Rabu, 25 Oktober 2017

PANGLIMA TNI RESMIKAN MUSEUM KEMANUNGGALAN TNI - RAKYAT DAN MESJID BESAR DARUSSALAM KABERE

TNO - ENREKANG, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Kasad Jenderal TNI Mulyono, Marsma TNI Yuyu Sutisna, Brigjen TNI Gatot Triswanto, para Asisten panglima TNI, Kapuspen TNI, Pangdam XIV/Hsn Mayjen TNI Agus Surya Bakti, mendarat di lapangan sepakbola taulan Kabere, Kab. Enrekang, kamis (25/10/2017).
Kedatangan Panglima TNI Gatot Nurmantyo disambut langsung oleh Danrem 142/Tatag, Kolonel Inf Taufiq Shobri, Bupati Enrekang Drs. H. Muslimin Bando, Para Dandim Jajaran Korem 142/Tatag, Bupati Enrekang Dan/Kabalak ajukorem 142/Tatag, Serta Kapolres Enrekang.
Kedatangan Panglima TNI untuk Meresmikan Masjid Besar Darussalam Kabere, dilanjutkan sholat dhuhur berjamaah, Peresmian tersebut di tandai dengan pemotongan pita oleh Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, selain peresmian Masjid juga dilaksanakan peresmian baruga Pak Letnan yang diubah menjadi museum kemanungalan TNI-RAKYAT, bertempat di jalan poros makassar-toraja, persisnya Dusun kabere, Desa Taulan Kec. Cendana, Kab Enrekang. “Kekuatan TNI ada pada kemanungalan TNI dengan rakyat, karena rakyat adalah ibu kandung TNI, “Tutur Panglima TNI dalam sambutannya.
Salah satu warga Kabere, Irmayanti mengatakan Rasa bangganya sebagai masyarakat sulawesi selatan, khususnya warga kabere dan bersyukur bisa melihat langsung bapak panglima TNI penuh dengan wibawa, santun dan bermasyarakat .
Nampak hadir pula Irdam XIV/Hsn Kol. Kav Bueng Wardadi S.Ip .M.H, Aster Kasdam XIV/Hsn kol. Inf juniras lumban toruan, Kapendam XIV/Hsn kol. Inf Drs. Alamsyah, Waasintel Kasdam XIV/Hsn Letkol Inf Wirawan Eko Prasetyo, Waaslog Kasdam XIV/Hsn letkol Inf Erwin F. Barends, Danyonif 721/Makkasau Letkol Inf Mustamin. Para Forkopimda Kab. Enrekang, Kasi Ter Korem 142/Tatag, Para SKPD Kab. Enrekang, Para Tokoh Masyarakat, Agama dan Pemuda serta Tamu Undangan. (Penrem 142/Tatag)
»»   Selengkapnya...

Minggu, 10 September 2017

Bupati menyambut kedatangan 19 Jamaah Haji Asal Toraja Utara

Rantepao, Sabtu, 9 September 2017. Asisten Administrasi Umum Setda, Hetty Maria G. Dalopis yang mewakili Bupati Toraja Utara menyambut 19 Jamaah haji di ruang pola Kantor Bupati yang telah menunaikan ibadah Haji di Tanah Suci Mekkah.

Tampak dalam penyambutan 19 jamaah haji ini, AKP. Baharuddin, SH, Kapolsek Rantepao, Kasdim 1414 Tator Mayor.Semuel Lesdan, Kadis Kominfo Drs.Fitra Amd.Pemb, Ketua PCNU, Drs.H. Bumbun Pakata, M.ag, Kepala Kantor Urusan Agama Toraja Utara, Mashuri S.S, serta keluarga dan kerabat jamaah haji yang telah menunaikan Rukun Islam yang ke lima.

"saya ucapkan selamat kepada 19 Jamaah Haji yang telah sukses menunaikan ibadah haji. terima kasih pula kepada Kementrian Agama Torut dan panitia pelaksana yang telah sukses melaksanakan tugas dalam pemberangkatan maupun penyambutan jamaah haji. Saya doakan, semoga ke-19 Jamaah Haji yang baru tiba ini menjadi Haji yang Mabrur. Harapan kami (Pemda), untuk tahun-tahun berikutnya dapat lebih sukses dalam kegiatan ini dalam rangka memberangkatkan masyarakat untuk menjalankan ibadah Haji", ungkap Hetty Maria G. Dalopis, Asisten Administrasi Umum Setda.

dalam acara penyambutan ini, para Jamaah Haji memberikan cindera mata kepada Pemda sebagai rasa ungkapan syukur. selain itu, tampak dalam acara penyambutan ini, keluarga dan 19 jamaah haji saling melepaskan rindu dan suka citakeaga
»»   Selengkapnya...

Sabtu, 24 September 2016

TERKAIT PENGEPUNGAN GEREJA DI MAKASSAR, LEKAT SESALKAN TINDAKAN AROGANSI FPI

IMB (dok.frans tandibura)
TNO-Makassar, Puluhan massa yang mengatasnamakan warga dan FPI mengepung Gereja Toraja Jemaat Bunturannu Klasis Makassar di Jalan Cendrawasih III. Kedatangan massa itu terkait pelarangan membangun Gedung Gereja tanpa izin. Namun hal itu ditampik Pengurus Gereja tersebut, alhasil mereka para pengepung memasang spanduk berbagai tulisan di pagar Gereja tersebut.

Backdrop (dok.frans tandibura)
Tindakan ini memicu tanggapan beberapa pihak, tak terkecuali Walikota Makassar, Ir H Moh Danny Pomanto, melalui pesan singkat ke TNO, dikatakannya, segera ditangani dan semua pihak diminta menahan diri. Tak pelak puluhan medsos dan ratusan tanggapan mewarnai halaman medsos yang menyayangnkan tindakan tersebut. Akhirnya, Agus Arifin Nu'mang, Sang Wagub, menegaskan ke Pemkot Makassar untuk segera menengahi masalah ini, menghindari konflik horizontal karena ini menyangkut SARA (dilansir:Rakyatku.com).

Ketua LSM Lekat, Ferryanto Belopadang, juga menyesalkan tindakan dari orang-orang yang mengatasnamakan warga dan FPI, apalagi menurut sumber berita, FPI datang karena laporan warga. Warga yang mana? kan ada prosedurnya, ada perangkat di setiap Kelurahan yang akan menanganinya.
situasi pengepungan (dok.rakyatku.com)
"Ini tindakan provokasi yang bernuansa SARA, kami minta segera ditangani penegak hukum, Ormas seperti ini harus ditertibkan, karena terkadang mengatasnamakan FPI setelah ditelusuri mereka juga tidak saling kenal, ada apa?. Yang kami tahu IMB sdh ada dan Walikota sudah meletakkan batu pertama tanda renovasi bangunan Gereja yang ada, ini perlu diwaspadai dan yang mengatasnamakan warga juga perlu diperiksa"tegas Ryan. (tim)
»»   Selengkapnya...

Rabu, 25 Desember 2013

Kembang Api Rujab Bupati Tator Memukau Masyarakat

Makalae-TNO, Ratusan masyarakat yang tumpah ruah diseputaran kolam Makale yang sering disebut Plaza Makale begitu menikmati suguhan penganan sesuai selera masing-masing. Seperti malam-malam sebelumnya, para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di seputar kolam Makale menyuguhkan makanan dan minuman yang sangat variatif. Mulai dari minuman dingin sampai sara'ba yang dapat melawan dinginnya malam.

Tetapi malam menjelang natal tahun 2013 ini dimeriahkan pesta kembang api dari berbagai penjuru, puluhan pedagang yang menjajakan kembang api dari berbagai jenis, terkagum-kagum dengan meriahnya kembang api yang disulut di Rujab Bupati Tana Toraja. Tepat pukul 24.00wita hamburan warni-warni kemilau sinar dari kembang api yang pastinya harganya sangat mahal itu menyemarakkan suasana Natal di Tana Toraja. Terlihat seorang pemuda tanggung yang meringis kesakitan dan dahinya berdarah akibat sambaran petasan dan kembang api yang disulutnya, memang indah untuk dilihat, tetapi harus hati-hati karena tidak sedikit orang yang cacat karena petasan dan kembang api. (rian)
»»   Selengkapnya...

Rabu, 23 Oktober 2013

H. Bumbun Pakata : TORAJA, MODEL KERUKUNAN HIDUP BERAGAMA

Pdt.DR.Kabanga' beserta Jamaah
Makale,TNO, Tongkonan, bagi orang Toraja sebagai wadah berhimpun dan pemersatu bagi segenap rumpun keluarga. Peranan lainnya sebagaitempat melaksanakan ritual Agama dan prosesi Adat. Pembangunan tongkonan melibatkan semua rumpun keluarga dan menggunakan dana (Rupiah,red) yang tidak sedikit. Terkadang sampai Milyaran Rupiah.

Penyelesaian Pembangunan Tongkonan menjadi suatu proses dari pembangunan tongkonan, seperti halnya yang dilakukan rumpun Keluarga Besar Tongkonan Gorang di Kecamatan Makale Utara Kabupaten Tana Toraja. Salah satu keunikan dari prosesi syukuran penyelesaian pembangunan Tongkonan adalah diberinya kesempatan kepada masing-masing unsur dalam keagamaan, seperti yang terjadi sore ini, ratusan jamaah mesjid di Rantelemo memadati halaman Tongkonan Gorang untuk melaksanakan ibadah menurut keyakinan Islam. Acara Tawsiah syukuran Pembangunan Tongkonan Gorang dibuka oleh salah seorang keluarga, Kaddas Baso' Allung, dan ceramah dibawakan H Bumbun Pakata, yang juga masih kerabat. Dalam Ceramahnya, Bumbun Pakata menekankan kebersamaan dan kasih, sebagai unsur kerikatan keluarga, baik itu yang menganut kepercayaan Islam,Kristen, dan yang masih dalam Aluk Todolo (agama leluhur).Lanjut dikatakannya " Toraja adalah Model Kerukunan Hidup beragama yang masih sangat kuat hubungan kekerabatannya".
H Bumbun Pakata dan Pdt.DR.Kabanga' beserta Keluarga

Dalam Tauwsiah syukuran ini, dihadiri belasan Jamaah dari berbagai wilayah, ada yang berangkat dari Gowa,Bugis,dan Luwu, keunikan kegiatan ini dikarenakan keluarga melalui panitia memberikan kesempatan kepada masing-masing keluarga sesuai keyakinan iman mereka untuk melaksanakan ibadahnya.

Mewakili Keluarga Besar Tongkonan Gorang, DR PDT. Kabanga' menyampaikan ungkapan hati keluarga dan juga memberikan pencerahan kepada keluarga bahwa H Bumbun Pakata adalah juga bagian dari rumpun keluarga tongkonan ini.
suasana keakraban keluarga (dok.LSM LEKAT)

pembacaan doa (dok.LSM LEKAT)

foto keluarga (dok.LSM LEKAT)

Untuk diketahui, Puncak syukuran Pembangunan Tongkonan Gorang akan dilaksanakan pada 25/10 mendatang, Salama'. (tim)
»»   Selengkapnya...