Kamis, 07 Februari 2013

W Berperan Admin dan Pemilik Rekening Prostitusi Online

TNO-Bandung - Tersangka berinisial W (29) diduga otak di balik praktik prostitusi online. Pria tersebut mengelola situs www.cewebisyar.com yang berslogan 'Komunitas Cewe Bayaran Indonesia & Asia'.

Satreskrim Polrestabes Bandung menangkap W di salah satu rumah, Jalan Mochamad Toha, Kota Bandung. "Perannya sebagai admin dan pemilik rekening yang terpampang di situs tersebut," jelas salah satu sumber di jajaran Polda Jabar saat berbincang, Kamis (7/2/2013).

Ia menyebutkan, barang bukti disita dari tangan tersangka berupa laptop, handphone, dan buku rekening tabungan. Buku rekening tersebut diduga menjadi penampungan uang dari para member yang bertransaksi jasa prostitusi online dikelola W.

Tersangka sudah ditahan di Mapolrestabes Bandung guna penyidikan lebih lanjut. "Hanya satu orang yang ditangkap terkait praktik prostitusi," ucap sumber.

W tertangkap tangan sedang berada di salah satu rumah oleh tim khusus dipimpin langsung Wakasatreskrim Polrestabes Bandung Kompol Agung Masloman. Tersangka diintai setelah maraknya pemberitaan praktik prostitusi online ditawarkan www.cewebisyar.com. Polisi pun mendeteksi website tersebut sejak lama setelah melakukan Patroli Cyber.

Kasubaghumas Polrestabes Bandung Kompol Rosdiana membenarkan perihal tertangkapnya pengelola salah satu situs prostitusi online. Ia enggan panjang lebar membeberkan kronologi penangkapan.

"Untuk jelasnya, besok (Jumat) diekpos di Mapolrestabes Bandung," kata Rosdiana.

(bbn/ern)
»»   Selengkapnya...

Minggu, 03 Februari 2013

Tiga Pasar Tradisional akan Dibangun Di Tator TA 2013

Tiga Pasar Tradisional akan Dibangun
MAKALE--- Pemerintah Kabupaten Tana Toraja akan membangun lagi tiga pasar tradisional tahun ini. Ketiga pasar ini akan dibangun di Kecamatan Mengkendek dan Makale Selatan, dengan total anggaran sekitar Rp1,4 miliar.“Anggaran itu bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) tahun 2013,” jelas kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Tana Toraja, Lexianus Lintin.
Pembangunan tiga pasar tradisional ini, kata dia, untuk melengkapi tiga pasar yang sudah dibangun tahun lalu. Pemerintah berupaya mengadakan pasar tradisional di semua kecamatan yang ada di Tana Toraja.
Adapun tiga pasar tradisional yang dibangun tahun lalu, masing-masing pasar tradisional Butang di Kecamatan Mappak, pasar Rantetayo di Kecamatan Rantetayo dan pasar Rembon di Kecamatan Rembon.
“Berdasarkan petunjuk teknis dari pemerintah pusat, kabupaten/kota diperbolehkan membangun pasar tradisional minimal tiga pasar dalam satu tahun,” jelas Lexianus.
Untuk kepentingan pembangunan tiga pasar tradisional, pihak Disprindag Tana Toraja sudah menurunkan tim survei ke lokasi-lokasi yang akan dibangun pasar. Survei tersebut akan disusul dengan perencanaan dan pelelangan pekerjaan kepada pihak ketiga.
“Kita upayakan paling lambat April proses pelelangan sudah selesai dan pembangunan bisa dimulai. Target kita, sebelum akhir tahun, tiga pasar tersebut sudah rampung pembangunannya,” ujar mantan kepala dinas Pariwisata Tana Toraja itu.
Keberadaan pasar tradisional tersebut, ujar Lexianus, akan membantu perekonomian masyarakat dan memperlancar perdagangan barang dan jasa di kecamatan-kecamatan. “Biar jarak tempuh masyarakat tidak terlalu jauh ke kota,” katanya. (rp6/uce/d)
»»   Selengkapnya...

Sabtu, 02 Februari 2013

PANWASKAB TATOR TETAP PROSES CAMAT MENGKENDEK

BB yang disita PANWASKAB Tator
TNO-Makale, Sudah lebih 2 pekan pasca tertangkapnya Camat Mengkendek,Ruben Rombe Randa oleh masyarakatnya di Kecamatan Mengkendek, Panwaskab Tana Toraja masih tetap melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang mengetahui demi pengungkapan kasus ini. Tidak kurang dari 10 orang yang akan dihadirkan untuk didengar kesaksiannya terkait kasus dugaan money politik yang dilaporkan masyarakat Kecamatahn Mengkendek.

Berdasarkan informasi yang diterima TNO via SMS, Asradi, Ketua Panwaskab tator menjelaskan mereka masih pada tahapan pemeriksaan saksi-saksi yang lebih 10 orang, dan setelah itu pleno. Waktu penanganan kasus masih dalam kurun waktu yang ditetapkan UU.
aktifis FORMAT dan PEMKRI

Sekilas Kronologis penangkapan dan pengepungan masyarakat di wilayah kecamatan Mengkendek, ada info oknum Camat membagi-bagikan uang menjelang Pilgub (-1H), ini masa tenang, tetapi semua itu dibantah Ruben dengan mengungkapkan saya ke lokasi korban kebakaran dan juga membawakan hadiah juara lomba. Ruben ditangkap warga dan pendukung Tim pasangan calon No 1, beruntung dia diselamatkan di rumah salah seorang warga yang juga masih kerabatnya. Setelah itu dievakuasi oleh Aparat Kepolisian setelah diperiksa Panwascam dan Panwaskab. Hal ini juga mengundang reaksi keras dari FORMAT dan PEMKRI, melalui surat pernyataan mereka mendesak Panwas untuk menindak oknum Camat tersebut sebagai pembelajaran. (tim)
»»   Selengkapnya...

Jokowi Bagi-bagi Buku dan Tas Sekolah di Rusun Pluit


Jakarta - Gubernur DKI Jokowi masih melanjutkan perjalanannya bagi-bagi bantuan untuk masyarakat. Sore dan malam ini, giliran warga di Rusun Pluit, Muara Baru, Jakarta Utara yang memperoleh bantuan berupa buku tulis dan tas sekolah.

Pantauan detikcom, Sabtu (2/2/2013) sekitar pukul 17.30 WIB, Jokowi datang sampai ke rusun Pluit dengan diiringi dua truk yang membawa bantuan. Jokowi yang mengenakan kemeja putih lengan panjang ikut sibuk membagi-bagikan buku tulis dan tas kepada warga. Ratusan orang pun tampak antusias mengerumuni Jokowi untuk menerima bantuan. 

"Ini tas, ini buku, ayo.." ujar Jokowi sambil menyerahkan bantuan. 

Di dalam kesempatan yang sama, seorang warga Rusun Pluit Asyahad (54) mengaku senang karena dikunjungi dan diberi bantuan oleh Jokowi. Dia juga berharap pembangunan rusun di daerah Muara Baru terus ditambah. 

"Kalau untuk pemindahan, jumlah unit dan warga tidak seimbang. Rata-rata kalau menurut hasil rapat mereka nggak mau ke tempat yang jauh, tetap ke Muara Baru. Kita minta dibangun rusun sebanyak-banyaknya disini.

Beranjak dari Rusun Pluit, Jokowi mengentikan laju kendaraannya di depan Komplek Perumahan Pantai Mutiara Pluit, Jalan Raya Pantai Mutiara, Jakarta Utara. Jokowi turun dari mobil langsung dikerumuni oleh warga yang kebanyakan ibu-ibu. Pria Solo ini kembali mengeluarkan bantuannya dari salah satu truk berupa tas, buku, dan seragam. "Ini siapa mau, tas, buku.." ujar Jokowi sambil menyerahkan tas dan buku kepada warga.

(sip/ndr)
»»   Selengkapnya...

Kamis, 31 Januari 2013

Sayang Resmi Gubernur Sulsel


TNO-Makassar, Pukul 16.06 Wita Sayang Resmi Gubernur Sulsel
Kamis, 31 Januari 2013 16:26 WITA

Pasangan incumbent Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu'mang (Sayang) ditetapkan kembali sebagai calon terpilih pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel periode 2013-2018. Sayang ditetapkan sebagai pemenang Pilgub Sulsel pada rapat pleno penghitungan suara di Hotel Singgasana, Jl Kajaolalido, Makassar, Kamis (31/1/2013), pada pukul 16.06 wita. Pasangan nomor urut dua ini berhasil mengalahkan dua rivalnya, Ilham Arief Sirajuddin-Abd Aziz Qahhar Mudzakkar (IA) dan Andi Rudiyanto Asapa-Andi Nawir Pasinringi (Garuda-Na). Sayang meraih 2.251.407 suara atau 52,42persen, IA meraih 1.785.580 suara atau 41,57 persen, dan Garuda-Na meraih 257.973 suara atau 6,01 persen. Penetapan Sayang sebagai pemenang Pilgub Sulsel dilakukan melalui ketukan palu tiga kali dari Ketua KPU Sulsel, Jayadi Nas.

Laporan Wartawan Tribun
Timur, Yasdin
»»   Selengkapnya...

Pertokoan di Makassar Lumpuh PascaPembakaran Motor


TNO-MAKASSAR, Menyusul aksi pembakaran sebuah motor di Jalan Pattimura, Makassar oleh sekelompok pendemo, Kamis (31/1/2013) siang, suasana mencekam terasa di Kota Makassar. Aktivitas perekonomian pun mendadak lumpuh. Umumnya para pengusaha maupun pedagang takut membuka usahanya, karena khawatir demo tersebut akan berkembang menjadi kerusuhan yang lebih besar.
Pertokoan di Makassar Lumpuh PascaPembakaran Motor
Seperti yang telah diberitakan sejak pagi, proses Rapat Pleno KPUD Sulawesi Selatan yang akan menentukan pengumpul suara terbanyak dalam ajang Pemilihan Gubernur Sulsel telah dijaga ketat oleh aparat gabungan TNI/Polri. Mereka mengantisipasi aksi protes dari massa pendukung calon gubernur.

Pembakaran motor dilakukan massa pendukung calon gubernur nomor urut 1, Ilham Arief Sirajuddin-Aziz Qahhar Mudzakkar (IA). Kondisi ini jelas mengkhawatirkan. Massa terlihat mulai terus memancing keributan. Toko-toko di sepanjang Jalan Somba Opu yang menjadi pusat perdagangan perhiasan dan emas di Kota Makassar, tertutup rapat pasca keributan siang tadi. Padahal biasanya, toko di sepanjang jalan itu tutup pada malam hari.

Demikian pula dengan sejumlah toko dan perkantoran di Jalan Pattimura, Jalan Penghibur, Jalan Pasar Ikan, Jalan Ribura'ne, Jalan Nusantara, Jalan Sulawesi dan Jalan Ahmad Yani.

Menurut salah satu pemilik toko perhiasan di Jalan Somba Opu, Ronald, ia lebih memilih tutup ketimbang emas yang dijualnya dijarah oleh orang-orang yang tak bertanggungjawab. "Lebih baik rugi sedikit karena tidak jualan setengah hari, ketimbang jualanku habis semua terjarah," kata Ronald.

posting: KOMPAS.com

Editor :
Glori K. Wadrianto

»»   Selengkapnya...

Rabu, 30 Januari 2013

LSM LEKAT : BUPATI JANGAN "MENUTUP MATA" TERKAIT PROYEK DIKNAS 2012

TNO-Makale, Puluhan Milyar dana pendidikan dikelola Dinas Pendidikan Tana Toraja, sampai saat ini sebagian besar belum rampung, tetapi Bupati masih "menutup mata". Seperti yang dilaporkan LSM LEKAT, beberapa sekolah baru melaksanakan proyek disaat awal tahun, sementara sesuai kontrak seharusnya sudah selesai.

Rehab SMA 3 Makale
Dari hasil pantauan di lapangan, sesuai yang dilaporkan LSM LEKAT, melalui ketuanya Ferryanto Belopadang, sebagian besar proyek Diknas Tator dikerja seadanya, terlambat, bahkan ada yang sudah melampaui Tahun Anggaran baru, ini sudah menjadi kebiasaan sehingga tidak menjadi persoalan bagi Pemkab Tana Toraja. Dikatakannya, " Kami memantau beberapa sekolah yang mendapatkan proyek dari beberapa sumber anggaran, dikerja seadanya, bahkan ada yang melampaaui Tahun Anggaran Baru contohnya di SMA 3 Makale, proyeknya baru dikerja pertengahan bulan Januari, saat semua siswa sudah kembali belajar, kenapa tidak dikerjakan sesuai waktu kontrak, bahkan didapatkan informasi Swakelolanya dikerjakan oleh salah seorang konsultan, ada apa ini? Ini jelas bentuk KOLUSI yang berpotensi KORUPSI".

Lanjut Ryan, Kondisi ini dampak dari Proses Tender yang sangat diintervensi, bukan rahasia umum lagi dan kami juga sudah berkordinasi aparat terkait. Diperparah lemahnya pengawasan konsultan karena terkontaminasi mensuplay bahan material, bahkan jadi pemborong, kasian masyarakat kalau ini terus saja berlangsung, tanpa kepedulian kita semua!".(tim)
»»   Selengkapnya...

Senin, 28 Januari 2013

Gara-Gara Galian Proyek Drinase, Tiang Listrik Tumbang Melintang Di Jalan Poros Tallunglipu

Tiang Travo Yang Tumbang
TNO-Rantepao, Masyarakat di sekitar Tallunglipu dikagetkan bunyi letusan dan kilatan api, pasalnya dua buah tiang listrik penopang Travo PLN ambruk dan melintang di poros jalan Tallung lipu kelurahan Tampo. Sore kemarin sekitar pukul 17.00 wt, kejadian yang diakibatkan galian proyek drinase tidak menelan korban jiwa, tetapi rumah salah seorang warga sempat diterba hantaman tiang listrik yang ambruk.

Dari keterangan salah seorang warga, kejadian ini memang sudah dihawatirkan, sebab beberapa waktu ini pelaksana proyek drinase terus menggali dan mengakibatkan pondasi tiang longsor.Sarese,BA mantan Kepala BPS Tana Toraja yang rumahnya bersebelahan dengan rumah yang terkena hantaman tiang listrik mengngkapkan, " Kejadian sekitar pukul 17.00wt tiang ambruk, bunyi dentuman keras disertai kilatan api menyambar beruntung pengendara sepeda motor yang lewat tidak terkena. Padahal jalan ini biasanya ramai kalau jam-jam sore".
Pondasi yang terkena longsor


Sempat Mengenai Rumah Warga
Kepala PLN Ranting Rantepao yang menghubungi TNO mengungkapkan " Ada kejadian Tiang Travo Tumbang dan melintang di Jalan Poros Tallunglipu, kami sementara di lokasi  untuk pengalihan Tegangan supaya bisa nyala sebagian Kota Rantepao bagian Utara". (fer)
»»   Selengkapnya...

Minggu, 27 Januari 2013

Pendukung Calwalkot Palopo Unjuk Rasa Polisi Perketat Pengamanan


 massa depan kantor KPUD Palopo
TNO-Palopo – Massa pendukung pasangan calon walikota dan wakil Walikota Palopo RMB dan Janur, hingga Minggu (27/1/2013) malam hari ini, terus melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor KPUD kota Palopo. Dua kubu massa ini tidak menerima hasil perhitungan suara KPUD kota Palopo.

Sementara itu Ketua KPU Palopo, Maksum Runi mengatakan, dua calon wali kota dipastikan maju pada putaran kedua, yaitu pasangan Haidir Basir - Thamrin Jufri (Hati) dan Judas Amir - Akhmad Syarifuddin (JA).
Wakil ketua Senkom Mitra Polri dari lokal 20 kota Palopo, Abdur Rahman melalui gateway Senkom melaporkan, satuan pengamanan dari Polres Kota Palopo dibantu TNI dan Brimob memperketat pengamanan di depan kantor KPUD kota Palopo.

“Unjuk rasa massa pendukung atas hasil pemilihan putaran pertama terus berlanjut. Massa pendukung pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Palopo yang tidak setuju dengan hasil penghitungan KPUD melakukan aksi unjuk rasa dan bakar ban di depan kantor KPUD Palopo,”Lapor Abdur Rahman.

Untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, Kantor KPUD kota Palopo dijaga ketat polisi. Polresta Palopo mengerahkan 600 lebih polisi untuk mengamankan pleno penetapan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palopo.

Kepala Bagian Operasional Polresta Palopo, Kompol Apri Prasetya mengatakan Polresta Palopo dibantu oleh polisi dari Polres Luwu, Polres Luwu Utara, Polres Luwu Timur, Polres Tana Toraja dan Brimob Pare Pare dua pleton. Setiap polres mengirim 35 personel.(rill)

Additional Info

  • Penulis: Khairil Anas
  • posting : INDEPENDEN.COM
»»   Selengkapnya...

Siswi SMK Di Tator Diculik Teman Facebook


TNO-TANA TORAJA -- Seorang siswi SMK di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan jadi korban penculikan oleh teman Facebook-nya. Korban bernama Merliana Amandus Petrus (17).
Peristiwa penculikan ini terjadi pada Sabtu (26/1/2013) lalu. Saat itu seorang pria yang mengaku bernama Raihan berkunjung ke rumah korban. Kedatangan Raihan adalah untuk melamar Merliana, namun ditolak orang tua korban.
Saat korban pergi ke sekolah, tersangka menculiknya dengan menggunakan mobil. Ayah korban, Amandus sempat mengejar mobil pelaku, namun gagal karena kehilangan jejak. Walaupun kasus ini telah dilaporkan ke kepolisian setempat, namun hingga saat polisi belum berhasil menemukan korban dan menangkap pelaku penculikan. Hal ini membuat keluarga korban menyayangkan kinerja aparat kepolisian.
"Kami meminta agar polisi segera menemukan anak kami dan menangkap pelakunya," ungkap Amandus, saat dikunjungi Kompas.com di rumahnya, Kecamatan Makale, Rabu (30/1/2013).
Sementara itu, Wakapolres Tana Toraja Kompol Novly mengakui kasus tersebut sedang ditangani Polres Tana Toraja. Kini pihaknya masih mengejar pelaku. "Kasusnya sedang didalami, dan kami sedang mengejar pelaku penculikan," tegas Novly.

posting : KOMPAS.com
Editor :

Farid Assifa





»»   Selengkapnya...