Jumat, 13 Oktober 2017

ASN TATOR : "INI TIDAK MANUSIAWI, KAMI AKAN GELAR TIKAR, KAMI TIDAK ADA KURSI DAN MEJA"


TNO-Tator (13/10) Jangan heran bila memasuki areal Kantor Bupati Tana Toraja, puluhan orang berseragam Putih-Hitam, akan menyambut kita dengan wajah lesu, memelas dan terkesan putus asah. Mereka adalah bagian dari ASN Tator yang mendapat predikat "Non Job". Kondisi ini menurut beberapa orang yang ditemui Tim Liputan TNO, sangat mengharapkan adanya perhatian dari Kemendagri dan Ombudsman. Menurutnya, kondisi ini sudah berjalan hampir setahun, praktisnya per 31Desember 2016. Lanjut Pria yang akrab dengan awak media di Bumi Lakipadada ini " Sudah hampir setahun kami diperlakukan seperti ini, tidak ada kejelasan, selama ini kami bekerja dengan taat kepada pimpinan, kami menuntut keadilan, beberapa dari kami adalah ASN pada jabatan struktural yang sangat strategis, kami laksanakan tugas dengan baik". Masih akunya, lelaki yang sangat bermohon identitasnya ditutup, demi objektifitas penilaian pimpinan, "Kami para senior, diganti oleh junior yang belum siap, sangat mengganggu kinerja pelayanan kepada masyarakat, bahkan ada diantara kami yang belum ada pengganti di jabatan yang dicopot dari kami, ada apa?".


Kondisi ke 58 ASN Tator yang lebih sering menyebut diri mereka "Kelompok 58", sehari-hari hanya bercengkerama, ada beban sosial yang mereka tanggung, ada rutinitas kinerja yang dicopot dari mereka, hidup dengan beban mental seperti ini, akan menyiksa mereka yang punya dedikasi,punya kepedulian, dengan nada kesal, salah seorang ASN menyelutuk "Kami tidak akan tinggal diam, kalau Ambudsman tahu ini, akan menjadi masalah, karena ada beberapa orang yang sangat tidak memenuhi aturan, tetapi dipaksakan"

Apa Tanggapan Pemkab Tator?
Beberapa sumber di Pemkab Tator sulit dimintai keterangan terkait hal ini, namun Plh. SEKDA Tator masih sempat memberikan penjelasan, walaupun sementar tugas di luar daerah, dijelaskan DR.Semuel Tande Bura "Sebanyak ASN dmaksud itu belum 2 minggu kami terima SK penempatan di Setda. Penjelasan detail harap bersabar dulu, skrg lg tugas luar setelah di tempat tugas /di Toraja sy infokan".

Dari berbagai sumber berita dan informasi yang didapatkan, beberapa ASN senior Gol.IV/C diganti Gol.III/d, bahkan masih ada yang belum mendapatkan SK Pemberhentiannya, namun sudah 10 bulan berlalu Mutasi Akhir Tahun yang menjadi momok bagi ASN (Aparat Sipil Negara) di daerah ini. Berbagai spekulasi bermunculan, apa dasar pemberhentian mereka, dan ini tentunya merugikan Negara, sebab ASN yang masih sangat produktif, di berhentikan dari jabatan yang diembannya, dan diganti, ataupun diberhentikan tanpa pengganti. Semoga kondisi ini tidak dibiarkan berlarut-larut, karena akan menjadi sandungan pelaksanaan Birokrasi yang baru menanjak ke tahun Kedua Pemerintahan Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae. Begitu juga dengan kinerja BKD Tator yang lamban menyampaikan SK para ASN, sebaiknya ditinjau keberadaannya. Demi kesuksesan dan pelayanan masyarakat yang maksimal sesuai Tagline "Unggul dan Sejahtera".(fb)
»»   Selengkapnya...

Kamis, 09 Maret 2017

Jajaran Polres Tator Gelar Coffee Morning dengan LSM Dan Pers

Coffee Morning Jajaran Polres Tator dan LSM Serta Pers
Makale-TNO. Keseharian yang penuh rutinitas, dan beban tugas yang tidak mudah dirasakan semua aparat di Jajaran Polres Tator. Hal itu juga dirasakan dari sisi lain oleh para penggiat LSM dan Insan Pers. Selama ini sudah terbangun komunikasi dan kemitraan yang baik diantar ketiga unsur tersebut, apalagi lebih dinampakkan saat Jajaran Polres Tator menggelar Coffee Morning di salah satu Cate di bilangan Makale, Rabu (8/3).

Kapolres Tator AKBP H.Y. Arief Satriyo. S.IK membuka pembicaraan dengan mengatakan ini kegiatan yang terbuka, kita tidak ada ceremonial, dan kalau ada informasi teknis dapat berkomunikasi langsung dengan para Kasat dan Kapolsek dalam wilayah tugasnya. Momen ini disambut antusias oleh para Insan Pers dan Penggiat LSM di Tana Toraja dan Toraja Utara. Berbagai hal diutarakan dalam pertemuan ini, diantaranya Perkembangan Penyidikan Kasus, Himbauan dan berbagi informasi demi kelancaran tugas masing-masing.

Kegiatan ini diikuti kurang lebih 30an orang, diharapkan kegiatan serupa akan dilaksanakan pada waktu-waktu mendatang. (R1an)
»»   Selengkapnya...

Rabu, 13 Maret 2013

Pelaku Pembakaran Bus Terlihat di CCTV

TNO-MAKASSAR -- Penyebab terbakarnya satu unit bus Perusahaan Otobus (PO) Bintang Prima, Rabu, 13 Maret, mulai terkuak. Dari rekaman Closed Circuit Television (CCTV) yang diperoleh polisi, bus diduga sengaja dibakar.

Kanit Reskrim Polsekta Tamalanrea, AKP Salim yang datang di lokasi kejadian menjelaskan, terbakarnya bus Bintang Prima sangat besar indikasinya aksi pembakaran. Dari pengamatan pada CCTV, pelakunya dua orang menggunakan helm.

Menurut Salim, kemungkinan besar aksi ini dilakukan setelah melakukan pelemparan pada kantor perwakilan Bus Bintang Prima yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan 18.

Aksi ini dilakukan dengan mudah dan sulit dideteksi karena saat kejadian tidak ada penjagaan dan pintu pagar juga tidak tertutup. "Tiba-tiba bus yang terparkir terbakar hingga hangus," katanya.

Salim mengatakan, untuk kepentingan penyelidikan, pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, juga telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi.

"Kami sudah melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan melakukan olah TKP. Namun tidak ditemukan tanda-tanda adanya pelemparan bom molotov sehingga diduga sengaja dibakar, " jelas Salim.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, beberapa waktu lalu sempat terjadi kesalapahaman antara warga sekitar PO itu dengan karyawan. Namun, hingga saat ini motif dan penyebab terjadinya kebakaran, kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pendalaman. (arm/rif)


»»   Selengkapnya...

Minggu, 03 Maret 2013

TORAJA, WISATA MISTIS TERNAMA DI DUNIA


TNO-Tana Toraja, Destinasi mistis yang satu ini pasti sudah banyak yang tahu. Lokasinya berada di Indonesia, tepatnya di Tana Toraja, sebuah kabupaten di Sulawesi Selatan, 300 km dari Kota Makassar. Pemandangan alamnya memang indah, tapi di balik itu ada aura mistis yang sangat kental menyelimuti kawasan ini.
Di sini terdapat pemakaman yang terbilang agak aneh. Jika biasanya jasad dikubur di dalam tanah, tapi hal tersebut tidak berlaku di Tana Toraja. Di sini, jenazah di simpan di dalam peti yang kemudian diletakkan pada sebuah gunung batu granit.
Jika memiliki kesempatan untuk berkunjung ke Tana Toraja, datanglah saat prosesi upacara kematian sedang berlangsung.
Ada yang aneh saat kegiatan tersebut berlangsung, mayat yang akan dibawa ke tempat pemakaman tidak diusung, tapi berjalan sendiri. Ya, itulah kenapa Tana Toraja juga mendapatkan sebutan sebagai ‘Negeri Orang Mati yang Hidup’.
»»   Selengkapnya...

Sabtu, 02 Maret 2013

LSM LEKAT : JANGAN JADIKAN PLN SEBAGAI PERUSAHAAN LILIN NEGARA

ILUSTRASI : PLN PADAM SELALU TERULANG
TNO-Makale, Sejumlah masyarakat di Daerah ini mengeluhkan pelayanan Kantor PLN Ranting Makale, pasalnya Pemadaman lampu sering sekali terjadi, utamanya di jam-jam sibuk. Seperti hari ini, lampu kembali padam, sebelumnya di wilayah Kecamatan Makale Selatan terjadi pemutusan arus listrik, akibat kabel jaringan di tumbangi pohon, sehingga 4 malam ribuan rumah masyarakat gelap gulita, coba bayangkan berapa kerugian masyarakat, tetapi 1 hari saja masyarakat terlambat membayar, langsung didenda dan diputuskan aliran bahkan terkadang sampai pengangkatan meteran.

Menanggapi hal tersebut, Ketua LSM Lekat, Ferryanto Belopadang, yang sangat getol memperjuangkan ketimpangan di masyarakat, dikatakannya " Ini tidak adil bagi masyarakat, kasian mereka, jika masyarakat terlambat membayar langsung ditindak, jika PLN yang "TIDAK BERES" cuma bisa minta maaf. Ini akan kami laporkan ke YLKI di Jakarta, JANGAN JADIKAN PLN SEBAGAI PERUSAHAAN LILIN NEGARA". (tim)
»»   Selengkapnya...

Jumat, 22 Februari 2013

TKW Asal Lombok Sekarat di Kuantan

Kuantan,ON: Seorang pembantu rumah tangga kini bertarung dengan maut di Unit Rawat Darurat Rumah Sakit Tengku Ampuan Afzan,Kuantan,Malaysia.

Korban dipukuli dengan kayu sepanjang satu meter hingga koma ...oleh maling yang masuk rumah majikannya di Lorong Sekilau 61, Taman Perdana, Jalan Haji Ahmad, Kuantan, kemarin. Dalam kejadian itu, Bahriah Amaq Limah, 30, asal Lombok Tengah, luka parah di kepala, muka dan mata kanan akibat dipukul dengan kayu sebelum maling tersebut melarikan diri bersama hasil rampokannya sekitar Rp.21 juta.

Majikan korban Hee, 37, mengatakan, wanita yang baru tiga bulan bekerja dengannya itu kini terbaring di ruang ICU dan masih tidak sadarkan diri.


mcm / zoel
»»   Selengkapnya...

Sabtu, 09 Februari 2013

Soal Pidato SBY, Pengamat: Anas Dibonsai Secara Politik

Jakarta - - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, mengambil alih seluruh kendali partai dari tangan Anas Urbaningrum. Meski masih menjabat sebagai ketua umum, secara kewenangan Anas sudah dibonsai.

"Secara keseluruhan komentar SBY menunjukan startegi pembonsaian politik. Dibiarkan hidup tapi tumbuh berdasarkan kehendak si empunya," jelas pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Gun Gun Heryanto saat berbincang, Sabtu (9/2/2013).

Gun Gun menilai, SBY memang tidak mengutak-atik jabatan Anas dari Ketua Umum. Namun Anas tidak lagi memiliki kewenangan.

"Menjadi ketua umum secara de jure, tapi secara de facto tidak punya kewenangan lagi," lanjut Gun Gun.

SBY sendiri tidak bakal berani melengserkan Anas dari kursi ketua umum. Pasalnya belum ada aturan hingga saat ini yang dilanggar oleh Anas.

"Statusnya dia kan di KPK saat ini masih saksi," tegasnya.

(mok/mok)

posting :detikNews
Moksa Hutasoit - detikNews
»»   Selengkapnya...