Jumat, 09 Februari 2018

Usai Aksi Mogok Solidaritas Perawat, Sebanyak 150-an SK Magang di Bagikan Direktur BLU RS Lakipadada

Aksi Mogok Solidaritas Perawat (dok.LSM LEKAT)
Tator-TNO. Berbagai polemik yang melanda menejemen Rumah Sakit Umum Daerah Lakipadada Tana Toraja tidak menyurutkan niat Direkturnya dalam menata Badan Layanan Umum (BLU) yang dipimpinnya sejak Mei 2017.

Setelah menerima aspirasi dari ratusan Solidaritas Perawat RS Lakipadada yang menuntut insentif yang tidak diberikan manejemen dan pembatalan SK mutasi terhadap belasan ASN di lingkup kerjanya, dr Safari Daniel Mangopo, Sp.B memberikan 150an SK Magang, Jumat (9/12).

Kegiatan penyerahan SK dihadiri langsung Kepala Badan Kepegawaian dan Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tana Toraja Damoris Sembiring di Ruang Pertemuan RS Lakipadada.

Dalam pengarahannya, Safari menegaskan kepatuhan dalam menjalankan tugas di bidang pelayanan. "Kesadaran dalam menjalankan tugas bukan oleh orang lain, tetapi dari dalam diri sendiri" ungkapnya.
Direktur RS Lakipadada dihadapan magang

Terkait masalah yang membelitnya terhadap tuntutan para perawat di lingkup tugasnya, Safari meminta kesadaran para perawat untuk mengedepankan pelayanan terhadap pasien. Dia juga mengaku kewalahan dengan tuntutan perawat yang tertalu tinggi. " Tahun 2017 memang dianggarkan untuk tenaga medis, dalam perubahan diubah menjadi tenaga dokter"jelas Safari. Dirinya juga menampik tudingan yang mengatakan ketidak-peduliannya terhadap keberadaan perawat. "Sejak Desember, saya sudah menyarankan untuk ketemu Bupati, karena Bupati sebagai pemilik rumah sakit" jelasnya. (FB)

»»   Selengkapnya...

Minggu, 06 April 2014

BARU DIGUYUR HUJAN BEBERAPA JAM, KOTA MAKALE TERENDAM

Makale-TNO, Derasnya hujan dan yang mengguyur Bumi Lakipadada sejak siang tadi mengakibatkan sejumlah jalan tergenang air, diperparah selokan yang tersumbat dan tertutup beton pembangunan baru. Seprti yang terlihat dibeberapa tempat malam imi. Sebut saja, Areal Plaza Makale sekitar kolam, air yang menggenangi jalan menyulitkan para pengendara, penjual kaki lima yang biasanya menjual di areal panggung kota makale tidak ada yang berjualan. Air juga menggenangi jalan sekitar Kantor Pengadilan makale, luapan banjir bahkan terlihat jelas dari samping BRI di Pantan. Beberapa kantor tergenang, rumah-rumah penduduk juga ikut tergenang, dan beberapa keluarga sempat kluar dari rumah mereka menyelamatkan barang-barangnya berikut ternak babi yang juga terendam banjir.

Kondisi ini memang terkadang tidak diantisipasi Pemerintah dan utamanya masyarakat, ada yang membangun dan menutupi jalan, bahkan mempersempit sungai dan lainnya membangun menutup selokan utama, inilah akibatnya! Baru diguyur hujan siang tadi sudah banjir.

Tidak jauh berbeda yang dialami Rumah Sakit Umum Daerah Lakipadada, air menerobs dan membobol tanggul yang ada, bahkan air masuk menjenguk para pasien dan penjaga yang sempat kepanikan, beberapa orang berlarian menyelamatkan barang-barang elektronik, menguras air banjir dan terlihat para perawat dan staf rumah sakit dibuat panik dan " olahraga malam". Beruntung kesigapan pengelola RSUD Lakipadada dipimpin Dirutnya dr. Rudhyanto Andilolo dengan bekerja keras membersihkan luapan air yang datang. "Kami sudah menanganinya dan banjir ini karena bobolnya talud, kami juga sudah meredakan keluhan para pasien dan penjaga" diungkapkan dr. Rudy lewat media sosial. (r1an)

(semua foto: dok. dr.Rudhy AL)
»»   Selengkapnya...

Senin, 18 November 2013

"Pengawet Mayat" Dikonsumsi Melalui Ikan



Makale-TNO, Sungguh memprihatinkan, yang selama ini hanya digunakan untuk mengawetkan mayat yang akan disimpan untuk prosesi pemakaman yang masih memakan waktu lama, juga dijadikan pengawet ikan yang dikonsumsi oleh masyarakat di Toraja. Ikan-ikan yang diberi pengawet biasanya memang tahan lama dan tidak disukai lalat. Karena banyaknya bahan makanan yang terindikasi diawetkan dengan Formalin (Formaldehide) ini akan merusak jaringan tubuh, walaupun tidak secara langsung.
Hal inilah yang mendorong Pemerintah Kabupaten Tana Toraja melakukan "SIDAK PASAR" hari ini, dibeberapa pasar yang didatangi, ditemukan bahan pengawet makanan yang berasal dari Formalin, dan ini sangat merugikan konsumen. Sebaiknya BPPOM dan  pihak terkait menindak para Penjual yang tidak bertanggungjawab tersebut, dengan mencabut izin operasional mereka. (tim)
»»   Selengkapnya...

Minggu, 17 November 2013

SURAT TERBUKA IPPEMSI : RICE' ASAL TORAJA PAHLAWAN OLAH RAGA

Foto ini adalah suatu bentuk Perjuangan Pengurus Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Simbuang-Mappak (IPPEMSI) Makassar terkait dengan kasus almarhumah Rice (mantan atlet asal Tana Toraja) yang pernah mengharumkan Nama Bangsa Indonesia hingga ke Luar Negeri, tapi nyatanya tidak ada perhatian dari pihak yang berwenang. Mohon dukungan saudara(i)q yang tetap komitmen dalam memperjuangkan orang2 yg hidup dalam ketertindasan.Hormatku ( Pasa Maraya Ketua umum IPPEMSI Makassar )
»»   Selengkapnya...

Selasa, 24 September 2013

Sosialisasi Bahaya NAFSA dan HIV AIDS Dikalangan Pelajar SLTP,SLTA

Suasana Sosialisasi Bahaya Napsa dan HIV AIDS
Makale(24/9) Bertempat di ruang pola Kantor Bupati Tana Toraja, berlangsung Sosialisasi Bahaya Nafsa dan HIV AIDS dikalangan Pelajar SLTP,SLTA se Kabupaten Tana Toraja. Tampak hadir ratusan siswa(i) dari berbagai sekolah didampingi beberapa orang Guru. Kegiatan ini diselenggarakan Pemprov Sul-Sel bekerjasama dengan Pemkab Tana Toraja, dari hasil Pemaparan yang disampaikan secara apik oleh DR Arli A yang juga menjabat Dekan Fakultas FKM UVRI Makassar memberikan pencerahan dan disambut hangat oelh semua siswa(i) yang hadir, praktis 2 jam dipakai untuk membeberkan masalah ini, tetapi tak satupun siswa(i) yang tampak meninggalkan ruangan. 

Ditemui TNO, seusai memberikan petunjuk dan arahan, dr Ampera dari Biro Bina Napsa
Salah seorang pesera
Pemprov Sul-Sel, mengungkapkan di Tana Toraja sudah terjadi 37 orang penderita HIV AIDS dan estimasinya setiap 1 orang penderita akan menulari 200 orang lainnya, Bayangkan saja dampaknya. Mengakhiri bincang-bincang dengan TNO, dr Ampera memesankan " Barangsiapa yang sering gonta-ganti pasangan, teransfusi darah,injeksi sebaiknya segera memeriksakan dirinya, apabila ditemukan positif menderita HIV AIDS, segera akan diberikan AMP utntuk pengobatan seumur hidup",kuncinya.(r1an)
»»   Selengkapnya...

Kamis, 19 September 2013

Rantepao Berbenah Diri, Semarakkan malam Bertaburan Cahaya

Tampak leadernya- Daud K Tangdilintin
Rantepao-TNO (19/9) Kala kita melintas di jalur utama Rantepao, utamanya di malam hari terkesan gelap, dan penataan yang tidak maksimal. Hal ini akan tergantikan oleh ornamen lampu sebagai penerangan jalan di jalur utama. Kota Rantepao seharusnya sudah menjadi sebuah Kota seperti Palopo, tapi bukan itu intinya. Intinya adalah nyatakan kecantikan Rantepao kota idola para wisatawan.(tim)
»»   Selengkapnya...

Kamis, 14 Maret 2013

Makanan Penghancur Kolesterol Jahat

TNO-Jakarta, MENGONSUMSI jenis makanan tertentu bisa mencegah penumpukan kolesterol. Beberapa makanan sehat berikut ini bisa menjadi pilihan untuk memerangi kolesterol jahat.

Salmon

Penelitian mengungkap, jenis lemak tertentu pada dasarnya melawan kolesterol tinggi. Asam lemak omega-3 misalnya, yang banyak terkandung dalam ikan salmon, membantu menurunkan kadar kolesterol jahat LDL, menurunkan kadar trigliserida, serta meningkatkan kadar kolesterol baik HDL.

Salmon merupakan sumber protein yang baik karena kaya asam lemak omega-3 EPA dan DHA. Kedua jenis lemak ini baik untuk jantung. Asosiasi Jantung Amerika, bahkan menganjurkan konsumsi paling tidak dua takar ikan setiap minggu, khususnya ikan yang kaya omega-3.

Avokad.

Avokad  kaya lemak tunggal tidak jenuh, jenis lemak yang membantu menaikkan kadar kolesterol baik HDL dan menurunkan kadar kolesterol jahat LDL. Selain itu, buah ini mengandung paling banyak beta-sitosterol (lemak tumbuhan yang bermanfaat) dibandingkan jenis buah lainnya. Beta-sitosterol mengurangi jumlah kolesterol yang diserap dari makanan. Jadi, kombinasi beta-sitosterol dan lemak tunggal tidak jenuh membuat buah satu ini menjadi pilihan yang baik dalam memerangi kolesterol.

Avokad juga cenderung kaya kalori. Jadi, ada baiknya menggunakan buah ini sebagai penganti makanan berlemak lain yang sering Anda konsumsi. Asosiasi Jantung Amerika menganjurkan agar Anda memenuhi 15 persen kalori harian dari lemak tunggal tidak jenuh, seperti yang terkandung dalam avokad.

Bawang putih

Bawang putih telah digunakan sebagai bahan pengobatan selama ribuan tahun. Warga Mesir kuno mengonsumsi bawang putih untuk stamina. Dalam pengobatan modern, bawang ini ditemukan bisa menurunkan kolesterol, mencegah pengentalan darah, mengurangi tekanan darah, dan mencegah infeksi. Penelitian, seperti dikutip situs perevention.com, menemukan bahwa bawang putih membantu mencegah pembentukan plak di arteri.

Bawang putih mencegah partike kolesterol menempel ke dinding arteri.

Untuk mendapatkan manfaat, cobalah mengonsumsi dua hingga empat siung bawang putih segar sehari.

Bayam

Bayam kaya lutein, pigmen yang terkandung dalam sayuran berdaun hijau gelap dan kuning telur. Lutein telah terbukti efektif melindungi dari age-related macular degeneration (AMD), penyebab utama kebutaan. Penelitian baru-baru ini menemukan, setengah cangkir makanan kaya lutein sehari bisa mencegah serangan jantung dengan membantu dinding arteri melepaskan kolesterol , penyebab penyumbatan.

Teh

Teh, baik panas maupun dingin, mengandung komponen antioksidan. Studi-studi menemukan bahwa teh membantu menjaga kelenturan pembuluh darah dan mecegah pengentalan darah. Kandungan antioksidan flavonoid dalam teh terbukti mencegah oksidasi kolesterol jahat LDL, yang memicu pembentukan plak di dinding arteri. Antioksidan kuat ini juga dinyatakan menurunkan kolesterol dan tekanan darah.

Secangkir teh panas pada dasarnya mengandung lebih banyak antioksidan dibandingkan satu takar buah atau sayur. Teh hijau dan teh hitam mengandung kadar antioksidan yang sama. Cobalah menikmati paling tidak secangkir teh sehari.

Dark chocolate

Dibandingkan dengan cokelat susu, jenis dark chocolate mengandung antioksidan tiga kali lebih banyak. Kandungan antioksidan flavonoid di dalamnya bekerja mencegah pengentalan darah, sehingga mencegah penyumbatan arteri. (fol)

 
posting :infoindo.com
»»   Selengkapnya...

Rabu, 13 Maret 2013

Rp 600 Juta lebih Uang Dinkes Torut Dibawa Lari Maling

BRANKAS Dinas Kesehatan Toraja UTara Didalamnya terdapat Gaji pegawai dan Operasional Rp 600 Juta lebih Dibawa lari Maling, Rabu (13/3/2013)
Foto dibawah perlihatkan SAksi-saksi diinterogasi langsung Polres Tana Toraja dan Toraja Utara dipimpin Wakapolres Kompol Novly F Pitoy.
posting :kabartoraja.com
»»   Selengkapnya...

Minggu, 03 Maret 2013

Inilah Foto Foto Kutu Yang Membuat Gatal Alat Kelamin


Gambar Inilah Foto Foto Kutu Yang Membuat Gatal Alat Kelamin rambut kemaluan pubic lice Pubic Pthirus pediculus humanus capitis parasit kutu jembut alat kelamin  crabs
Gambar Inilah Foto Foto Kutu Yang Membuat Gatal Alat Kelamin rambut kemaluan pubic lice Pubic Pthirus pediculus humanus capitis parasit kutu jembut alat kelamin  022
Gambar Inilah Foto Foto Kutu Yang Membuat Gatal Alat Kelamin rambut kemaluan pubic lice Pubic Pthirus pediculus humanus capitis parasit kutu jembut alat kelamin  pubiclice cdcar
TNO-int, Pthirus atau Phthirus pubis (disebut juga Pubic lice atau kutu Pubic) adalah serangga parasit penghisap darah yang hidup di kulit sekitar kelamin manusia. Manusia adalah satu-satunya tuan rumah parasit ini. Manusia dapat juga penuh dengan kutu tubuh (Pediculus humanus corporis) dan kutu kepala (Pediculus humanus capitis).
Kutu kelamin biasanya menular melalui hubungan seksual. Penularan dari orang tua kepada anak lebih mungkin terjadi melalui rute pemakaian handuk, pakaian, tempat tidur atau closets yang sama secara bergantian. Orang dewasa lebih sering terkena daripada anak-anak.
Gejala
Gejala utamanya adalah gatal, biasanya di daerah jembut. Itu hasil dari sentuhan liur kutu dengan kulit kita, dan (rasa gatal) menjadi semakin kuat pada dua minggu atau lebih. Kutu Pubic menyebar melalui keringat saat kontak tubuh atau seksual. Oleh karena itu, siapa pasangan seks si pasien dalam waktu 30 hari sebelumnya harus dievaluasi dan diobati, dan kontak seksual harus dihindari sampai perawatan berakhir dangan kesembuhan.
Gigitan kutu dapat menimbulkan luka pada kulit yang menjadi jalan masuk bagi organisme lainnya sehingga terdapat hubungan yang kuat antara keberadaan kutu pubic dengan IMS. Dalam hal ini adalah keharusan bagi pasien untuk mau diperiksa apakah terjangkit jenis IMS lainnya.
Walaupun salah satu bagian tubuh menjadi koloni kutu ini, mereka tetap lebih menyukai daerah rambut kemaluan dan anal. Pada pasien laki-laki, kutu dan telur juga dapat ditemukan pada rambut di daerah perut, kumis dan janggut. Sementara pada anak-anak mereka biasanya ditemukan di bulu mata.
Pthirus atau Phthirus pubis (disebut juga Pubic lice atau kutu Pubic) adalah serangga parasit penghisap darah yang hidup di kulit sekitar kelamin manusia. Manusia adalah satu-satunya tuan rumah parasit ini. Manusia dapat juga penuh dengan kutu tubuh (Pediculus humanus corporis) dan kutu kepala (Pediculus humanus capitis).
Kutu Pubic biasanya menular melalui hubungan seksual. Penularan dari orang tua kepada anak lebih mungkin terjadi melalui rute pemakaian handuk, pakaian, tempat tidur atau closets yang sama secara bergantian. Orang dewasa lebih sering terkena daripada anak-anak.
Kutu Pubic biasanya didiagnosis seksama dengan memeriksa di rambut kemaluan (jembut) apakah terdapat kutu Pubic dalam bentuk telur, anak (nymph), dan kutu dewasa. Kutu dan telur dapat dihilangkan baik dengan memotong seluruh rambut (dengan pengecualian pada daerah mata). Sebuah kaca pembesar atau stereo-mikroskop dapat digunakan untuk identifikasi yang tepat. Jika kutu telah terdeteksi dalam satu anggota keluarga, maka seluruh anggota keluarga harus diperiksa dan perawatan dilakukan untuk orang-orang yang mengidap kutu tersebut.
»»   Selengkapnya...

Rabu, 20 Februari 2013

Agar Pasien Tertangani Baik, RS Akan Terintegrasi Online

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jakarta - - Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dien Emmawati, mengungkapkan rencana sistem integrasi online antar rumah sakit milik pemerintah dan swasta. Dengan sistem ini, pasien dapat ditangani optimal.

"Dalam waktu dekat sistem online rumah sakit seluruh DKI Jakarta bisa terintergerasi dengan dinas kesehatan," ujar Kadis Kesehatan DKI, Dien Emmawati saat berbincang dengan detikcom, Senin (19/2/2013) malam.

Dengan sistem yang saling terhubung antar rumah sakit, maka pasien yang membutuhkan perawatan khusus akan langsung dirujuk ke RS yang tersedia peralatannya.

"Pasien tidak perlu susah-susah mencari ICU atau NICU, karena jika tidak terhubung secara online pasti pasien dapat terlambat penanganannya," imbuhnya.

Dien menjelaskan, ketika semua sistem rumah sakit terintergerasi secara online, pasien nantinya cukup menghubungi call center Dinas Kesehatan.

"Kalau informasi terhubung secara online, keselamatan pasien bisa ditanggulangi dengan menghubungi 119 critical center. Jadi pasien tidak perlu mendatangi rumah sakit satu per satu, selain itu koneksi tersebut terhubung dengan rumah sakit swasta, rumah sakit pemerintah pusat, rumah sakit TNI-Polri dan Rumah sakit Daerah," jelasnya.

Dien mencontohkan adanya pasien terkena serangan jantung yang membutuhkan penanganan medis cepat.

"Pasien tersebut bisa telepon 119, selanjutnya operator akan mencari rumah sakit terdekat yang memiliki spesialis jantung. Ketika benar-benar dibutuhkan mobil ambulans dinas kesehatan akan menjemput dan membawa pasien ke rumah sakit yang tepat," janji Dien.

(edo/fdn)
»»   Selengkapnya...

Selasa, 19 Februari 2013

WASPADA..!!! DEMAM BERDARA MENGINTAI ANDA

TNO-Makale, Saat ini cuaca tak menentu, terkadang curah huan tinggi, terkadang panas, memicu timbulnya kembali bibit penyakit berbahaya, semisal DBD singkatan dari Demam Berdarah Dengue. Di Tana Toraja saat ini sudah beberapa pasien yang ditangani serius di RSUD Lakipadada, bahkan Kadis Kesehatan Tana Toraja ikut terserang dan saat ini masih dalam perawatan.

Melihat kondisi tersebut, Ketua LSM LEKAT, Ferryanto Belopadang berkomentar seharusnya Pemkab Tator dan Toraja Utara lebih proaktif dalam rangka pencegahan. Diungkapkannya " Kalau sudah begini seharusnya sudah dijadikan KLB, Kondisi Luar Biasa dibutuhkan utnuk berbagai kemudahan termasuk biaya tangkal dini dan lain sebagainya, jangan sampai terlambat! "
»»   Selengkapnya...

Kamis, 14 Februari 2013

Kecewa dengan pelayanan, Warga Segel Puskesmas di Toraja Utara

TCN,tanahpapua.com --Warga yang kecewa pelayanan puskesmas menyusul meninggalnya pasien diare,
melakukan aksi penyegelan di Puskesmas Pangala, Toraja Utara sekitar pukul 21.00 Wita, Jumat
(11/2. Pihak puskesmas dituding telah lalai menangani pasien. Monalisa (5),putri pertama
pasangan Yulius Pongtanan dan Yuliarti menghembuskan nafas terakhir dalam perjalanan
menuju ke rumah sakit, Jumat (11/2). Sebelumnya, korban tidak mendapat perawatan maksimal
di Puskesmas Pangala, yang berlokasi di kecamatan Rindingallo itu.
Menurut keterangan yang dihimpun Kareba di rumah duka, Minggu (13/2), awalnya keluarga
membawa Monalisa yang menderita penyakit diare ke Puskesmas Pangala sekitar pukul 09.00
Wita, Jumat (11/2). Sesampainya di Puskesmas, korban sempat diperiksa oleh dokter Kristina
Natalia. Dokter Kristina sendiri adalah dokter dengan status pegawai tidak tetap (PTT) karena
tidak ada dokter tetap di Puskesmas yang memiliki fasilitas rawat inap tersebut.
Namun menurut Simon S. Tambing, salah satu keluarga korban, saat tiba di Puskesmas, korban
tidak mendapat perawatan maksimal. Sebab, meski kondisi korban sudah lemas akibat dehidrasi,
namun petugas Puskesmas tidak memberi obat pengganti cairan tubuh (infus) maupun
pertolongan pertama lainnya.
”Ada memang botol infus tergantung, tetapi katanya tidak ada jarumnya sehingga itu botol hanya
tergantung saja di situ tetapi tidak bisa masuk ke tubuh anak kami,” tegas Simon.
Selain tidak diberi infus, korban juga terkesan dibiarkan begitu saja tanpa perhatian dari dokter
maupun paramedis. Setelah beberapa jam di Puskesmas baru diberi rujukan ke rumah sakit di
Rantepao. ”Pada hal kondisi anak kami sudah sangat gawat,” sesal Simon.
Setelah diberi rujukan, kendala lain menghampiri. Mobil Puskesmas yang seharusnya standby
untuk kondisi darurat seperti itu, tidak berada di tempat. Kendaraan operasional satu-satunya
milik Puskesmas Rawat Inap Pangala itu, sedang berada di Rantepao, ibukota kabupaten Toraja
Utara, yang berjarak kurang lebih 40 kilometer.
”Itu yang keluarga sangat sesalkan, kenapa itu mobil dibawa kemana-mana, padahal dia harus
selalu siap di tempat ketika ada kondisi gawat seperti ini,” tandas Simon.
Karena mobil Puskesmas tidak ada, keluarga pun berusaha mencari mobil penumpang atau mobil
pribadi untuk disewa menuju ke Rantepao. Namun kondisi di Pangala tidak sama dengan daerah
perkotaan, kendaraan sangat sulit diperoleh di tempat itu. Sekitar pukul 14.30 Wita keluarga baru
mendapat mobil carteran. Korbanpun dibawa ke Rantepao. Korban hanya pergi sendiri dengan
keluarga, tanpa didampingi petugas medis dari Puskesmas Pangala. Namun nasib berkata lain,
sekitar sepuluh kilometer dari kota Rantepao, tepatnya di daerah Kalan, lembang Sikuku,
kecamatan Kapala Pitu, korban menghembuskan nafas terakhir.
Karena sudah tidak bernafas dan tidak memiliki tanda-tanda kehidupan, keluarga pun membawa
pulang korban ke rumah duka di kelurahan Pangala, kecamatan Rindingallo. Sesampai di rumah
duka, isak tangis keluarga tak terbendung. Selain merasa kehilangan, keluarga pun sangat
kecewa dengan perlakuan dan pelayanan dari petugas medis di Puskesmas Pangala.
Segel Puskesmas
Kecewa dan marah yang tak terbendung membuat keluarga dan warga sekitar melakukan aksi
penyegelan di Puskesmas Pangala, sekitar pukul 21.00 Wita, Jumat (11/2) . Hampir semua
ruangan di Puskesmas, mulai dari pintu masuk, kantor, poliklinik, unit gawat darurat (UGD),
hingga ruang perawatan pasien, disegel. Semua pintu dan jendela Puskesmas dipaku. Sedangkan
pintu masuk Puskesmas dipalang menggunakan dua buah bangku panjang.
”Kami tidak akan membuka segel itu sampai ada penjelasan resmi dari pihak Puskesmas dan
jalan keluar dari pemerintah, baik kabupaten maupun kecamatan,” tegas Simon Tambing.
Menurut Simon, aksi penyegelan ini merupakan puncak kekecewaan keluarga dan warga Pangala
atas pelayanan kesehatan yang diberikan Puskesmas yang didirikan sejak tahun 1974 itu.
Sebelum peristiwa yang dialami oleh korban Monalisa, jelas Simon, kejadian yang sama juga
menimpa beberapa warga lain. Secara umum, kata Simon, pelayanan kesehatan di Puskesmas
Pangala sangat mengecewakan.
”Ini bukan kejadian yang pertama. Itu hari, puskesmas ini juga pernah didemo, tetapi tidak
digubris oleh pemerintah kabupaten. Ini puncak dari kekecewaan masyarakat,” tandas Simon.
Hingga hari Minggu kemarin, Puskesmas Pangala masih disegel. Petugas puskesmas mengaku
tidak berani membuka segel yang dipasang warga. ”Kami hanya minta ijin satu ruangan dibuka
karena ada pasien yang sedang dirawat. Itu sudah diberi ijin oleh keluarga dan warga,” ujar
seorang petugas Puskesmas yang tidak mau ditulis namanya.
Sementara itu, kepala Puskesmas Pangala, TS Monto, menjelaskan pihaknya sudah berupaya
memberikan pelayanan yang baik kepada korban. Tindakan darurat juga sudah dilakukan.
Namun karena kondisi korban (dehidrasi) sudah cukup parah sehingga pemasukan jarum suntik
infus harus dilakukan oleh dokter ahli, sementara dokter di Puskesmas Pangala hanya dokter
umum.
”Kami sama sekali tidak bermaksud menterlantarkan pasien, kami sudah lakukan semua upaya
yang kami bisa lakukan,” jelas Monto.
Monto mengakui pada Jumat lalu, kendaraan operasional Puskesmas memang tidak berada di
tempat. Hal itu, katanya, bukanlah sebuah hal yang disengaja. Namun mobil itu sedang
melakukan tugas dinas ke Rantepao. Saat pasien tiba di Puskesmas, mobil itu sudah berangkat
sekitar satu jam yang lalu menuju ke Rantepao.
”Mobil ke Rantepao mengambil kelambu untuk pencegahan malaria dan biskuit (makanan
pendukung ASI) di Dinas Kesehatan. Bukan untuk kepentingan pribadi,” urai Monto, sambil
mengucapkan permintaan maaf dan turut berduka cita kepada keluarga korban.
»»   Selengkapnya...

Sabtu, 03 November 2012

Makula' Minim Fasilitas, Pengunjung Membludak

TNO-Sangalla', Beberapa objek wisata di Tana Toraja sudah diminati oleh masyarakat Tana Toraja dan Toraja Utara, juga di sekitar Kabupaten ini. Sebut saja, Objek wisata Permandian Air Panas MAKULA' yang berada di Kecamatan Sangalla' Selatan setiap harinya ramai dikunjungi. Apalagi saat hari libur dan hari raya lainnya.

Objek wisata ini sudah beroperasi sejak tahun 80-an, bahkan sudah dilakukan perbaikan disana-sini, pengelola yang sekarang sudah menginvestasikan biaya untuk objek wisata ini. Tetapi masih kurang fasilitas yang memadai, termasuk kolam yang sudah tidak representatif lagi dengan melonjakkan pengunjung. Semoga Pemkab Tana Toraja bisa memikirkan peningkatan pelayanan objek wisataini. (alex)
»»   Selengkapnya...

Rabu, 19 September 2012

Trend Sepeda Dikalangan Pejabat Tator

dr Rudy Andilolo
TNO - Makale, Sejak setahun yang lalu, kembali digalakkan olahraga bersepeda, beberapa event yang sudah digelar menambah semangat peserta dan penggemar olahraga yang satu ini. Tidak hanya para remaja usia belia, bahkan manulapun ikut bersepeda.

Trend Olahraga bersepada memang sangat strategis, kondisi medan Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara memang sangat menantang untuk dilalui, mulai dari perbukitan, bahkan route yang menanjak dan hamparan sawah yang menguning, bahkan perbukitan yang curam, semua itu adalah route alami yang bisa dilalui para penggemar olah raga menantang ini.

Sebut saja, dr Rudy Andilolo, sang Kepala Badan Pengelola RSUD Lakipadada ikut menyemangati para penggemar olah raga ini. Beberapa pejabat lain, bahkan Bupati-pun pernah menggemari olahraga bersepeda ini, saat diadakannya event bersepeda tahun lalu dan diikuti pula beberapa pejabat, termasuk Bupati Toraja Utara dan bahkan Gubernur Sul-Sel.

Sore ini, tampak beberapa orang yang sementara berlatih sepeda dengan jarak tempuh yang cukup jauh untuk menguji ketahanan fisik dan mental, semoga saja olahraga ini menjadi minat seluruh lapisan masyarakat, karena bersepada menjaga kelestarian lingkungan, hemat energi dan menjadikan kita sehat, segar. (fer)
»»   Selengkapnya...

Selasa, 11 September 2012

Kejari Makale Tetapkan Tersangka Proyek IPAL

Saat ditinjau Ketua DPRD dan Anggota DPRD Tana Toraja

TNO-Makale, Kejaksaan Negeri Makale, telah menetapkan dua orang tersangka kasus pembangunan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lakipadada, Kabupaten Tana Toraja, demikian dikatakan Kepala Kejaksaan Negeri Makale, Raymel Jesaja kepada tim redaksi website Kejaksaan R.I., Senin (10/9).
Dijelaskannya, berdasarkan adanya temuan kejaksaan dugaan mark up dan kesalahan bestek dalam proyek tersebut, pihak Kejari kini sudah menetapkan dua tersangka dalam kasus yang diduga merugikan negara sekitar Rp 100 juta ini.
Kedua tersangka yang sudah ditetapkan itu, masing-masing pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK) pada Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Tana Toraja, AP dan direktur CV. Marsinar, PS yang merupakan kontraktor pelaksana proyek IPAL tersebut. Menurutnya, peningkatan status dan penetapan kedua tersangka itu, dilakukan setelah pihak penyidik kejaksaan menemukan bukti-bukti yang kuat dan indikasi merugikan negara. Proyek yang menelan anggaran sebesar Rp 830 juta bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Lingkungan Hidup pada tahun 2011.
“Indikasi akan kerugian negara sudah kita dapatkan. Dugaan sementara adalah kemahalan harga (mark up) dan ketidaksesuaian antara gambar (bestek) dan realisasi pekerjaan di lapangan,”ujarnya.

Finishing sambungan pipa
Kajari yang saat memberikan keterangan pers didampingi Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus), Adrianus Y Tomana, mengatakan di RSUD Lakipadada saat ini terdapat dua IPAL, yang lama dan baru.
Anggaran proyek IPAL RSUD Lakipadada bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Lingkungan Hidup tahun 2011, sebesar Rp 830 juta yang memiliki kapasitas 15 M3 per hari, sedangkan  nilai proyek IPAL yang lama hanya menelan anggaran sebesar Rp. 520 juta, tetapi memiliki kapasitas 30 M3 per hari. Hal ini membuktikan ada kemahalan pada pembangunan IPAL yang baru.
Raymel mengatakan bahwa pihak Kejaksaan akan terus melakukan penyidikan dan melakukan pengembangan dari bukti-bukti yang sudah ada karena tidak menutup kemungkinan ada tersangka yang lain.
“Tersangka bisa saja bertambah tetapi itu tergantung dari penyidikan yang kami  lakukan,”Pungkasnya.(@rd)
Ipal yang lama (2009) tidak terpakai karena daya listrik tidak memadai

(Sumber : Tim Redaksi Website Kejaksaan Agung RI /Kejari Makale)

»»   Selengkapnya...

Jumat, 24 Agustus 2012

Manfaat dan Kerugian Minum Kopi

TNO-JAKARTA, Kopi adalah salah satu minuman yang termasuk minuman khas orang indonesia, bagaimana tidak khas pria bahkan wanita di indonesia suka dengan yang namanya mengkonsumsi minuman Kopi ini , termasuk Kopi susu atau pun Kopi Item ( kopi Murni ) , tahukah sahbat bahwa kopi itu mempunyai Manfaat dan Kerugian untuk kita semua, ( ya pastilah tahu ) , kalau dalam kadar yang seimbang Kopi dapat memberikan efek yang Positif bagi Tubuh kita akan tetapi juga dalam kadar yang berlebihan dapat meningkatkan resiko yang tinggi Di dalam Tubuh kita dan Kesehatan kita sendiri :) .
»»   Selengkapnya...