyakit lain yang harus menggunakan suntikan setiap hari, kini tak perlu lagi khawatir dengan sensasi sakit pengunaan jarum suntik.
Belum lama ini, sejumlah ilmuwan dari Massachusetts Institute of Technology, Amerika Serikat, telah menemukan alat untuk menyuntik tanpa menggunakan jarum.
Seperti ditulis Genius Beauty, metode suntik tanpa jarum itu dilakukan dengan gaya Lorentz. Yakni, gaya yang bekerja pada sebuah gerakan muatan partikel dalam medan elektromagnetik.
Nah, untuk menggunakan gaya tersebut, diperlu perangkat yang terdiri dari sebuah botol obat dan magnet kecil berkekuatan besar yang dibuat melingkar dengan kawat yang terbuka. Dengan perangkat tersebut, magnet yang digerakkan bekerja mendorong piston pada alat suntik, lalu menyuntikkan obat dengan kecepatan dan tekanan tinggi.
Tingkat pelepasan obat dari lubang kecil pada ampul tercatat hampir sama dengan kecepatan cahaya. Bahkan, hanya lubang kecil yang terlihat di kulit bekas pengunaan metode tersebut, yang tak menimbulkan rasa sakit sedikit pun.
Hebatnya, jarum suntik untuk menyalurkan obat itu dapat diprogram. Mulai dari penyesuaian dosis untuk obat hingga kedalaman penggunaan obat pada tubuh.
Alat injeksi tanpa jarum ini bukanlah yang pertama bagi dunia medis. Sebelumnya alat seperti itu telah diciptakan, namun kecepatan dan kedalaman injeksi obatnya belum bisa dikendalikan.
Setelah sukses menciptakan alat injeksi untuk obat berbahan cair, para ilmuwan tersebut berencana menciptakan alat injeksi untuk obat bubuk. Dengan kehadiran metode tersebut, anak-anak yang takut akan jarum suntik maupun pengguna jarum suntik harian tak akan lagi merasa tersiksa menggunakannya.(TNT/ANS)

posting : Liputan6.com
»»   Selengkapnya...