Selasa, 28 Oktober 2014

HARI SUMPAH PEMUDA KE-86 DIPERINGATI DI TANA TORAJA


HARI SUMPAH PEMUDA KE-86 DIPERINGATI DI TANA TORAJA


MAKALE, Hari Sumpah Pemuda Ke-86 Tahun 2014 diperingati di Tana Toraja dalam suatu upacara  di lapangan SMAN 1 Makale dengan Pembina Upacara Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung. Pada kesempatan itu, Bupati membacakan sambutan seragam Mentri Pemuda dan Olah Raga RI dimana peringatan kali ini mengusung tema : Bangun Soliditas Pemuda Maju dan Berkelanjutan. Hal- hal yang menjadi penekanan dalam sambutan tersebut antara lain bahwa pemuda hendaknya dapat memainkan perannya secara optimal sebagai perekat persatuan bangsa dalam pembangunan nasional.
Hadir dalam upacara tersebut Kajari Makale, Waka Polres Tana Toraja, Kasdim 1414 Tana Toraja, Sekda Tana Toraja, para kepala SKPD, Ketua dan Pengurus KNPI Tana Toraja, organisasi pemuda, Pemuda Pancasila, Karang Taruna, mahasiswa UKI Toraja, STAKN, Stikes Lakipadada, serta sejumlah unsur pemuda lainnya. (tanatorajakab.go.id)
Komandan Upacara Marthen LB
»»   Selengkapnya...

Jumat, 17 Oktober 2014

DPD KNPI Tator Gelar Muskab XII

Alexander Patandean
TNO-Makale, Tak terasa sudah, 3 tahun Alexander Patandean memimpin KNPI Tator sejak dirinya terpilih sebagai Ketua Pada tahun 2011. Berbagai halangan dan rintangan dilaluinya, dalam memimpin Induk Organisasi OKP sebagai wadah berhimpun. Saat ini oleh Tim Kerja yang dibentuk akan menyelenggarakan Muskab KNPI Tator ke - 12 bertempat di Hotel Sangalla', Makale, Tana Toraja.

Dari keterangan yang dihimpun, kegiatan Muskab akan berlangsung pada 18-19 Oktober 2014 di Hotel Sangalla' Makale dan akan diikuti oleh 29 OKP dan 19 DPK. Menurut Alexander, sang Ketua, " Muskab kali ini akan diikuti oleh OKP berhimpun yang dinyatakaan secara nasional, maupun yg sudah ikut sebagai peninjau pada Muskab sebelumnya". saat ditanya harapannya terhadap pelaksanaan Muskab kali ini, dia mengharapkan kelancaran dan kesuksesan kegiatan ini nantinya serta mengharapkaan terpilihnya ketua secara baik dan benar.(tim)


»»   Selengkapnya...

Sabtu, 30 November 2013

Ketika Aroma Busuk Pemerintah Tana Toraja Tercium Legislatornya

Theopilus Allorerung - Bupati Tana Toraja
Yariana Somalinggi - Ketua TP PKK
MR Patila
Makale-TNO, Banyak orang mengatakan menyembunyikan sesuatu itu terkadang sangat sulit, apalagi jika barang tersebut punya ciri khas tersendiri, semisal Durian, maka muncullah pepatah "Bagaikan menyembunykan Durian, pasti tercium juga". Dalam hal sembnyi-menyembunyikan sesuatu, terkadang semakin berusaha disembunyikan, orang akan semakin kuat mencarinya. Kurang lebih itulah yang terjadi di Tana Toraja, dokumen APBD saja sangat sulit ditemukan, apalagi informasi akuntabilitas sebuah proyek.

Kondisi Pengelolaan Keuangan Tana Toraja Yang Merugikan Negara dan Masyarakat
Tak heranlah kalau tahun 2012 yang lalu Kabupaten Tana Toraja mendapat predikat "DISKLAIMER" dari Lembaga berwenang.  Kalaupun tahun ini bisa ditebus dengan tingkatan "WDP" apalagi "WTP" hal itu sangatlah sulit menghapus predikat tahun kemarin. Mungkin hanya dirapihkan saja, tetapi substansinya tetap Amburadul. Tatanan Pemerintahan Bupati Tana Toraja saat ini semakin terpuruk, buktinya sekian banyak proyek terbengkalai, karena tidak ada mekanisme yang mempunyai kekuatan yang maksimal mencegah itu terjadi, hal ini sangat berpotensi merugikan keuangan Negara. Lihat saja, Pembangunan beberapa Sekolah yang terkesan apa adanya, Swakelola yang di-Pihak-ketigakan, Konsultan sekaligus Kontraktor bahkan Supplyer bagi proyeknya, Kontraktor Dalam Instansi (KDI) sudah sangat meresahkan di daerah ini. Diperparah lagi Pengaturan Proyek Penunjukan dimonopoli orang tertentu, Pengaturan Tender, Jual-Beli Paket Proyek, Proyek Siluman, Pengadaan Barang yang tidak sesuai peruntukannya, tidak ada dalam APBD ( SIMDESKEL), Pengalihan Anggaran, Pemborosan Anggaran terkesan hura-hura. Faktanya, minggu lalu jebolnya dinding pengaman Kantor Bupati Tana Toraja yang sementara dikerjakan, Runtuhnya atap Rumah Toraja yang direhab tahun lalu tapi tidak selesai, terlambatnya pembangunan sekolah di Bonggakaradeng dan ditinggalkan sub kontraktornya, akhirnya pemilik perusahaan melapor ke polisi, jembatan yang tidak dapat diselesaikan di Bau karena gagal konstruksi, Swakelola pengadaan Laptop (Zyrex) yang melibatkan Perusahaan, saat ini direkturnya ditahan dan supplyernya ikut ditahan, proyek IPAL RS Lakipadada yang tersangkanya sudah ditetapkan pada tahun 2010 tapi sampai hari ini tidak ditahan dan tidak diteruskan, dan masih banyak lagi persoalan-persoalan yang melanggar aturan lainnya.

Puncak Kegerahan Legislator Terhadap Kepemimpinan Bupati

Dari kesemua kondisi yang sangat memprihatinkan diatas, beberapa orang legislator selalu mengeluhkan hal tersebut, salah seorang yang minta namax tidak dimuat di berita menyampaikan kekesalannya terkait anngaran ini mengungkapkan seharusnya Bupati punya kepekaan karena dia mantan pemeriksa/Bawasda dan Pemeriksa Gereja Toraja, tetapi yang terjadi seperti ini, kalau ini ini diluar kemampuan dia, berarti dia telah digerogoti aparatnya sendiri, tapi kalau dia tahu, wah itu yang susah. Tapi lain halnya dengan legislator yang satu ini, MR Patila dari Partai Golkar, yang juga menjabat Sekretaris DPD II Partai Golkar, lelaki yang satu ini terkadang kontroversi, saat ditemui TNO beberapa hari yang lalu, dia mengungkapkan bahwa proyek di Diknas Toraja utamanya DAK dikendalikan Istri Bupati. Bahkan saat kemarin diadakan Temu Caleg partainya, disela-sela pertemuan tersebut dia langsung menumpahkan kekesalannya dan berbagai persoalan lain yang tidak etis kami uraikan kepada sang Ibu Bupati ( Caleg juga). Luar biasa, ini kejadian langka dan baru pertama terjadi "Perang Mulut" terbuka dipertontontan. Orang-orang yang melihat itu kaget dan beberapa juga yang langsung meninggalkan acara ini. Ini pembelajaran yang luar biasa dari keberanian Sang Legislator, saat dikonfirmasi terkait kejadian tersebut, diungkapkan Patila  " Saya sudah bilang jangan ganggu saya, saya sudah sangat sabar selama ini'. (r1an)

Referensi :
- Proyek 'Siluman' di Mengkendek Capai Rp 1 M 
(m.beritakotamakassar.com/.../403-proyek-siluman-di-mengkendek-capai 1M)
- Talud Kantor Bupati Rubuh
(beritakotamakassar.com/index.../14811--talud-kantor-bupati-ambruk)
(www.palopopos.co.id/?vi=detail&nid=70517)
(torajanewsonline1.blogspot.com/2013/.../lsm-lekat-tangkap-kontraktor)
-Bandara Mengkendek
(m.beritakotaonline.com/.../polda-sulsel-tetapkan-tersangka-kasus-korupsi.) 
(regional.kompas.com/.../Korupsi.Pembebasan.Lahan.Bandara.Sekda.Tor..)
(www.luwuraya.com/.../Pembangunan-Bandara-Buntu-Kuni-Dipertanyak...)
(torajaonlinenews.blogspot.com/2012/05/format-penjarakan-tim-9.html)   
(id.berita.yahoo.com/berkas-kasus-dugaan-korupsi-bandara-buntu-kunyi-... )
(koran.tempo.co/konten/2013/08/.../Kejaksaan-Desak-Pelimpahan-Berkas‎)
(antikorupsiana.com/.../Menyingkap-Tabir-Kasus-Pembebasan-Lahan-Ba..)
-dll.  

»»   Selengkapnya...

Senin, 28 Oktober 2013

PERINGATAN SUMPAH PEMUDA DI TATOR DILAKSANAKAN SECARA SANGAT SEDERHANA

Makale-TNO, Peringatan hari Sumpah Pemuda untuk Kabupaten Tana Toraja dilaksanakan secara sederhana di Lapangan Kantor Bupati Tana Toraja. Upacara peringatan hari Sumpah Pemuda ke-85, dipimpin Dandim 1414/Tator, Letkol.Inf. Erwin Ferdinan.B, dihadiri Bupati Tana Toraja, Perwakilan Kejari Makale, Pengadilan Negeri Makale, serta Polres Tator. Juga diikuti oleh para kepala SKPD, siswa-siswi dari beberapa sekolah. Dandim membacakan Amanat Menpora yang pada intinya mengajak semua unsur, utamanya Pemuda untuk tetap menjiwai Tekad Pemuda Indonesia tahun 1928. Sementara Ikrar Pemuda dibacakan Ketua KNPI Tana Toraja, Alexander Patandean.

Setelah pelaksanaan Upacara tersebut, dilanjutkan dengan penyerahan Piala Juara 2 Olympiade Persaingan Usaha yang diraih siswa SMAN 3 Makale, dan diserahkan oleh Perwakilan SMAN 3 Makale kepada Bupati Tana Toraja.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini, untuk Kabupaten Tana Toraja dirangkaikan dengan Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang seharusnya diperingati pada 1 Oktober yang lalu, dan Upacara Hari Kesadaran Nasional yang diperingati pada tanggal 17 setiap bulannya. (r1an)
»»   Selengkapnya...

Minggu, 10 Maret 2013

Ekspedisi NKRI di Mengkendek


TNO-Mengkendek, Dandim 1414 Tana Toraja Letkol Kav. Buang Adri Aprianus, mengatakan strategi pemerintah memperbaiki ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, melalui keterlibatan tim ekspedisi NKRI Koridor Sulawesi 2013, melakukan pendataan dan meneliti segala potensi kekayaan alam di hutan, sungai, gunung dan pegunungan, menjadi entry point bagi Toraja mengakselerasikan pembangunan di semua sektor.
Buang Adri Aprianus menjelaskan kegiatan sosial tim ekspedisi selain merehabilitasi rumah penduduk, juga pembangunan jembatan gantung di lembang Maro`son kecamatan Rembon, serta reboisasi dan pelestarian alam utamanya dilahan kritis.
Menurutnya ekspedis NKRI merupakan hasil kerjasama Mabes TNI-Polri dan Meskokesra selama 4 bulan di Tana Toraja dan Toraja Utara, melibatkan 130 personil yang terdiri dari TNI-Polri Pusat 50 orang dan 15 sipil, TNI-Polri lokal 30 orang, serta Instansi terkait tidak termasuk tim media peliput sebanyak 35 orang.
Buang Adri menjelaskan kegiatan ekspedisi NKRI di Tana Toraja dan Toraja Utara, didasari surat Panglima TNI Nomor.B/1677-07/12/07/Ops tanggal 15 Mei 2012 tentang ekspedisi TNI dalam program Kemenkokesra, Surat Kemenkokesra RI Nomor. 647/UND/KMK/SES/VI/2012 tanggal 4 Juni 2012 tentang penyelenggaraan ekspedisi tahun 2013, dan hasil seminar ekspedisi NKRI Koridor Sulawesi 2013 tanggal 5 Nopember 2012.
Selama berlangsung ekspedisi NKRI di Toraja, imbuh dia, kegiatan tim ekspedisi selain melakukan jelajah hutan, gunung dan sungai, juga penelitian kerusakan hutan, geologi dan potensi bencana, pendataan flora dan fauna, serta sosial budaya, wawasan kebangsaan dan kepramukaan.
Ditambahkan Fasi Teritorial Dandim Toraja Kapten Joni Rante, tema ekspedisi di Toraja tahun ini “Peduli dan Lestarikan Alam Indonesia”, dimaksudkan untuk mendata dan meneliti segala potensi kekayaan alam di hutan, gunung dan pegunungan dengan sasaran peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Demikian pula bangkitkan kesadaran keunggulan teritorial daerah utamanya memberikan keteladanan kepada masyarakat untuk menjaga kelestarian hutan melalui program green, clean dan healthy.
posting :kabartoraja.com
»»   Selengkapnya...

Kamis, 06 September 2012

MAHASISWA UKI TORAJA TAWURAN, JALAN MACET

TNO-Makale. Sekitar pukul 17.00 wita, masyarakat sekitar kolam Makale tersentak, pasalnya beberapa orang mahasiswa UKI Toraja berhamburan saling serang. Terlihat beberapa orang mahasiswa membekali diri dengan berbagai alat, diantaranya parang, batu, balok dan lain sebagainya.

Beberapa informasi didapat TNO disekitar kampus, salah seorang diantaranya, Talista mengatakan " ini tawuran antara fakultas Teknik dan Ekonomi, sementara dilaksanakan Orientasi Kampus".

Dari pantauan TNO, disekitar kampus, masyarakat berbondong-bondong menyaksikan kejadian tawuran ini, tanpa cemas akan keselamatannya. apakah ini kasus yang sudah lama dan terulang lagi, atau  ada hal lainyang menyebabkannya, sampai berita ini dilayangkan, TNO belum mendapat detail lengkapnya. Hanya saja belum ada korban yang signifikan" ungkap salah seorang masyarakat dari balik kerumunan. (tul)
»»   Selengkapnya...