Jumat, 05 Agustus 2011

Rapat Konsolidasi dan Persiapan Muscab Pemuda Pancasila Kab. Tana Toraja

Salah satu Ormas yang disegani di seantero negeri ini, adalah Pemuda Pancasila. Di Kabupaten Tana Toraja hari ini dilaksanakan Rapat Koordinasi dan Pembentukan Panitia Pelaksanaan Muscab Pemuda Pancasila. Rapat yang dipimpin Ferdy M. Tanduklangi' dihadiri puluhan orang yang peduli terhadap organisasi ini. 

Dalam sambutannya, Ferdy yang saat ini menjabat sebagai Camat Makale, mengungkapkan "Kita harus membesarkan organisasi kita ini sebagai salah satu organisasi yang mendahulukan intelijensia ketimbang otot. kita akan melaksanakan musda dan kami sebagai Pemegang Mandat yang diberikan MPW PP Sulsel untuk Pembenahan Organisasi di PAC, dan pelaksanaan Muscab akan bekerja semaksimal mungkin dengan bantuan dan dukungan saudara-saudara sekalian." Lanjut diungkapkan Ferdy, Pemuda Pancasila harus berani dan setia terhadap anggaran dasar dan tujuan pembentukan PP. 

Dalam rapat yang dilangsungkan hari ini, ditetapkan Panitia Muscab dimana Titus T. Samara terpilih sebagai Ketua Panitia, dan dilengkapi dengan strukttur sampai pada seksi-seksi yang dibutuhkan. Antusias peserta rapat sangat mendukung, dan salah seorang peserta rapat, Syumaryasin, menghimbau agar kita mengedepankan penghargaan dan hormat kepada Pengurus lama dan semua Potensi Pemuda dalam PP. hal ini diamini, Ferdy dengan penuh semangat mengungkapkan bahwa kita sangat menghormati para senior dan mudah-mudahan yang senior juga mencintai juniornya.

Selamat bekerja Panitia yang terbentuk, semoga Panji-panji Pemuda Pancasila kembali dikibarkan di bumi Lakipadada, dengan semboyan " Sekali Layar Terkembang, Surut kita berpantang !!! Pancasila Abadi !!!"
»»   Selengkapnya...

Rabu, 03 Agustus 2011

Keluarga Puang Mengkendek Mengadu ke Polisi Lahan Bandara Kembali Bermasalah

Rabu, 03 Aug 2011,Palopo Pos,
Keluarga Puang Mengkendek Mengadu ke Polisi
Lahan Bandara Kembali Bermasalah


MAKALE-- Proses ganti rugi lahan bandara Buntu Kunyi kecamatan Mengkendek yang awalnya berjalan lancar kini menuai masalah. Penyebabnya, ada warga yang bukan pemilik lahan menerima uang ganti rugi dari pemerintah. Pemilik lahan yang sah, yakni keluarga Puang Mengkendek mengajukan keberatan. Bahkan mereka sudah mengadukan hal ini ke Polres Tana Toraja.
Menurut informasi yang dihimpun Palopo Pos, laporan ke polisi dilakukan oleh salah satu anggota keluarga Puang Mengkendek, Palagian Rante Allo dengan isi pengaduan penyerobotan tanah yang diduga dilakukan oleh terlapor Mathius Tondok. Nomor laporan polisinya LP/208/VIII/2011/Polda Sulsel/Rest Tator tanggal 2 Agustus 2011.
Sebelumnya, pada pagi hari kemarin, belasan keluarga Puang Mengkendek memasang papan peringatan yang bertuliskan bahwa beberapa bagian lahan di lokasi pembangunan bandara di Buntu Kunyi merupakan milik keluarga Puang Sesa Bone, Puang Mengkendek. Pemasangan plang ini bertujuan agar pemerintah tidak melakukan kegiatan pembangunan di atas tanah yang masih bermasalah itu.
Dalam keterangan pers kepada wartawan di lokasi sengketa, kemarin, penasehat hukum keluarga Puang Mengkendek, Antonius Tulak menyatakan luas tanah milik Puang Mengkendek yang masuk lokasi bandara sekitar 30 hektar. Tanah ini, kata Antonius, tidak masuk dalam lokasi bandara, namun belakangan pemerintah daerah menetapkan tanah itu masuk lokasi bandara. Sayangnya lagi, kata Antonius, pemerintah tidak memberitahukan hal itu kepada keluarga Puang Mengkendek, tetapi kepada warga lain, yang bukan pemilik sah atas lahan tersebut.
Dijelaskan Antonius, lokasi yang dipersoalkan keluarga Puang Mengkendek bernama Lombok Pitu Buntu atau tujuh gunung tujuh lembah dengan luas secara keseluruhan sekitar 270 hektar berada di kampong Buasan, lembang Simbuang, kecamatan Mengkendek. Namun yang masuk ke dalam lokasi pembangunan bandara hanya sekitar 30 hektar. Menurut riwayat, tanah ini mulanya dimiliki oleh Puang Sesa Bone. Puang Sesa Bone kemudian menikah dengan Puang Lai’ Randanan dan melahirkan Puang Mengkendek.
Menurut Antonius, ada sekitar 53 orang warga yang mengklaim tanah seluas 30 hektar yang masuk dalam lokasi bandara. Dari 53 orang itu, sebelas orang diantaranya sudah menerima ganti rugi dari pemerintah kabupaten Tana Toraja dengan nilai total sekitar Rp 3 milyar. Sementara nilai total ganti rugi tanah milik Puang Mengkendek ini diperkirakan sebesar Rp 6 milyar.
“Waktu desain pertama, lokasi Lombok Pitu Buntu itu tidak masuk dalam proyek bandara. Tetapi terakhir klien kami baru tahu bahwa ada sebagian tanah mereka yang masuk dalam lokasi bandara,” jelas Antonius.
Antonius menyesalkan sikap pemerintah yang tidak menghubungi atau mengundang kliennya saat pembicaraan mengenai ganti rugi lahan. “Baru belakangan kita tahu sehingga kita pasang papan peringatan di sana,” tandas Antonius.
Sementara itu, salah satu anggota keluarga Puang Mengkendek, Alex Tangkelembang menyatakan, 53 warga yang mengklaim tanah di lokasi Lombok Pitu Buntu itu bukan warga atau keturunan Puang Mengkendek. “Mereka hanya penggarap dan diberi kesempatan untuk menjaga tanah itu. Mereka tidak punya hak untuk menjualnya,” tandas Alex.
Alex mengatakan sebelum masalah ini selesai, pihaknya tidak akan mengijinkan proses pembangunan bandara berlangsung. “Ini masalah harga diri, sebelum masalah ini selesai jangan dulu membangun di tempat itu,” tandas Alex.
Menurut Antonius Tulak, masalah yang dipersoalkan keluarga Puang Mengkendek sebenarnya cukup simpel. “Ganti rugi harus dibayarkan kepada pemilik yang sebenarnya, yakni keluarga Puang Sesa Bone atau Puang Mengkendek. Itu saja. Kalau tidak diselesaikan secara baik-baik kami akan bawa masalah ini ke rana hukum,” tegas Antonius.
Dikatakan, diangkatnya masalah ini ke permukaan bukan dengan tujuan menghambat pembangunan bandara. Keluarga Puang Mengkendek, kata Antonius, sangat mendukung pembangunan bandara karena hal itu untuk kepentingan orang banyak. Keluarga juga tidak keberatan tanah milik mereka dijadikan lokasi bandara. “Tetapi hak-hak klien kami jangan diambaikan,” ujar Antonius. (mg3/ikh/t)
»»   Selengkapnya...

Selasa, 02 Agustus 2011

SOSIALISASI PPLS & PUBLIKASI PDRB,DDA,LPM,DLL



Bertempat di ruang pola Kantor Bupati Tana Toraja, berlangsung kegiatan Sosialisasi PPLS dan Publikasi PDRB,DDA,LPM,dll. Kegiatan ini dibuka oleh Sekda Kabupaten Tana Toraja, dikatakan sekda, Dari data ini kita butuh perombakan menyeluruh untuk mencapai perubahan ke arah yang lebih baik.







Dalam pemaparan yang disampaikan Kepala BPS Kabupaten Tana Toraja, Yusuf Maka mngungkapkan beberapa hal tentang pendataan yang dilakukan aparatnya. Menurutnya, memng masih ada beberapa kekurangan, tapi itu akan dimutahirkan kemudian, berbeda dengan yang diungkapkan beberapa penanya, diantaranya Kabag.Pemuda dan Olahraga,Frans bahwa di kabupaten Tana Toraja ada 19 kecamatan, sementara dalam pemaparan data cuma 17 kecamatan, minus Rantetayo dan Kurra. Senada dengan itu,Ferryanto  Belopadang, Ketua LSM LEKAT mengatakan "Kunci dari sebuah data statistik adalah Akurasi Data, dan pola pengambilan data. karena yang paling tahu data adalah para aparat pemerintah pada tingkatan terendah seperti RT/RW. Diperlukan pelibatan mereka dalam pendataan. Agar supaya data yang ditampilkan yang menjadi produk  BPS Kabupaten Tana Toraja betul-betul akurat, dan dapat digunakan calon investor dalam menentukan bidang investasinya di daerah ini, dan terutama data yang akurat sebagai input perencana di daerah ini menentukan arah dan konsentrasi pembangunan".
»»   Selengkapnya...

Senin, 01 Agustus 2011

MENTERI PU INSTRUKSIKAN SATKER PERCEPAT PENYERAPAN ANGGARAN


Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto menginstruksikan kepada para satuan kerja (satker) di lingkungan Kementerian PU untuk mempercepat proses penyerapan anggaran tahun 2011 ini. Langkah-langkah yang perlu dilakukan antara lain evaluasi terhadap paket-paket bermasalah serta mempercepat proses pengambilan keputusan tindak lanjut untuk memberikan solusi di lapangan. Hal tersebut disampaikan Djoko saat memberikan arahan dalam Rapat Kerja (Raker) Kementerian PU di Jakarta, hari ini (28/7). Hadir pula dalam acara tersebut seluruh jajaran pejabat eselon I di lingkungan Kementerian PU.

Ditambahkan Menteri PU, progres penyerapan anggaran PU saat ini mencapai Rp 15,51 triliun sehingga ke depan diperlukan kerja keras hingga akhir tahun anggaran (TA) 2011. “Oleh sebab itu, pada kesempatan ini saya instruksikan agar semua Kasatker dengan pengawasan oleh Kepala Balai dan Direkturnya melakukan updating laporan dan memerintahkan semua rekanan agar segera mengajukan pembayaran tepat waktu,” tegasnya.

Secara khusus, Djoko meminta kepada para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Kasatker agar lebih kreatif dalam menyelesaikan berbagai persoalan proyek khususnya terkait dengan rekanan yang kurang “performed” di lapangan. “Upaya pemberdayaan rekanan dalam manajemen percepatan dan melakukan inisiasi membentuk kerja sama dengan pihak ketiga perlu dilakukan sebaik-baiknya, dengan tetap memenuhi ketentuan kontrak dan administrasi keuangan,” jelasnya.



Menteri PU juga meminta kepada semua jajaran Kementerian PU di pusat maupun di lapangan agar meningkatkan lagi koordinasi dengan pemerintah daerah, terutama kegiatan yang terkendala karena permasalahan penetapan lokasi, pembebasan lahan, atau masalah kesiapan masyarakat. “Peranan Kepala Dinas dan Kepala Balai untuk melakukan koordinasi yang intensif menjadi sangat penting agar pelaksanaan pekerjaan tidak terkendala oleh masalah-masalah sosial,” katanya.

Sementara itu, untuk memenuhi pelaksanaan anggaran yang berkualitas dan akuntabel dalam rangka menuju predikat Wajar Tanpa Pengecualian, Menteri PU menginstruksikan kepada seluruh jajarannya agar dalam penyelenggaraan pembangunan bidang PU dan Penataan Ruang selalu secara konsisten berpedoman pada Permen PU No. 02/PRT/M/2008 dan Permen PU No. 03/PRT/M/2008. “Satker juga harus memberikan perhatian yang lebih besar pada proses pembuatan laporan keuangan dan inventarisasi BMN dalam upaya tekad kita untuk naik kelas menuju opini WTP,” ujarnya.

Djoko juga mengatakan Balai dan Satker harus lebih meningkatkan lagi kualitas laporan keuangan agar tepat waktu dan substansinya benar. “Saya juga menginginkan agar sejak sekarang setiap jajaran PU di pusat dan daerah sudah mempelajari dan memahami semua rencana program dan kegiatan yang menjadi tugasnya pada tahun 2012 nanti. Pastikan agar segala kegiatan pendukung untuk melaksanakan anggaran tersebut sudah disiapkan,” tegasnya. (ifn)

Pusat Komunikasi Publik
280711
»»   Selengkapnya...

Minggu, 31 Juli 2011

Alexander Patandean Pimpin KNPI Tator Periode 2011-2014

Setelah rangkaian acara yang berlangsung dimulai tgl 29 Juli 2011, ssidang pleno pemilihan ketua, dipimpin DPD 1, OKP dipercayakan GAMKI dan FKPPI yang diwakili Feryanto Belopadang dan DPK Sangalla selatan, pada dinihari dilaksanakan pemilihan Ketua, dan terpilih Alexander Patandean. Beberapa hal yang menonjol diungkap Alex, panggilan akbrabnya, mengenani kepemudaan diuraikan dalam pokok-pokok renstra dengan penekanan pada pedirian sekretariat, komunikasi dan mediator terhadap Pemkab, dan program-program unggulan yang cukup banyak.



Kegiatan Musda Pemuda/KNPI XI berlangsung dalam suasana yang dinamis, dan betul-betul mencerminkan nuansa Pemuda, yang energik, sprotif dan penuh tanggungjawab. Beberapa ide dan masukan serta kritikan yang muncul semata-mata untuk memperkuat KNPI Tana Toraja sebagai wadah berhimpun OKP di daerah ini.






Selain terbentuknya Kepengurusan baru DPD KNPI Tana Toraja, juga dibentuk dan di-sk-kan MPI (majelis Pemuda Indonesia) yang Diketuai Viasmudji Bitticaca, dan Ferryanto Belopadang sebagai sekretaris dan puluhan anggota yang nantinya akan mengawal dan mengawasi Kinerja DPD KNPI Tana Toraja selama periode 2011-2014.

Pada kesempatan ini, Ketua Partai Pemuda Indonesia DPC Tana Toraja, Ferryanto Belopadang yang juga terpilih sebagai Sekretaris MPI,

menyambut baik terlaksananya kegiatan Musda ini dan salut kepada Panitia dan Pengurus lama yang sudah berhasil melaksanakan Musda dan menyelesaikan tugasnya sampai akhir periodenya. Harapan kami, Kepengurusan yang baru terbentuk segera melaksanakan konsolidasi dan kordinasi yang baik, demi tercapainya kesuksesan dalam wadah keberhimpunan KNPI, demikian harap Ryan(TIM)
Selamat atas suksesnya kegiatan akbar Pemuda di Tana Toraja
»»   Selengkapnya...

Kamis, 28 Juli 2011

MUSDA XI KNPI DILAKSANAKAN, DISEMARAKKAN OKP DAN DPK

Bertempat di pantan Tooraja Hotel,

berlangsung Musda XI KNPI Tana Toraja,dihadiri Bupati Tana Toraja,

Ketua DPRD Tana Toraja, Pimpinan TNI/POLRI, beberapa anggota dewan, Pengurus DPD KNPI Sul-Sel, yang hadir sebanyak 12 orang,Ketua-ketua OKP, DPK se kabupaten Tana Toraja, dalam laporannya, ketua panitia, Aris Zainuddin mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak sebagai pemerhati Pemuda yang sudah berpartisipasi terhadap pelaksanaan kegiatan ini.

Sementara Ketua KNPI periode 2008-2011, Viasmudjii Bitticaca,ST,MT, menguraikan beberapa hal kendala pengelolaan kepemudaan dengan istilah virus GELISAH, harapannya" Rapatkan barisan sebagai benteng kesatuan bangsa yang menjelang musda ada kegelian, kelucuan saya sebagai pribadi menghianati falsafah yang sya anut selama ini, sementara saya katakan saya tidak akan maju lagi, jadikan muskab sebagai alat konsolidasi pemuda dan pemilihan yang demokratis untuk kepentingan Pemuda"

Dalam sambutannya, Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung, mengungkapan dengan panjang lebar tenttang pengalamannya di KNPI, "Saya selalu menentang yang dikatakan Putra Mahkota, siapapu yang memenuhi syarat dan mampu, dia bisa terpilih, karena KNPI adalah Laboratorium Kader dan potensi Pemuda" Harapannya, KNPI Tana Toraja seharusnya membangun komunikasi dan membangun jaringan bahkan ke seluruh Indonesia.Dan diakhir sambutannya, dikatakan semoga Pengelolaan Kepemudaan bisa berkembang dan dapat mengembangkan kelembagaannya, Selamat Bermusda, yang utama adalah menyusun program baru mencari figur yang bisa melaksanakan program tersebut".(R1AN)
»»   Selengkapnya...

Rabu, 27 Juli 2011

Ibadah Syukuran Gedung Kampus Akbid Sinar Kasih

Makale-TN Online,


bertempat dikampus akbid Sinar Kasih, dilaksanakan kibadah syukuran Gedung Kampus Akbid Sinar Kasih yang dibina Dr. Zadrak Tombe' yang juga Kadis Kesehatan Kabupaten Tana Toraja semasa Pemerintahan JA Situru'.Ibadah dipimpin beberapa pendeta dan perserta mengikuti dengan hikmat. Ratusan orang ikut beribadah pada syukuran ini, dan diantaranya beberapa pejabat dan tokoh masyrarakat yang hadir. JA Situru', mantan Bupati Tana Toraja 2 periode, Bupati Tana Toraja, Ketua DPRD, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tana Toraja.



Setelah ibadah dilaksanakan dan rangkaian kelgiatan lainnya, acara disemarakkan dengan Door price yang beruntung mendapatkan hadiah-hadiah menarik. Tampak dalam gambar, Bupati Tana Toraja dan nyonya bersama ketua DPRD Tana Toraja, dideretan sebrang duduk JA Situru'SH mantan Bupati Tana Toraja, Tokoh yang fenomenal dan terlihat sangat bugar.


Sampai berita ini diterbitkan , masih berlangsung pengundian hadiah Door Price.



Segenap Pengelola dan Kru Toraja News Online mengucapkan "Selamat Atas Syukuran Gedung Akbid Lakipadada"
»»   Selengkapnya...

Hari ini, Akbid Sinar Kasih melaksanakan Syukuran Gedung Kampus

Sebagai salah satu lembaga pendidikan ternama di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara, Akbid Sinar Kasih hari ini melaksanakan sukuran gedung kampus yang selesai pembangunannya. Rencananya kegiatan ini dihadiri Bupati Tana Toraja, Ketua DPRD Tana Toraja, dan beberapa Tokoh masyarakat yang diundang.




Syukuran ini dimaksudkan sebagai tanda syukur dan terima kasih atas selesainya pembangunan gedung kampus yang megah dan paling representatif di daerah ini. Bukan tanpa alasan, saat ini kampus ini memiliki paling banyak ruang kelas, bangunan 3 lantai ini didisain modern dengan banyak bukaan memanfaatkan pencahayaan alamai. Beberapa kegiatan pendahuluan sudah dilakukan diantaranya, kegiatan olahraga dn beberapa kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya. Pengelola akbid sinar kasih adalah orang yang faham betul kebutuhan dunia pendidikan di bidang kesehatan di daerah ini, buktinya dengan dibukanya kampus ini beberapa waktu lalu, sangat diminati oleh para mahasiswa dari berbagai daerah.

Menjelang pelaksanaan sykuran, malam ini dilakukan final check dan latihan termasuk ekspresi mahasiswanya yang berbaur dengan masyarakat sekitar yang diiringi lantunan lagu dan gerak. Beginilah ekspresi mahaasiswi Akbid Sinar Kasih menarikan tarian pergaulan pemuda "ma'dero'". Hirup pikuk mahasiswa dan masyrakat sekitar selesai pada pukul 23.00 wita, ini merupakan contoh taat aturan dan mereka memahami toleransi bertetangga yang baik dan benar.

Selamat atas selesainya pembangunan gedung kampus akbid sinar kasih, semoga lebih diminati di masa mendatang dan lulusannya akan berbakti bagi nusa bangsa dan daerah ini, serta menjadi kebanggaan keluarganya, semoga.(TIM)
»»   Selengkapnya...

Menjelang Musda XI KNPI Tana Toraja, Beberapa nama mencuat untuk Memimpin KNPI Periode 2011-2014

makale-TN Online, Bertempat di pantan Toraja Hotel pada tanggal 29 Juli 2011 yang tepatnya jatuh hari jumat, akan dilaksanakan Musda KNPI Tana Toraja, ini merupakan awal kebangkitan pengelolaan KNPI sebagai wadah berhimpun dan berprestasi Generasi Muda di Kabupaten Tana Toraja.


Beberapa nama yang mencuat kepermukaan diantaranya Ivan Kala'lembang, Alexander, Paulus Paonganan, Aris Zainuddin, Simbong Ranteallo, Viasmudji Bitticaca yg sekarang ketua, dan Ferryanto Belopadang. Yang terakhir ini adalah Ketua LSM LEKAT, Ketua PPI, juga Pengelola Toraja News Online, yang sehari-harinya akrab disapa RYAN,

dikesehariannya, sering mengangkat hal-hal yang kurang tertangani oleh Pemkab Tana Toraja, seperti Kepedulian terhadap Pemuda dan Potensi Kepemudaan. Ketika ditanyakan mengenai Pelaksanaan Musda KNPI, kembali menurut Ryan,sedapatnya semua komponen Pemuda dan potensi pemuda dilibatkan, jangan ada pembatasan dan lebih banyak figur pemuda yang berminat menawarkan diri memimpin KNPI berarti selama ini KNPI sudah me-lekat di hati OKP dan Pemuda secara utuh, lanjut dikatakannya " Kalau Banyak yang berminat memimpin KNPI berarti pengurus periode kemarin sudah berhasil menjadikan KNPI Tana Toraja dicintai dan dirindukan, dan biarlah pemilik suara yang dengan mandiri dalam menentukan pilihan figur yang paling layak memimpin KNPI Tana Toraja Periode 2011-2014".

Marilah kita sukseskan perhelatan pemuda dengan semangat Pemuda yang berbekal kearifan lokal yang patut kita lestarikan, Selamat melaksanakan Musda ,Selamat datang Pemimpin Pemuda!!! (TIM)
»»   Selengkapnya...

Jangan Harapkan Transparansi dari PANSUS LKPJ Bupati Tana Toraja

Makale-TN Online,



Saat ini sedang berlangsung rapat Pansus LKPJ Bupati Tana Toraja yang dipimpin langsung ketuanya Masudi Sombolinggi, yang menghadirkan Kadis Pendidikan Y Titting, dan Dinas Kesehatan, serta Badan Pengelola RS Lakipadada, awalnya pertemuan ini terbuka, dan beberapa pengantar disampaikan beberapa anggota dewan, tetapi saat wartawan TN Online masuk dan memasang alat rekaman, peserta rapat terlihat agak kaku dan tegang, ada apa?



Pansus yang sangat strategis tentunya diharapkan informasinya yang maksimal, tetapi beberapa saat alat rekaman wartawan TN Online, dibawa keluar dan dikatakan salah satu staf nahwa rekaman dan liputan harus seizin ketua pansus, menanggapi hal tersebut, Ketua LSM LEKAT yang juga melihat kejadian itu, mengatakan" Ada apa? sekarang ini era tranparansi, apalagi sudah ada UU KIP, kalau harus ditutupi untuk apa ada rapat Pansus?" senada dengan itu, Staf ahli DPRD, Adolf CH Pakke, mengatakan semua rapat yang dilakukan menganut azas Transparansi, dan terbuka untuk umum. Yang menarik, ada apa yang terjadi sampai peserta rapat terlalu tegang dan sesekali anggota pansus keluar masuk, dan pintu ditutup sambil dikunci, salah seorang wartawan BKM, agus, berusaha masuk, tapi ternyata pintu dikunci, dia balik dan memasuki ruangan, mungkin dia bingung selama ini, tidak seperti itu? (R1AN)
»»   Selengkapnya...